Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 22:12
Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia

Jum’at, 5 Juni 2020 21:56
Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 5 Juni 2020 21:53
Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau

Jum’at, 5 Juni 2020 21:09
Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik

Jum’at, 5 Juni 2020 19:15
PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Jum’at, 5 Juni 2020 18:46
Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan

Jum’at, 5 Juni 2020 18:37
Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh

Jum’at, 5 Juni 2020 18:24
Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal

Jum’at, 5 Juni 2020 18:23
Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan

Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2019 15:21
PPK Mandau Akui Banyak Kekurangan di Pemilu 2019

Animo masyarakat mengikuti Pilpres 2019 di Mandau ternyata cukup tinggi. Penyelenggara sepertinya lua mengantisipasi hal ini sehingga banyak yang tidak kebagian kertas suara.

Riauterkini - DURI - Tingginya animo masyarakat yang berpartisipasi dalam Pemilihan umum (Pemilu) serentak yang digelar di tahun 2019 ternyata tidak dibarengi dengan kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), khusus di Kecamatan Mandau, Bengkalis. Minimnya material perlengkapan pencoblosan tampak menjadi sorotan tajam.

Seperti yang terjadi saat pencoblosan berlangsung. Kurangnya Surat suara di masing masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) membuat masyarakat yang ingin berpartisipasi spontan mengurungkan niatnya dalam dalam.

Mirisnya lagi pada Rabu (17/4/19) lalu, kurang lebih 30 an bilik suara TPS di Kelurahan Babussalam dan Air Jamban membuat PPS harus memutar otak guna mengakali Pemilu Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tetap berjalan dengan menggunakan kardus bekas produk makanan.

  "Inilah kondisi negara kita, ingin Pemilihan serentak berjalan lancar dan mewah, namun tak sadar akan kemampuan, ibarat nafsu kuat tenaga kurang. Pastinya diakhir pesta demokrasi ini banyak tudingan kecurangan dan lainnya yang menimbulkan protest dari kontestannya," ujar sejumlah warga saat ditemui.

Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mandau, Shofiyu Rahmanto saat dikonfirmasi, Senin (22/4/19) mengakui jika masih adanya berbagai permasalahan.

"Kalau kurangnya Surat suara memang Benar adanya, karena saat pendistribusian kita tidak bisa melihat ini kotak dan akhirnya kita berikan solusinya kepada masyarakat yang kehabisan Surat suara di TPS nya, bisa memanfaatkan kelebihan surat suara di TPS terdekat. Sementara terkait kekurangan bilik, hal inilah yang kita rundingkan akhirnya terpaksa memanfaatkan kardus bekas, yang penting kerahasiaan pemilih terjaga,"jelasnya.

Dipaparkan Shofi, untuk partisipasi pada Pemilu serentak 2019 ini, peningkatan animo masyarakat meningkat tajam dari beberapa tahun sebelumnya."naik hingga 80 Persen. Magnet Pilpres dan Pileg sangat kuat,"akunya.

Dari pantauan dilapangan, peraturan KPU terkait aturan penyaluran suara kepada pemilih juga menjadi alasan utama kecewanya masyarakat. Awalnya melalui edaran dari KPUD kepada PPK dan PPS, masyarakat dapat menyalurkan suaranya dengan menggunakan persyaratan diantaranya Elektronik KTP, Surat Keterangan, Passport, KK dan SIM. Namun dalam tentang waktu beberapa jam sebelum pencoblosan, KK dan SIM tidak lagi diberlakukan hingga membuat masyarakat yang tidak memiliki KTP elektronik harus memendam hasratnya menyalurkan aspirasi.*(hen) 

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- HM Rais Berpotensi Besar Dampingi Adi Sukemi Maju di Pilkada Pelalawan
- KPU Riau Gelar Rapat Persiapan Pilkada Lanjutan 2020 Sekaligus Halal bi Halal
- DPD PAN Rohul Rekomendasikan Hamulian-Teddy Sebagai Bacalon Bupati dan Wabup di Pilkada 2020
- Kisruh Pemotongan Gaji Honorer di Bengkalis, Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi
- Paripurna Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Siak, Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD
- Pengamat Sebut Demokrat Bisa PAW Dedet karena Sakit dan Desakan Publik
- Kisruh, Hendri Munif : Demi Warga Kota, Pemko dan DPRD Pekanbaru Harus Kembali Duduk Bersama
- Wakili Chairul Anwar, Khairul Umam Distribusikan Ratusan Sembako ke Bengkalis
- Ikuti Video Conference PSBB, Khairul Umam : Mari Bekerjasama Demi Kepentingan Bersama
- Koordinasi Perkembangan Pilkada, Sat Intelkam Polres Rohil Sambangi Bawaslu
- KPU Siapkan Tahapan dan Tata Cara Pilkada 2020
- Kandidat Kepala Daerah di Riau Terpantau Kampanye Bansos
- Jelang Penerapan PSBB di Bengkalis, Politisi PAN Ingatkan Tanggung Jawab Pemerintah
- Gandeng BUMN, Chairul Anwar Sebar APD di 7 Kabupaten dan Kota di Riau
- Lantaran Sakit, Fitra Sarankan Noviwaldy Jusman mengundurkan diri
- Dugaan Pencemaran Udara, DPRD Inhu Laporkan PT PAS
- Awasi Penyaluran BLT, Sekretaris Komisi I DPRD Bengkalis Turun Gunung
- Sidak ke PT PAS, Komisi III DPRD Inhu Temukan Dugaan Pencemaran Udara
- DPD Golkar Pelalawan Siapkan 50 Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
- Bawaslu Riau Launching SKPP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com