Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 13 Desember 2019 18:29
Dibawah Pimpinan Bupati Yopi Kunjungan Wisatawan ke Inhu Meningkat

Jum’at, 13 Desember 2019 18:21
Cerekas Gelar Uji Kompetensi dan Sertifikasi UMKM

Jum’at, 13 Desember 2019 18:20
Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing

Jum’at, 13 Desember 2019 15:58
Menangi DSSC 2019 di Jakarta, Gubri Terima Tim Hang Tuah SMKN I Pekanbaru

Jum’at, 13 Desember 2019 14:31
Rumah Warga Rupat, Bengkalis Ludes Terbakar

Jum’at, 13 Desember 2019 14:22
Mantan Kadis Pariwisata Riau Dikabarkan Meninggal Dunia

Jum’at, 13 Desember 2019 11:46
BI Gelar Pertemuan Tahunan

Jum’at, 13 Desember 2019 10:04
Terbentuk di Meranti, HNSI Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Nelayan

Jum’at, 13 Desember 2019 10:00
Resmikan Kantor Baru, Target RFB 2019 On The Track

Kamis, 12 Desember 2019 21:32
14 Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Bengkalis Ikuti Tes Kompetensi

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Nopember 2019 08:12
Termasuk Dua Anak Bupati, Tiga Kader Golkar Berebut Maju Pilkada Pelalawan 2020

Partai Golkar Pelalawan mengaku solid hadapi Pilkada 2020, meskipun tiga kader berebut maju. Termasuk dua anak Bupati M Harris.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Tiga kader Partai Golkar Kabupaten Pelalawan menyatakan diri maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pelalawan yang akan dihelat pada tahun 2020 mendatang. Kondisi ini membikin internal partai berlambang pohon beringin tersebut dikabarkan, terkotak-kotak.

Ketiga kader potensial itu, antara lain Ketua DPD II Partai Golkar, Adi Sukemi, ST, MM saat ini ia menjabat sebagai Ketua DPRD Pelalawan masa bhakti 2019-2024. Kedua, H. Nasarudin, SH, MH, mantan Ketua DPRD Pelalawan periode 2015-2019 yang juga mantan Caleg DPR-RI dan terakhir adalah Budi Artiful, SE memiliki jabatan wakil bendahara DPD II Partai Golkar Pelalawan.

Bertarungnya, tiga kader partai Golkar pada suksesi Pilkada Pelalawan mendapat perhatian serius dan menjadi sorotan banyak kalangan. Banyak menilai, maju ketiganya, membikin internal partai Golkar terkotak-kotak.

Penilaian  ini terkotak-kotak cukup beralasan. Semisalnya, saat Ketua DPD II Adi Sukemi melakukan pendaftaran Bakal Calon (Balon) Kepala Daerah di Partai PKS dan Demokrat, ia hanya didampingi oleh sebagian kecil pengurus dan anggota fraksi Golkar.

  Dari pendaftaran, dua partai yang diikuti Adi Sukemi terlihat biasa-biasa saja. Tidaklah, semeriah pada Pilkada sebelum-sebelumnya, dimana ketika Golkar menjagokan, ketua DPDnya, saat itu HM Harris, dimana aroma kemenangan sangat terasa mulai dari pendaftaran Balon bupati.

Terkotak-kotaknya, tubuh Golkar kabupaten Pelalawan sangat terasa ketika H. Nasarudin, SH, MH melakukan pendaftaran di PDI Perjuangan, PKS dan Demokrat. Tidak satupun, pengurus yang mendampingi  Adi Sukemi ikut bersama Nasarudin mendaftarkan di tiga partai untuk Balon kepala daerah, begitu juga sebaliknya.

Hanya saja, pendaftaran Nasarudin, SH, MH terlihat sedikit lebih mewah dan ramai medampingi dirinya, mulai dari pengambilan formulir maupun saat pengantaran formulir pendaftaran. Selain didampingi, pengurus DPD Golkar turut serta diramaikan pendukung fanatiknya.

Begitu juga, saat Budi Artiful melakukan pendaftaran sebagai Balon kepala daerah di Partai Demokrat. Ia lebih banyak didampingi oleh simpatisan partai Golkar dan dalam masyarakat yang menginginkan dirinya, maju di Pilkada Pelalawan.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST, MM menegaskan bahwa internal partai Golkar sejauh ini solid tidak ada terkotak-kotak seperti yang dilihat dari luar.

"Sebetulnya, orang hanya melihat dari luar saja, mekanisme di Golkar itu, seperti apa  mereka tidak tahu, perlu ditegaskan tak ada kotak-kotak dan kita solid," terang Adi Sukemi, Kamis (7/11/19).

Ia, mempersilahkan calon-calon lain bagi kader-kader Golkar itu sendiri maju dan bertarung pada Pilkada Pelalawan. "Jadi semakin banyak maju, tentu akan berdampak positif bagi partai dan masing-masing punya pontensi menaikan elektabilitas," tegasnya.

Yang terpenting masing-masing Balon tegas Adi Sukemi silakan memperkenalkan diri dengan membawa nama Golkar ditengah masyakat."Yang tidak boleh itu adalah saling jelek-menjelekkan, 'black campaian' sesama kader Golkar," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- 14 Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Bengkalis Ikuti Tes Kompetensi
- Sejak Dilantik, Ketua Komisi III DPRD Kuansing Komit Peduli Rakyat
- Ketua DPRD Eet Minta Gubri Evaluasi OPD yang Minim Penyerapan Anggaran
- Bupati Kuansing Lantik 10 Kades Terpilih di Kecamatan Kuantan Tengah
- Dugaan Oknum ASN Kerap Mangkir, DPRD Inhu Segera Panggil Badan Kesbangpol
- Golkar Riau Beri Lampu Hijau Tiga Kadernya Bertarung di Pilkada Pelalawan
- Sungai Kuantan Meluap, Ketua DPRD Kuansing Himbau Warga Waspada
- 12 Kandidat Balon Bupati Wabup Bengkalis Daftar Penjaringan ke PKB
- Penjaringan Pilkada 2020 Kuansing, PKB Laksanakan Fit and Proper Test Kandidat Kepala Daerah
- Reses DPRD Bengkalis, Syaiful Ardi Serap Aspirasi Warga dan Bantu Rumah Ibadah
- Tunaikan Aspirasi, Anggota DPRD Bengkalis Ini Haru Serahkan Ambulance di Desa Palkun
- Tampung Aspirasi, Anggota DPRD Bengkalis Ini Bagi Beras dan Mesin Air di Kembung Luar
- Ketua DPD Golkar Kuansing Hadiri Munas X Partai Golkar di Jakarta
- Tumbuhkan Ekonomi, Masuri Mendaftar Penjaringan Balon Bupati Bengkalis ke PKB
- "Kenduri Kampung" Resesnya Wakil Ketua DPRD Bengkalis Asal Rupat
- Reses Perdana, Ketua DPRD Bengkalis Sampaikan Tugas Parlemen
- Merangkul, Kasmarni Daftar Penjaringan Balon Bupati Bengkalis ke PKB
- Reses, Anggota DPRD Bengkalis Perjuangkan Kesejahteraan Guru Honor Madrasah Ditambah
- Bupati Kuansing Terima Kunjungan Komisi II DPRD Riau
- PKB Buka Penjaringan Balon Bupati dan Wabup Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com