Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Nopember 2019 22:39
Pertama di Provinsi Riau, 21 ASN Pemkab Rohul Jalani Ujian Sertifikasi Kompetensi

Rabu, 13 Nopember 2019 19:47
Triwulan III 2019, Indeks Tendensi Konsumen Riau Turun

Rabu, 13 Nopember 2019 19:02
Ambil Formulir di PAN Rohul, Hamulian Targetkan Bisa Gandeng Lima Parpol untuk Pilkada 2020

Rabu, 13 Nopember 2019 18:03
Rasmin Damri dan Gustian Riau Ambil Formulir Penjaringan di DPD PAN Rohul

Rabu, 13 Nopember 2019 17:50
Diduga Edar Sabu 1 Kg, Pecatan dan Oknum Anggota Polres Bengkalis Diancam Penjara Seumur Hidup

Rabu, 13 Nopember 2019 17:15
Pilkda Kuansing, Andi Putra-Rofingi Pendaftar Pertama Penjaringan Demokrat

Rabu, 13 Nopember 2019 17:05
Tingkatkan Pengamanan Polres Inhu Tidak Batasi Masyarakat

Rabu, 13 Nopember 2019 17:02
Terbukti Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohul, Mantan Kacab dan Tiga Pegawai Divonis Berbeda

Rabu, 13 Nopember 2019 16:36
Bupati Kuansing Buka Sosialisasi Program Penurunan Mercury di Pekanbaru

Rabu, 13 Nopember 2019 16:00
6 Korban Dirujuk Ke RSUD Indrasari DBD Meningkat di Tanah Datar, Inhu

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Nopember 2019 16:28
Gubri Ajukan Pinjaman Rp4,4 Triliun, DPRD Riau Anggap Pengajuan tidak Sesuai Mekanisme

Anggota DPRD Riau menlak rencana hutang Pmprov Riau Rp4,4 triliun untuk pembangunan infrastruktur. Dewan menilai pengajuan tidak sesuai mekanisme.

Riauterkini-PEKANBARU- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, mengajukan pinjaman ke pihak ketiga sebesar Rp4,4 Triliun untuk pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau. Pengajuan tersebut dituangkan dalam Rencangan Peraturan Daerah (Ranrda) APBD Riau 2020, ternyata cukup menjadi perhatian anggota DPRD Riau. Pengajuan tersebut dianggap tidak sesuai mekanisme dan perlu ditunda hingga tahun depan.

Walupun Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution mengungkapkan bahwa tidak ada aturan yang dilanggar Pemprov Riau dalam rencana meminjam dana sebesar Rp4,4 triliun untuk pembangunan infrastruktur.

Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet menjawab hal tersebut, kenapa faksi-faksi menolak pengajuan pinjaman tersebut diantaranya yakni karna diantara syaratnya adalah pengajuan pinjaman tersebut harus di masukkan ke dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD. Pada Juli lalu Gubri yang menyerahkan KUA-PPAS RAPBD 2020 tidak dituangkan atau dimasukkan rencana pinjaman tersebut.

"Salah satu syarat untuk meminjam uang ini kan harus masuk KUA PPAS dari awal. Tentu kita tidak mau berisiko begini, kan tidak bisa kalau istilahnya penumpang naik di tengah jalan, terus mau duduk di depan pula" jelas Eet.

Ditambahkan Eet bahwa, fraksi-fraksi di DPRD Riau mengkritik bahkan menolak rencana peminjaman dana yang dinilai tidak sesuai mekanisme ini. Dan menyarankan agar pemprov untuk menunda peminjaman Rp4,4 triliun ini pada tahun anggaran berikutnya.

Selain itu Jumat (7/11/19), Ketua Faksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Riau Zulfi Mursal, bahwa pinjaman yang diajukan Gubri Syamsuar tersebut akan didrop atau dicoret sehingga tidak dimasukkan dalam RAPBD 2020, sampai adanya mekanisme dan aturan yang tidak dilanggar.

"Pinjaman itu akan di drop tahun ini, Jadi tidak masuk ke RAPBD 2020 sampai ada kajian khusus yang komprehensif untuk itu," ungkap Zulfi Mursal yang juga anggota Komisi 1 DPRD Riau tersebut.*(vila)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Ambil Formulir di PAN Rohul, Hamulian Targetkan Bisa Gandeng Lima Parpol untuk Pilkada 2020
- Rasmin Damri dan Gustian Riau Ambil Formulir Penjaringan di DPD PAN Rohul
- Pilkda Kuansing, Andi Putra-Rofingi Pendaftar Pertama Penjaringan Demokrat
- Delapan Balonbup dan Wabup Rohul Berjuang Dapatkan Dukungan DPP Demokrat untuk Pilkada 2020
- Yung Jun dari PKS Riau Digadang-gadang Maju Pilkada Bengkalis 2020
- Dewan juga Sesalkan Bank Salah Input Data Gaji Guru PNS Pemkab Pelalawan
- Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020
- Bupati Sampaikan Estimasi RAPBD Kuansing 2020 Rp 1,2 Triliun
- Adi Sukemi Pulangkan Formulir Pendaftaran di Partai Demokrat
- Mendaftar ke Demokrat Rohul,
Arfizal Anwar Ingin Jadi Juru Kunci dan Bisa Berlayar Bersama Demokrat di Pilkada 2020

- Jadi Anggota DPRD, Seorang Politisi Perindo Inhu Sumbangkan Gaji Pertama
- Sekretaris Demokrat Inhu Optimis Diusung Gerindra pada Pilkada 2020
- Budi Artiful Kembalikan Formulir Pendaftaran ke DPD PKS Pelalawan
- Daftar di Demokrat Rohul, Erizal Ingin Dua Partai Biru Bersama dan Memenangi Pilkada 2020
- Mendaftar Penjaringan di PKS Rohul,
Hamulian Mengaku Sudah Punya 6 Kursi dan tidak Akan Maju Sebagai Balon Wabup

- Tetap Merujuk ke Nono Patria, DPP Juga Perintahkan Golkar Riau Tuntaskan Kisruh Golkar Rohul
- Gubri Ajukan Pinjaman Rp4,4 Triliun, DPRD Riau Anggap Pengajuan tidak Sesuai Mekanisme
- Ketua DPRD Eet Kunjungi Atlet Riau di Porwil X Sumatera di Bengkulu
- Daftar Penjaringan di DPD PKS Rohul, Hafith Syukri: PKS Punya Catatan Track Record Saya
- Husni Tamrin Memantapkan Diri Maju di Pilkada 2020 Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com