Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 2 Juli 2020 21:47
RUPS-LB PT PER, Dua Jajaran Penting Dicopot

Kamis, 2 Juli 2020 19:45
Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD

Kamis, 2 Juli 2020 18:20
Tambah Pos Chek Point Covid-19, Dishub Riau Sebut Perbatasan Masih Dijaga Ketat

Kamis, 2 Juli 2020 17:47
Amuk Riau Minta KPK Usut Dugaan Kasus Korupsi yang Menyeret Ketua DPRD Riau

Kamis, 2 Juli 2020 17:19
Pulang dari Makasar, Hasil Swab Warga Dumai Ternyata Positif

Kamis, 2 Juli 2020 15:48
Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu

Kamis, 2 Juli 2020 15:39
Diprotes Terkait Transparansi UKT, Rektor UIn Suska Ajak Dialog Mahasiswa

Kamis, 2 Juli 2020 15:33
Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan

Kamis, 2 Juli 2020 15:24
SKK Migas-PT CPI Gelar WFD

Kamis, 2 Juli 2020 15:19
Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2019 13:09
Sebut Urusan Politik, Gubri Enggan Komentari Fitnah Dialami UAS

Gubri menolak berkomentar terkait fitnah yang dialami UAS. Menurutnya hal itu terkait masalah pokitik.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau H Syamsuar enggan menanggapi perihal fitnah-fitnah yang ditujukan kepada Ustadz Abdul Somad (UAS).

Menurut Syamsuar, fitnah-fitnah yang dialamat kepada ulama kharismatik Riau itu bagian dari urusan politik. Karena itu, orang nomor satu di Riau ini pun enggan menanggapinya.

"Kalau itu aku tak ikut campur, itu urusan politik," kata Syamsuar, usai menghadiri acara Diskusi pembangunan agro maritim berbasis industri 4.0 untuk meningkatkan daya saing pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Riau oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Prof Dr Rokhimin Dahuri, di ruang melati Kantor Gubernur Riau, Selasa (16/4/19).

Mantan Bupati Siak ini juga menyatakan permohonan maafnya tak bisa berkomentar, karena alasan politik.

"Mohon maaf ya itu urusan politik," ujar Syamsuar.

Terkait fitnah-fitnah yang bertebaran menyebutkan UAS menerima gratifikasi rumah besar di Rimbo Panjang Kampar serta memiliki istri lebih dari satu orang, banyak masyarakat dari berbagai lapisan kalangan merasa prihatin.

Keprihatinan itu, karena UAS yang sendiri merupakan anak jati Riau memang dikenal seorang ulama bersahaja. Bahkan Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau sendiri menyampaikan penyesalannya atas beredarnya fitnah yang kepada UAS melalui peretasan akun twitter Said Didu dalam beberapa hari belakangan ini.

Bahkan menurut LAM Riau, melalui keterangan resminya setelah melalui rapat terbatas pimpinan lembaga tersebut, dihadiri unsur pimpinan di Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR dan Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR. Rapat langsung dipimpin oleh Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Al Azhar didampingi Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, bahwa telah bertentangan dengan kemanusian dengan latar belakang apa pun. Selain itu juga bertentangan dengan petuah amanah yang baru dikeluarkan LAMR beberapa waktu lalu untuk menyambut Pemilu 2019 dengan damai.

Di sisi lain, LAMR mendorong pihak yang dilibatkan untuk membawa kasus fitnah itu ke ranah hukum positif. Said Didu misalnya, perlu melaporkan peretasan akun twitternya yang dijadikan sarana pemfitnah UAS ke pihak berwajib. Malahan tidak tertutup pula kemungkinan UAS mengadukan kasus tersebut ke kepolisian.

Datuk Seri Al Azhar mengatakan, bahwa apa pun latar belakangnya, fitnah memang amat keji. Secara khusus pula, LAMR pada hari Rabu (10/4/2019) kemarin, telah mengeluarkan warkah petuah amanah yang isinya antara lain agar semua pihak menghindari fitnah-memfitnah sehubungan pelaksanaan Pemilu 2019.

Selain karena petuah tersebut, LAMR memandang perlu menyatakan sikap karena yang difitnah itu adalah UAS. Ulama ini sendiri adalah anggota MKA LAMR dan menyandang gelar adat tertinggi Melayu Riau Datuk Seri Ulama Setia Negara. Selain itu, UAS adalah warga Riau.***(mok)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Jumlah Terbatas, Dewan Himbau Murid Kaya Pilih Sekolah Swasta
- Dewan Pekanbaru Siap Kawal PPDB Tingkat SMP
- Terima Laporan SMA di Mandau, Komisi V DPRD Riau RDP Bareng Disdik
- DPRD Minta Mutasi Dan Rotasi di Pemko Sesuai Aturan, Ida : Sesuai Dengan Aturan Kita Dukung
- Warga Tangkerang Selatan, Pekanbaru Keluhkan Masalah Bansos
- Reses Munawar di Marpoyan Damai,,
- Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 H, DPRD Kota Pekanbaru Akan Sembeli 2 Hewan Kurban
- Noviwaldy Jusman Wafat, Ketua dan Anggota DPRD Riau Turut Berduka
- Pilkada Serentak 2020, Ada 14.980 Calon Pemilih Pemula di Riau
- Waka DPRD Pekanbaru Sosialisasi Aturan Covid-19 Saat Reses
- RDP Komisi III DPRD Pekanbaru Dengan Kemenag Serta Kepala Sekolah Bahas PPDB
- Diterpa Kampanye Hitam, Zukri Bantah tak Maju di Pilkada Pelalawan
- Asri Auzar Yakinkan HT Akan Menang di Pilkada Pelalawan
- Dapat SK DPP PAN, Hafith-Erizal Cukup Syarat Ikut Pilkada Rohul
- Waspada DBD, DPRD Pekanbaru Minta Diskes dan Masyarakat Jangan Lengah
- KPU Riau Gelar Apel Akbar Badan Adhoc PPK se-Riau
- Verfak Bapaslon Perseorangan Inhu, Gubri Serahkan 12 Ribu Masker
- Dapat SK PAN dan PKB, Kasmarni-Bagus
- Kejanggalan Penyaluran Dana Covid-19,
DPRD Pekanbaru Segera Panggil Seluruh Camat dan Lurah

- Wujudkan Generasi Muda yang Madani, DPRD Kota Pekanbaru Fokus Bahas Ranperda MDTA


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com