Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Nopember 2019 22:02
Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan

Senin, 18 Nopember 2019 19:18
Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak 

Senin, 18 Nopember 2019 18:51
Serius Maju Pilkada Kuansing, Ukup Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Direktur RSUD

Senin, 18 Nopember 2019 18:03
Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi

Senin, 18 Nopember 2019 17:42
Pemprov Sambut Baik, Nono Patria Akhirnya Diumumkan Jadi Calon Waka DPRD Rohul

Senin, 18 Nopember 2019 17:09
Gandeng Jendral, Khairizal Optimis Menangkan Pilkada Inhu 2020

Senin, 18 Nopember 2019 17:00
Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO

Senin, 18 Nopember 2019 16:55
Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru

Senin, 18 Nopember 2019 15:18
Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama

Senin, 18 Nopember 2019 15:04
4 Hari Dibuka, 207 Pelamar Daftar Seleksi CPNS Bengkalis

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Nopember 2019 14:19
Resmi Mendaftar sebagai Balon Bupati,
Hafith Syukri Mengaku Punya Chemistry dan Siap Dipasangkan dengan Kader Demokrat Rohul


Hafith Syukri merasa pulang ke rumah sendiri saat berada di Kantor Partai Demokrat Rohul. Mantan Bupati Rohul ini juga siap dipasangkan dengan kader Demokrat di Pilkada 2020.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bakal calon (Balon) Bupati Ir H Hafith Syukri mengatakan dirinya punya chemistry (kecocokan) yang kuat dengan keluarga besar DPC Partai Demokrat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Ia mengharapkan, Demokrat kembali mengusungnya di Pilkada serentak 2020.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hafith Syukri, saat mengembalikan formulir dan pendaftaran penjaringan sebagai Balon Bupati untuk maju di Pilkada 2020.

‎Kedatangan Hafith Syukri bersama puluhan relawan, serta pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)‎ Kabupaten Rohul ke Kantor DPC Partai Demokrat Rohul disambut bak raja.

Setibanya di lokasi, kesenian Gondang Barogong‎ dan segenap pengurus DPC‎ Partai Demokrat Rohul, serta pengurus DPAC Partai Demokrat kecamatan sudah menyambut mantan Wakil Bupati Rohul periode 2011-2016 dan rombongan.

Usai mengembalikan berkas formulir pendaftaran, Hafith Syukri mengaku dirinya punya sebuah chemistry kuat dengan keluarga besar Partai Demokrat Rohul, karena sejumlah kadernya pernah menjadi tim sukses pemenangan dirinya di Pilkada 2015, seperti Hariman Alqi, Hamdan, dan Kelmi Amri yang saat ini anggota DPRD Provinsi Riau.

"Sehingga rasanya kalau kembali ke Partai Demokrat saya seperti kembali ke rumah saya sendiri," kata Hafith Syukri.

Diakuinya, awalnya‎ ia sedikit ragu mendaftar ke Partai Demokrat. Namun setelah adanya penjelasan di proses penjaringan, sehingga ia bersama relawan datang dan mendaftar sebagai Balon Bupati Rohul untuk maju di Pilkada 2020.

Hafith mengaku meski belum ada surat keputusan atau SK, namun DPD PKB Provinsi Riau secara internal telah memutuskan bahwa untuk PKB Rohul tidak dilakukan penjaringan, namun dukungan diserahkan ke dirinya yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Rohul‎ sebagai Balon Bupati.

Ia mengungkapkan PKB hanya punya 3 kursi di DPRD Kabupaten Rohul, sehingga masih membutuhkan 6 kursi lagi baginya agar bisa maju di Pilkada Rohul 2020.

Hafith Syukri mengharapkan dukungan penuh dari DPP Partai Demokrat, karena dukungan tersebut sangat berpengaruh bagi dirinya untuk bisa maju Pilkada tahun depan.

"Harapan saya ke Partai Demokrat untuk bisa memberikan dukungan penuh ke kita," harapan besar Hafith Syukri, dan mengaku siap berdampingan dengan kader Partai Demokrat maju di Pilkada 2020.

Selain itu, Hafith Syukri mengaku sangat optimis mengikuti proses penjaringan sebagai salah satu Balon Bupati di DPC Partai Demokrat Rohul.

"Kalau gak optimis kita gak melangkah ke sini, artinya bahwa niat ini harus dimulai dengan optimisme kita," tambahnya.‎

Hafith mengharapkan Partai Demokrat masih tetap bersama dirinya di Pilkada serentak 2020, seperti perjuangan bersama mereka di Pilkada 2015, sehingga ia bisa melunasi semua utang-utangnya kepada partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini.

"Dulu memang saya sebetulnya sudah didaulat sebagai calon kader Partai Demokrat, tetapi sampai akhir jabatan saya, saya tidak pernah diberikan KTA oleh Partai Demokrat, sehingga akhirnya saya melakukan perjuangan saya kepada Partai Kebangkitan Bangsa," ungkapnya.

Hafith sangat berharap lagi di Pilkada 2020 Partai Demokrat masih tetap memberikan rekomendasi dukungannya kepadanya, sehingga kekalahan di Pilkada 2015 yang pernah sama-sama dialami dengan selisih 1.364 suara bisa berubah menjadi sebuah kemenangan.

"Sehingga saya secara pribadi dengan Partai Demokrat akan bisa bersama-sama dengan PKB untuk bisa membangun Kabupaten Rokan Hulu secara bersama-sama," harapnya lagi.

Hafith mengaku ia siap berpasangan dengan kader Demokrat, karena partai ini tentunya punya kader cukup kuat dan mumpuni untuk bisa berpasangan dengannya di Pilkada 2020.

"Namun saya serahkan sepenuhnya kepada mekanisme yang ada di internal Partai Demokrat. Saya khawatirnya Partai Demokrat yang tidak mau berpasangan dengan saya, kalau saya siap dengan siapa saja," ujar Hafith, dan tetap menghargai mekanisme yang ada dalam internal Partai Demokrat.

Ditanya kriteria Balon Wabup dari Partai Demokrat seperti apa yang diinginkannya, Hafith mengaku tentu calon pendampingnya harus bisa bersama-sama meraup suara sebanyak-sebanyaknya.

"Tentu juga kader (Demokrat) yang diterima oleh masyarakat, dan yang lebih penting kader yang bisa bekerjasama dengan kami nanti untuk memajukan Kabupaten Rokan Hulu lebih baik ke depan," jelas Hafith, dan mengatakan sejauh ini ia telah membangun komunikasi‎ politik dengan beberapa partai politik, seperti PPP, PDI Perjuangan, PKS, dan lainnya.

"Sehingga hari ini saya‎ sebetulnya tinggal menunggu satu dukungan lagi partai politik, insya Allah bisa berlayar bersama-sama," harapnya lagi.

Menurut Hafith Syukri, kalau ‎secara elektabilitasnya tinggi berdasarkan hasil survey dilakukan lembaga survey, tentu itu akan menjadi sebuah modal untuknya bisa maju‎ di Pilkada 2020.

"Tetapi elektabilitas tinggi tapi tidak didukung oleh partai politik kita juga tidak bisa maju. Artinya tugas utama saya adalah bagaimana bisa mendapatkan perahu‎ untuk bisa membawa saya menyebrang."

"Sehingga elektabilitas hari ini yang dikatakan dari beberapa survey yang dilakukan oleh lembaga survey saya masih tertinggi tetapi itu tidak ada artinya kalau saya tidak bisa berlayar di 2020," pungkas Hafith Syukri.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Cabang (KPPC) DPC Partai Demokrat Rohul, Mohd Aidi SH, juga Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Rohul, menyambut baik dan bangga atas kehadiran Hafith Syukri bersama pengurus PKB dan relawan ke kantornya.

‎ Aidi mengatakan sosok Hafith Syukri tidak asing bagi Partai Demokrat, sebab ia juga pernah ikut serta dalam membesarkan DPC Partai Demokrat Rohul.

‎ Meski tidak asing, namun Hafith Syukri tetap akan mengikuti proses penjaringan. Berkas formulir pendaaftaran yang telah dikembalikan akan dievaluasi, dan selanjutnya akan dikirim ke DPD Partai Demokrat Riau, dan dilanjutkan ke DPP.

Bila memang Hafith Syukri diusung DPP Partai Demokrat‎ di Pilkada 2020, Aidi mengaku lebih dari 3.000 mesin partai tersebar di 145 desa di 16 kecamatan tentu akan berjuang untuk memenangkan Balon Bupati yang akan diusung.

Sementara, Sekretaris DPC Partai Demokrat Rohul Hariman Alqi, mengatakan Hafith Syukri menjadi Balon Bupati yang telah mengembalikan formulir pendaftaran ke partainya.

Sebelumnya, Balon Bupati Rohul Hamulian, Gustian Riau, dan Sukiman juga telah mengembalikan berkas formulir pendaftaran kepada Tim Penjaringan.

Hariman mengungkapkan sejak dibukanya proses pendaftaran, ada tujuh Balon Bupati yang mendaftar, yaitu Hafith Syukri, Sukiman, Hamulian Nasution, Murnis Mansyur, Gustian Riau, Erizal, dan Arfizal Anwar.‎

Sedangkan Balon Wabup yang mendaftar hanya tiga orang, yaitu Roni Hariman, dan dua lainnya merupakan Kader Partai Demokrat yaitu Yuosefri alias Bang Adek, dan mantan anggota DPRD Provinsi Riau Yulianti.***(zal)



Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Serius Maju Pilkada Kuansing, Ukup Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Direktur RSUD
- Pemprov Sambut Baik, Nono Patria Akhirnya Diumumkan Jadi Calon Waka DPRD Rohul
- Gandeng Jendral, Khairizal Optimis Menangkan Pilkada Inhu 2020
- Supri Handayani Yakin Diusung Partai Demokrat Pada Pilkada Inhu 2020
- Ketua DPRD Riau Terima Kunjungan GP Ansor Bengkalis
- Anggota DPRD Kuansing, Asal Kuantan Mudik Buka Pasar Seni di Lubuk Jambi
- Ketua DPRD Kuansing Hadiiri Maulid Nabi di Seberang Pantai
- DPRD Kuansing Terima Kunjungan Banggar DPRD Sarolangun, Jambi
- Ambil Formulir di PAN Rohul, Hamulian Targetkan Bisa Gandeng Lima Parpol untuk Pilkada 2020
- Rasmin Damri dan Gustian Riau Ambil Formulir Penjaringan di DPD PAN Rohul
- Pilkda Kuansing, Andi Putra-Rofingi Pendaftar Pertama Penjaringan Demokrat
- Delapan Balonbup dan Wabup Rohul Berjuang Dapatkan Dukungan DPP Demokrat untuk Pilkada 2020
- Yung Jun dari PKS Riau Digadang-gadang Maju Pilkada Bengkalis 2020
- Dewan juga Sesalkan Bank Salah Input Data Gaji Guru PNS Pemkab Pelalawan
- Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020
- Bupati Sampaikan Estimasi RAPBD Kuansing 2020 Rp 1,2 Triliun
- Adi Sukemi Pulangkan Formulir Pendaftaran di Partai Demokrat
- Mendaftar ke Demokrat Rohul,
Arfizal Anwar Ingin Jadi Juru Kunci dan Bisa Berlayar Bersama Demokrat di Pilkada 2020

- Jadi Anggota DPRD, Seorang Politisi Perindo Inhu Sumbangkan Gaji Pertama
- Sekretaris Demokrat Inhu Optimis Diusung Gerindra pada Pilkada 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com