Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 14 Nopember 2019 18:31
Gubri Paparkan Strategi Kemajuan Kebudayaan

Kamis, 14 Nopember 2019 18:21
Disdikpora Rohul Evaluasi Kegiatan DAK 2019, Sampai November Realisasi Diatas 50 Persen

Kamis, 14 Nopember 2019 18:10
Wedding Expo, Prime Park Tawarkan Wedding Paket

Kamis, 14 Nopember 2019 17:09
Baru Transaksi di Gubuk, Dua Pengedar Sabu di PT Ekadura Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul

Kamis, 14 Nopember 2019 16:16
Ini Nama Dirut dan Dua Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya yang Baru

Kamis, 14 Nopember 2019 16:08
Gerebek Rumah Pengedar di Desa Bonai, Polisi Rohul Sita 4 Paket Sabu dan 430 Butir Ekstasi

Kamis, 14 Nopember 2019 14:53
Prapid Tersangka Sabu di Rupat, Hakim Menangkan Polres Bengkalis

Kamis, 14 Nopember 2019 13:26
Pembangunan Dua Sarana Penunjang Pariwisata Kuansing Didanai DAK 2020

Kamis, 14 Nopember 2019 10:23
Tukang Antar Barang Haram, Pria Pengangguran di Bengkalis Ditangkap Polisi

Kamis, 14 Nopember 2019 09:41
Bankeu Riau 2019, Forkopimcam Rengat Barat Inhu Gelar Sosialisasi di Desa

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Nasib Rektor UIN Suska. Setelah dilaporkan, pekan ini bakal menghadapi gelombang protes dari mahasiswanya sendiri, karena dianggap otoriter.

Riauterkini - PEKANBARU - Dianggap otoriter, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Akhmad Mujahidin bakal menghadapi gelombang protes dari mahasiswanya sendiri.

Aksi ini tidak hanya dilakukan di kampus, tapi juga di DPRD Riau dengan menginap membuat camp-camp keprihatinan terhadap rektor.

"Pekan ini kita turun bergelombang semua jurusan menuntut sikap otoriter rektor. Kita akan membangun camp di depan kantor rektor dan DPRD Riau juga," kata Yudi Utama, mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska, Ahad (20/10/19).

Sebelumnya, Rektor Akhmad Mujahidin juga sudah dilaporkan ke DPRD Riau karena dituding 'menabrak' SK Pendis Nomor 4961 Tahun 2006 tentang Pedoman Umum Organisasi kemahasiswaan.

Sejumlah kebijakan rektor yang dinilai otoriter terhadap mahasiswa tersebut diantaranya, proses proses pengangkatan Presiden, para Gubernur termasuk pemilihan Sema, HMJ se UIN Susqa Riau dengan melakukan penunjukan atas 'selera' rektor.

Sikap otoriter lainnya yang juga menjadi perhatian mahasiswa seperti Rektor Akhmad Mujahidin melarang mahasiswanya unjuk rasa berkaitan politik vertikal termasuk soal asap. Parahnya lagi, sang Rektor bahkan mengancam sanksi drop out terhadap mahasiswa.

"Sikap otoriter ini membuat kami terpaksa harus ke jalan, mengingatkan kepada rektor," ungkap Yudi.

Sementara Rektor UIN Suska saat dikonfirmasi melalui telepon selulernyatidak menjawab.***(mok)

Keterangan photo: ilustrasi (int)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- DPRD Kuansing Terima Kunjungan Banggar DPRD Sarolangun, Jambi
- Ambil Formulir di PAN Rohul, Hamulian Targetkan Bisa Gandeng Lima Parpol untuk Pilkada 2020
- Rasmin Damri dan Gustian Riau Ambil Formulir Penjaringan di DPD PAN Rohul
- Pilkda Kuansing, Andi Putra-Rofingi Pendaftar Pertama Penjaringan Demokrat
- Delapan Balonbup dan Wabup Rohul Berjuang Dapatkan Dukungan DPP Demokrat untuk Pilkada 2020
- Yung Jun dari PKS Riau Digadang-gadang Maju Pilkada Bengkalis 2020
- Dewan juga Sesalkan Bank Salah Input Data Gaji Guru PNS Pemkab Pelalawan
- Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020
- Bupati Sampaikan Estimasi RAPBD Kuansing 2020 Rp 1,2 Triliun
- Adi Sukemi Pulangkan Formulir Pendaftaran di Partai Demokrat
- Mendaftar ke Demokrat Rohul,
Arfizal Anwar Ingin Jadi Juru Kunci dan Bisa Berlayar Bersama Demokrat di Pilkada 2020

- Jadi Anggota DPRD, Seorang Politisi Perindo Inhu Sumbangkan Gaji Pertama
- Sekretaris Demokrat Inhu Optimis Diusung Gerindra pada Pilkada 2020
- Budi Artiful Kembalikan Formulir Pendaftaran ke DPD PKS Pelalawan
- Daftar di Demokrat Rohul, Erizal Ingin Dua Partai Biru Bersama dan Memenangi Pilkada 2020
- Mendaftar Penjaringan di PKS Rohul,
Hamulian Mengaku Sudah Punya 6 Kursi dan tidak Akan Maju Sebagai Balon Wabup

- Tetap Merujuk ke Nono Patria, DPP Juga Perintahkan Golkar Riau Tuntaskan Kisruh Golkar Rohul
- Gubri Ajukan Pinjaman Rp4,4 Triliun, DPRD Riau Anggap Pengajuan tidak Sesuai Mekanisme
- Ketua DPRD Eet Kunjungi Atlet Riau di Porwil X Sumatera di Bengkulu
- Daftar Penjaringan di DPD PKS Rohul, Hafith Syukri: PKS Punya Catatan Track Record Saya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com