Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 21:23
Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 17:52
Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi

Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Rabu, 3 Juni 2020 16:23
Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen

Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2020 15:59
Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Rabu, 3 Juni 2020 15:12
Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon

Rabu, 3 Juni 2020 12:44
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 11:49
Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah

Rabu, 3 Juni 2020 10:33
Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 Bidang 

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Nopember 2019 20:28
Mendaftar Penjaringan di PKS Rohul,
Hamulian Mengaku Sudah Punya 6 Kursi dan tidak Akan Maju Sebagai Balon Wabup


Balon Bupati Rohul Hamulian, telah mendaftar penjaringan di PKS Rohul.‎ Ia mengaku sudah mendapatkan rekomendasi 6 kursi, dan tidak akan maju sebagai Wakil Bupati di Pilkada 2020.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Bakal calon Bupati H Hamulian Nasution SP, sudah mengembalikan formulir dan mendaftar penjaringan Pilkada 2020 di DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Kehadiran Hamulian bersama sejumlah relawannya di Markas Dakwah DPD PKS Rohul disambut oleh anggota Tim Pemenangan Pemilukada, salah satunya Royan.

Usai mendaftar, Hamulian mengharapkan dukungan perahu dari PKS, sehingga‎ dirinya bisa menjadi salah satu kandidat di helatan Pilkada Rohul 2020, apalagi PKS dinilainya merupakan partai yang solid.

Hamulian juga mantan anggota DPRD Kabupaten Rohul periode 2004-2009 ini mengaku telah mendapatkan rekomendasi 6 kursi‎ untuk maju di Pilkada Rohul 2020, dan sudah keluar rekomendasinya.

‎"Alhamdulillah, sampai saat ini sudah 6 kursi dan sudah ada rekomendasi ke pusat. Yang jelas sudah‎ ada yang keluar rekomnya, dan mungkin insya allah‎ dalam waktu dekat ini ada lagi. Tapi mudah-mudahan satu lagi menyusul," jelas Hamulian.

Belum jelasnya perahu, Hamulian mengaku sampai saat ini dirinya belum begitu efektif "bergerilya" ke lapangan‎, namun demikian timnya tetap solid menaikkan elektabilitasnya sebagai salah satu Balon Bupati Rohul di Pilkada 2020.

"Karena kita (fokus) mengejar perahu dulu,‎ partai dulu yang kita usahakan. Alhamdulillah nampaknya sudah mulai mengerucut, nah sekarang hanya beberapa partai lagi, kita menunggu ada yang Munas, ada yang harus Rapim dulu mereka," ungkapnya.

Terkait ada kabar dirinya akan berpasangan dengan Balon Wakil Bupati (Wabup) dari Kecamatan Ujung Batu di Pilkada serentak tahun depan, Hamulian tidak menampiknya.

"Memang‎ harus Ujung Batu pasangannya, kalau kanan sama kanan gak bisa kita. Kita harus mengambil kiri kanan, katena memang harus ada penyeimbang‎," ujar Hamulian.

"Jangan nanti dikira kita hanya kanan saja yang kiri tidak kita perhatikan, makanya kita ambil kiri dan kanan, dan alhamdulillah mudah-mudahan sudah adalah, tapi menunggu hasil terakhirlah dulu, survey dulu," tambahnya.

Selain itu, Hamulian mengaku sudah membangun komunikasi politik secara intensif dengan Partai Golkar, dan sedang menunggu hasil Musyawarah Nasional (Munas).‎ Setelah Munas ia memperkirakan baru akan ada jawaban dari partai belambang pohon beringin ini.

"Setelah Munas nanti baru kita tahu kemana arahnya," tuturnya.

Hamulian mengaku tetap akan maju di Pilkada 2020 sebagai Balon Bupati, dan tidak akan maju bila harus menjadi nomor dua atau Balon Wabup, meski bakal banyak Balon yang berniat maju di Pilkada.

"Kalau nomor dua gak lah, capek kita‎ nomor dua, kan ada lagunya, jangan sampai tiga kali disakiti," kata Hamulian.

Hamulian menuturkan di setiap pesta demokrasi siapa saja bisa jadi peserta, namun di finalnya nanti Balon akan semakin mengerucut, karena setiap peserta harus mendapatkan dukungan atau perahu dari Parpol, dan sesuai Peraturan KPU syarat minimal setiap pasangan harus memiliki 9 kursi.

Menurutnya, banyak Balon yang muncul menjelang pesta demokrasi karena ada beberapa hal, seperti ada Balon yang sengaja memanasi suasana. Ada juga yang sengaja untuk‎ meninggikan bargaining‎, dan terkadang ada Balon yang sengaja disuruh partai agar harga partai semakin tinggi.

"Semua ini ada proses‎, dan semuanya tidak gampang seperti itu. Untuk mendapatkan perahu itu memang susah, saya sudah merasakan ini sudah dua bulan bergerilya untuk satu perahu belum, tapi alhamdulillah rekom sudah enam kursi, insya allah dan mudah-mudahan nggak ada halangan," harapan besar Hamulian.

Hamulian mengaku juga telah membangun komunikasi efektif dengan DPD PKS Rohul, namun untuk dukungan diserahkan dirinya kepada internal PKS, apalagi yang memutuskan siapa Balon Bupati yang akan diusung partai nanti adalah DPP.

"Partai ini kan (PKS) punya banyak sistem ya, memang PKS ini tidak hanya di ketua saja mereka punya beberapa lapis sistem. Memang kalau saya melihat memang ini berjalan pun bagus dia, tapi ya namanya kita ini apa mencari peluang yang tetap kita ikut mendaftar di PKS," katanya.

"Mudah-mudahan nanti dari shalat kita, doa kita terkabul dan orang PKS terbuka hatinya ke kita," harap Hamulian lagi, dan mengaku PKS merupakan partai yang solid.

Soal bocoran hasil survey dari salah satu Parpol, Hamulian mengaku telah mendengar bahwa dirinya berada di posisi ketiga.‎ Namun menurutnya hal itu wajar, sebab dua Balon tertinggi di survey sudah pernah menjadi Bupati dan Wabup.

"Sementara kita kan rakyat biasa, jadi wajar-wajar saja‎ itu," jelas Hamulian, dan sangat berterima kasih ke masyarakat Rohul karena dirinya berada di urutan ketiga di survey salah satu Parpol.***(zal)

Keterangan Foto‎: Bakal calon Bupati Rohul H Hamulian Nasution saat mengembalikan berkasi formulir, selaligus mendaftaran penjaringan di Markas Dakwah DPD PKS Kabupaten Rohul.



Loading...


Berita Politik lainnya..........
- KPU Riau Gelar Rapat Persiapan Pilkada Lanjutan 2020 Sekaligus Halal bi Halal
- DPD PAN Rohul Rekomendasikan Hamulian-Teddy Sebagai Bacalon Bupati dan Wabup di Pilkada 2020
- Kisruh Pemotongan Gaji Honorer di Bengkalis, Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi
- Paripurna Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Siak, Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD
- Pengamat Sebut Demokrat Bisa PAW Dedet karena Sakit dan Desakan Publik
- Kisruh, Hendri Munif : Demi Warga Kota, Pemko dan DPRD Pekanbaru Harus Kembali Duduk Bersama
- Wakili Chairul Anwar, Khairul Umam Distribusikan Ratusan Sembako ke Bengkalis
- Ikuti Video Conference PSBB, Khairul Umam : Mari Bekerjasama Demi Kepentingan Bersama
- Koordinasi Perkembangan Pilkada, Sat Intelkam Polres Rohil Sambangi Bawaslu
- KPU Siapkan Tahapan dan Tata Cara Pilkada 2020
- Kandidat Kepala Daerah di Riau Terpantau Kampanye Bansos
- Jelang Penerapan PSBB di Bengkalis, Politisi PAN Ingatkan Tanggung Jawab Pemerintah
- Gandeng BUMN, Chairul Anwar Sebar APD di 7 Kabupaten dan Kota di Riau
- Lantaran Sakit, Fitra Sarankan Noviwaldy Jusman mengundurkan diri
- Dugaan Pencemaran Udara, DPRD Inhu Laporkan PT PAS
- Awasi Penyaluran BLT, Sekretaris Komisi I DPRD Bengkalis Turun Gunung
- Sidak ke PT PAS, Komisi III DPRD Inhu Temukan Dugaan Pencemaran Udara
- DPD Golkar Pelalawan Siapkan 50 Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
- Bawaslu Riau Launching SKPP
- Mantan Bupati Pelalawan Dihina, Pemilik Akun FB Salim Kopau Dipolisikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com