Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 13 Desember 2019 20:40
Hadapi Pilkada, Bappeda Bengkalis Percepat Perencanaan TA 2021

Jum’at, 13 Desember 2019 20:29
173 Calon Panwascam Pilkada Bengkalis 2020 Ikuti Tes CAT dan Wawancara

Jum’at, 13 Desember 2019 20:16
Target Pertanian Bengkalis Maju, Mandiri dan Modern 2020

Jum’at, 13 Desember 2019 20:04
Diduga Bawa Narkoba Pelanggar Lulintas Mengaku Intel Polres Bengkalis, Diamankan Anggota Ditlantas Polda Riau

Jum’at, 13 Desember 2019 18:29
Dibawah Pimpinan Bupati Yopi Kunjungan Wisatawan ke Inhu Meningkat

Jum’at, 13 Desember 2019 18:21
Cerekas Gelar Uji Kompetensi dan Sertifikasi UMKM

Jum’at, 13 Desember 2019 18:20
Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing

Jum’at, 13 Desember 2019 15:58
Menangi DSSC 2019 di Jakarta, Gubri Terima Tim Hang Tuah SMKN I Pekanbaru

Jum’at, 13 Desember 2019 14:31
Rumah Warga Rupat, Bengkalis Ludes Terbakar

Jum’at, 13 Desember 2019 14:22
Mantan Kadis Pariwisata Riau Dikabarkan Meninggal Dunia

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 18 Juni 2019 17:24
Kalah atau Menang di Pengadilan,
Dua Tersangka PPK Rengat, Inhu Tetap Diberhentikan KPU


Kalah atau menang kelak di Pengadilan, dua anggota PPK Rengat yang dituduh telah menggelembungkan suara di Pileg lalu, tetap mendapatkan sanksi pemberhentian dari KPU Riau.

Riauterkini-RENGAT-Dua anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang telah berstatus tersangka dugaan penggelembungan suara Caleg, tetap akan diberhentikan KPU Riau, walau menang maupun kalah dalam persidangan baik sidang praperadilan maupun sidang tindak pidana Pemilu.

Penegasan tetap diberhentikan nya dua anggota PPK Kecamatan Rengat yang terdiri dari, ketua PPK Rengat berinisial RR dan anggota PPK Rengat berinisial MR walau menang dalam persidangan, disampaikan Ketua KPU Inhu Ilham M Yasir saat dikonfirmasi Selasa (18/6/19) melalui selulernya.

"Tetap, karena tindakan mengubah data peserta Pemilu diakui oleh yang bersangkutan pada saat pemeriksaan internal dan itu tindakan yang tidak kami tolerir," tegasnya.

Diungkapkanya, proses internal sudah dilakukan oleh KPU Inhu melalui pemeriksaan prosedur dan tata kerja, jauh hari sebelum statusnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Gakkumdu dan ditemukan ada penyimpangan yang dilakukan oleh yang bersangkutan. Sehingga KPU Inhu mengambil sikap waktu itu menonaktifkan sementara yang bersangkutan dan terkait perbuatan pidana Pemilu itu dilakukan oleh yang bersangkutan dengan inisiatif mereka dan tidak mengindahkan pesan-pesan yang diberikan oleh KPU Inhu untuk menjaga integritas, independensi dan jangan sampai mencurangi peserta Pemilu.

"Sikap kami di KPU Provinsi Riau setelah mempelajari duduk kasusnya, mengambil sikap tidak mentolerir penyelenggara Pemilu yang coba bermain-main dan memanipulasi hasil Pemilu, agar hukum Pemilu ditegakkan," ungkapnya.

Ditambahkanya, KPU sudah menonaktifkan yang bersangkutan sebagai anggota PPK sejak hasil proses pemeriksaan internal KPU Inhu, sekitar sebulan yang lalu. Dimana yang memberikan sanksi penonaktifan itu KPU Inhu melalui ketua KPU Inhu dan akan diberhentikan permanen setelah menunggu putusan pengadilan sudah inkracht atas kasus tersebut.

"Penonaktifan itu merupakan sanksi dan prosedurnya memang demikian, tidak bisa langsung pemberhentian permanen," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Polres Inhu telah menetapkan lima tersangka dugaan penggelembungan suara yang terdiri dari, Ketua PPK Rengat berinisial RR anggota PPK Rengat inisial MR, Ketua Panwascam Rengat MS dan Komisioner Bawaslu Inhu SW serta Caleg Partai PPP berinisial DR.

Merasa tidak terima atas penetapan status tersangka dalam dugaan penggelembungan suara, Komisioner Bawaslu berinisial SW kemudian menggugat polisi dan kejaksaan serta Ketua Bawaslu Inhu dengan mengajukan permohonan gugatan Praperadilan kepada Pengadilan Negeri (PN) Rengat. *** (guh)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- 14 Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Bengkalis Ikuti Tes Kompetensi
- Sejak Dilantik, Ketua Komisi III DPRD Kuansing Komit Peduli Rakyat
- Ketua DPRD Eet Minta Gubri Evaluasi OPD yang Minim Penyerapan Anggaran
- Bupati Kuansing Lantik 10 Kades Terpilih di Kecamatan Kuantan Tengah
- Dugaan Oknum ASN Kerap Mangkir, DPRD Inhu Segera Panggil Badan Kesbangpol
- Golkar Riau Beri Lampu Hijau Tiga Kadernya Bertarung di Pilkada Pelalawan
- Sungai Kuantan Meluap, Ketua DPRD Kuansing Himbau Warga Waspada
- 12 Kandidat Balon Bupati Wabup Bengkalis Daftar Penjaringan ke PKB
- Penjaringan Pilkada 2020 Kuansing, PKB Laksanakan Fit and Proper Test Kandidat Kepala Daerah
- Reses DPRD Bengkalis, Syaiful Ardi Serap Aspirasi Warga dan Bantu Rumah Ibadah
- Tunaikan Aspirasi, Anggota DPRD Bengkalis Ini Haru Serahkan Ambulance di Desa Palkun
- Tampung Aspirasi, Anggota DPRD Bengkalis Ini Bagi Beras dan Mesin Air di Kembung Luar
- Ketua DPD Golkar Kuansing Hadiri Munas X Partai Golkar di Jakarta
- Tumbuhkan Ekonomi, Masuri Mendaftar Penjaringan Balon Bupati Bengkalis ke PKB
- "Kenduri Kampung" Resesnya Wakil Ketua DPRD Bengkalis Asal Rupat
- Reses Perdana, Ketua DPRD Bengkalis Sampaikan Tugas Parlemen
- Merangkul, Kasmarni Daftar Penjaringan Balon Bupati Bengkalis ke PKB
- Reses, Anggota DPRD Bengkalis Perjuangkan Kesejahteraan Guru Honor Madrasah Ditambah
- Bupati Kuansing Terima Kunjungan Komisi II DPRD Riau
- PKB Buka Penjaringan Balon Bupati dan Wabup Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com