Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Nopember 2019 13:45
Pemkab Rohul Buka 169 Formasi Seleksi Penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2019

Rabu, 13 Nopember 2019 12:28
Yung Jun dari PKS Riau Digadang-gadang Maju Pilkada Bengkalis 2020

Rabu, 13 Nopember 2019 11:33
Dibuka Kepala BPKAD, Pemrov Riau Lelang 46 Kendaraan Dinas Operasional

Rabu, 13 Nopember 2019 11:19
Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan

Rabu, 13 Nopember 2019 10:47
Dewan juga Sesalkan Bank Salah Input Data Gaji Guru PNS Pemkab Pelalawan

Rabu, 13 Nopember 2019 10:42
SK Sekdaprov Belum Jelas, Ahmad Syah Bakal Diperpanjang Jadi Plh

Rabu, 13 Nopember 2019 10:16
Ditetapkan, UMK Kuansing 2020 Rp3.045.450

Rabu, 13 Nopember 2019 10:12
Bupati Harris dan Forkompinda Pelalawan Hadiri Rakornas di Jakarta 

Rabu, 13 Nopember 2019 09:24
Tunaikan Janji, Anggota Dewan Bengkalis Ini Serahkan Material Bangunan ke Surau

Rabu, 13 Nopember 2019 08:23
Maksimalkan Layanan Mudah dan Cepat,
Dukcapil Bengkalis Gesa Terapkan TTE ke Seluruh Petugas UPT Kecamatan


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 24 Juni 2019 17:06
Fakta-Fakta Terbaru Terungkap pada Sidang Pidana Pemilu Pelalawan

PN Pelalawan menggelar sidang perdana pemilu yang melibatkan Ketua PPK Pangkalan Kuras sebagai terdakwanya. Sejumlah fakta baru terungkap dalam sidang itu.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Fakta-fakta terbaru terungkap pada sidang Pidana Pemilu yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan yang melibatkan ketua Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras, Sugeng sebagai terdakwa, Senin (24/6/19).

Faktanya, antara lain dikemukan dua orang Caleg berbeda Partai yakni, Abdul Muzakir dari Partai Golkar dan Abdul Nasib dari Partai Gerindra.

Misalnya, Abdul Muzakir menyebutkan, penambahan suara antar Caleg di Partai Golkar daerah pemilihan IV Pelalawan yang dilakukan terdakwa Sugeng, dimotivasi unsur sakit hati terhadap dirinya. Dimana Sugeng tidak menginginkan lagi Abdul Muzakir sebagai Caleg incubent terpilih kembali pada periode berikutnya.

"Ya intinya, saudara terdakwa tak ingin saya lagi duduk kembali, makanya berinisiatif menambahkan suara ke caleg lainnya, dengan modus mengalihkan suara masing-masing Caleg dan saya waktu pleno di tingkat PPK kalah," tutur Abdul Muzakir dihadapan ketua majelis hakim yang dipimpin, Melinda Aritonang, SH, MH didampingi dua hakim lainnya, Nurahmi, SH dan Joko Sucipto, SH, MH. Pernyataan yang sedikit menggelikan, disampaikan Abdul Muzakir motivasi lain terdakwa Sugeng tidak menginginkan duduk kembali, lantaran dirinya ketika jadi DPRD tidak bisa membangunkan jalan didepan rumah terdakwa.

"Sesungguhnya, jalan menuju rumah terdakwa tersebut sudah diperjuangkan, akan tetapi ketika dibangun ada sengketa, sehingga jalan ini dialihkan ditempat lain," tukas Abdul Muzakir mengaku masih bertetangga dengan terdakwa Sugeng. Sementara saksi kunci Abdul Nasib dari Partai Gerindra memberikan keterangan berbeda atas motivasi terdakwa Sugeng sehingga menyebabkan dirinya tumbang waktu rapat pleno ditingkat PPK.

Kata dia motivasi terdakwa sebut Abdul Nasib adalah untuk membantu memulangkan modal kampanye Celeg Partai Gerindra nomor urut dua ke Caleg nomor tiga. "Pengakuan terdakwa, adalah membantu memulang dana kampanye caleg nomor urut dua dan suaranya dialihkan ke caleg nomor urut tiga," pungkas Abdul Nasib.

Bertindak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Pelalawan pada sidang perdana Pidana Pemilu ini, Marthalius, SH, dan Nofwandi, SH. Hadir juga 6 saksi lainnya, diantaranya ketua Bawaslu Pelalawan Mubrur.***(feb)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Yung Jun dari PKS Riau Digadang-gadang Maju Pilkada Bengkalis 2020
- Dewan juga Sesalkan Bank Salah Input Data Gaji Guru PNS Pemkab Pelalawan
- Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020
- Bupati Sampaikan Estimasi RAPBD Kuansing 2020 Rp 1,2 Triliun
- Adi Sukemi Pulangkan Formulir Pendaftaran di Partai Demokrat
- Mendaftar ke Demokrat Rohul,
Arfizal Anwar Ingin Jadi Juru Kunci dan Bisa Berlayar Bersama Demokrat di Pilkada 2020

- Jadi Anggota DPRD, Seorang Politisi Perindo Inhu Sumbangkan Gaji Pertama
- Sekretaris Demokrat Inhu Optimis Diusung Gerindra pada Pilkada 2020
- Budi Artiful Kembalikan Formulir Pendaftaran ke DPD PKS Pelalawan
- Daftar di Demokrat Rohul, Erizal Ingin Dua Partai Biru Bersama dan Memenangi Pilkada 2020
- Mendaftar Penjaringan di PKS Rohul,
Hamulian Mengaku Sudah Punya 6 Kursi dan tidak Akan Maju Sebagai Balon Wabup

- Tetap Merujuk ke Nono Patria, DPP Juga Perintahkan Golkar Riau Tuntaskan Kisruh Golkar Rohul
- Gubri Ajukan Pinjaman Rp4,4 Triliun, DPRD Riau Anggap Pengajuan tidak Sesuai Mekanisme
- Ketua DPRD Eet Kunjungi Atlet Riau di Porwil X Sumatera di Bengkulu
- Daftar Penjaringan di DPD PKS Rohul, Hafith Syukri: PKS Punya Catatan Track Record Saya
- Husni Tamrin Memantapkan Diri Maju di Pilkada 2020 Pelalawan
- Resmi Mendaftar sebagai Balon Bupati,
Hafith Syukri Mengaku Punya Chemistry dan Siap Dipasangkan dengan Kader Demokrat Rohul

- Didampingi Ketua DPRD Rohul,
Sukiman Mendaftar Penjaringan di DPC Partai Demokrat Rohul untuk Pilkada 2020

- Termasuk Dua Anak Bupati, Tiga Kader Golkar Berebut Maju Pilkada Pelalawan 2020
- Resmi Mendaftar, Sukiman Berharap Diusung PKS di Pilkada Rohul 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com