Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 13:16
Kejari Bengkalis Musnahkan 13,481 Kg Sabu dan 562 Ponsel Ilegal

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Nopember 2019 08:12
Termasuk Dua Anak Bupati, Tiga Kader Golkar Berebut Maju Pilkada Pelalawan 2020

Partai Golkar Pelalawan mengaku solid hadapi Pilkada 2020, meskipun tiga kader berebut maju. Termasuk dua anak Bupati M Harris.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Tiga kader Partai Golkar Kabupaten Pelalawan menyatakan diri maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pelalawan yang akan dihelat pada tahun 2020 mendatang. Kondisi ini membikin internal partai berlambang pohon beringin tersebut dikabarkan, terkotak-kotak.

Ketiga kader potensial itu, antara lain Ketua DPD II Partai Golkar, Adi Sukemi, ST, MM saat ini ia menjabat sebagai Ketua DPRD Pelalawan masa bhakti 2019-2024. Kedua, H. Nasarudin, SH, MH, mantan Ketua DPRD Pelalawan periode 2015-2019 yang juga mantan Caleg DPR-RI dan terakhir adalah Budi Artiful, SE memiliki jabatan wakil bendahara DPD II Partai Golkar Pelalawan.

Bertarungnya, tiga kader partai Golkar pada suksesi Pilkada Pelalawan mendapat perhatian serius dan menjadi sorotan banyak kalangan. Banyak menilai, maju ketiganya, membikin internal partai Golkar terkotak-kotak.

Penilaian  ini terkotak-kotak cukup beralasan. Semisalnya, saat Ketua DPD II Adi Sukemi melakukan pendaftaran Bakal Calon (Balon) Kepala Daerah di Partai PKS dan Demokrat, ia hanya didampingi oleh sebagian kecil pengurus dan anggota fraksi Golkar.

  Dari pendaftaran, dua partai yang diikuti Adi Sukemi terlihat biasa-biasa saja. Tidaklah, semeriah pada Pilkada sebelum-sebelumnya, dimana ketika Golkar menjagokan, ketua DPDnya, saat itu HM Harris, dimana aroma kemenangan sangat terasa mulai dari pendaftaran Balon bupati.

Terkotak-kotaknya, tubuh Golkar kabupaten Pelalawan sangat terasa ketika H. Nasarudin, SH, MH melakukan pendaftaran di PDI Perjuangan, PKS dan Demokrat. Tidak satupun, pengurus yang mendampingi  Adi Sukemi ikut bersama Nasarudin mendaftarkan di tiga partai untuk Balon kepala daerah, begitu juga sebaliknya.

Hanya saja, pendaftaran Nasarudin, SH, MH terlihat sedikit lebih mewah dan ramai medampingi dirinya, mulai dari pengambilan formulir maupun saat pengantaran formulir pendaftaran. Selain didampingi, pengurus DPD Golkar turut serta diramaikan pendukung fanatiknya.

Begitu juga, saat Budi Artiful melakukan pendaftaran sebagai Balon kepala daerah di Partai Demokrat. Ia lebih banyak didampingi oleh simpatisan partai Golkar dan dalam masyarakat yang menginginkan dirinya, maju di Pilkada Pelalawan.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST, MM menegaskan bahwa internal partai Golkar sejauh ini solid tidak ada terkotak-kotak seperti yang dilihat dari luar.

"Sebetulnya, orang hanya melihat dari luar saja, mekanisme di Golkar itu, seperti apa  mereka tidak tahu, perlu ditegaskan tak ada kotak-kotak dan kita solid," terang Adi Sukemi, Kamis (7/11/19).

Ia, mempersilahkan calon-calon lain bagi kader-kader Golkar itu sendiri maju dan bertarung pada Pilkada Pelalawan. "Jadi semakin banyak maju, tentu akan berdampak positif bagi partai dan masing-masing punya pontensi menaikan elektabilitas," tegasnya.

Yang terpenting masing-masing Balon tegas Adi Sukemi silakan memperkenalkan diri dengan membawa nama Golkar ditengah masyakat."Yang tidak boleh itu adalah saling jelek-menjelekkan, 'black campaian' sesama kader Golkar," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- HM Rais Berpotensi Besar Dampingi Adi Sukemi Maju di Pilkada Pelalawan
- KPU Riau Gelar Rapat Persiapan Pilkada Lanjutan 2020 Sekaligus Halal bi Halal
- DPD PAN Rohul Rekomendasikan Hamulian-Teddy Sebagai Bacalon Bupati dan Wabup di Pilkada 2020
- Kisruh Pemotongan Gaji Honorer di Bengkalis, Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi
- Paripurna Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Siak, Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD
- Pengamat Sebut Demokrat Bisa PAW Dedet karena Sakit dan Desakan Publik
- Kisruh, Hendri Munif : Demi Warga Kota, Pemko dan DPRD Pekanbaru Harus Kembali Duduk Bersama
- Wakili Chairul Anwar, Khairul Umam Distribusikan Ratusan Sembako ke Bengkalis
- Ikuti Video Conference PSBB, Khairul Umam : Mari Bekerjasama Demi Kepentingan Bersama
- Koordinasi Perkembangan Pilkada, Sat Intelkam Polres Rohil Sambangi Bawaslu
- KPU Siapkan Tahapan dan Tata Cara Pilkada 2020
- Kandidat Kepala Daerah di Riau Terpantau Kampanye Bansos
- Jelang Penerapan PSBB di Bengkalis, Politisi PAN Ingatkan Tanggung Jawab Pemerintah
- Gandeng BUMN, Chairul Anwar Sebar APD di 7 Kabupaten dan Kota di Riau
- Lantaran Sakit, Fitra Sarankan Noviwaldy Jusman mengundurkan diri
- Dugaan Pencemaran Udara, DPRD Inhu Laporkan PT PAS
- Awasi Penyaluran BLT, Sekretaris Komisi I DPRD Bengkalis Turun Gunung
- Sidak ke PT PAS, Komisi III DPRD Inhu Temukan Dugaan Pencemaran Udara
- DPD Golkar Pelalawan Siapkan 50 Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
- Bawaslu Riau Launching SKPP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com