Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 8 Agustus 2020 13:20
Musda V, Golkar Kuansing Buka Pendaftaran Calon Ketua

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:17
Direkomendasi Partai Demokrat, Irjen Pol Wahyu Adi Siap Maju di Pilkada Inhu

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:13
Pemkab Inhil Serahkan 4500 Sertifikat Tanah

Sabtu, 8 Agustus 2020 11:23
Simpan di Celana Dalam, Polisi Ringkus Jaringan Pengedar Sabu di Pinggir

Sabtu, 8 Agustus 2020 10:54
Kebakaran Gudang Besi Tua Kejutkan Warga Duri yang Terlelap

Sabtu, 8 Agustus 2020 09:45
Juni 2020, Ekspor Mihas dan Nonmigas Riau Naik

Sabtu, 8 Agustus 2020 08:35
Sempena HUT ke-63 Riau, AMSI Taja Webinar Merayu APBN

Jum’at, 7 Agustus 2020 18:36
Jajakan Rokok Ilegal Sebanyak 76.780 Batang, ZD di Ringkus DJBC Riau

Jum’at, 7 Agustus 2020 16:25
Dewan Pekanbaru Minta Rumah Sakit Tidak Mendiiskriminasikan Pasien BPJS

Jum’at, 7 Agustus 2020 15:00
Jutaan Rupiah Disita, Polisi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu di Mandau

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Desember 2019 19:02
Dugaan Oknum ASN Kerap Mangkir, DPRD Inhu Segera Panggil Badan Kesbangpol

Berita suka mangkirnya oknum ASN Pemkab Inhu sampai ke dewan. Wakil rakyat segera panggil Badan Kesbangpol.

Riauterkini-RENGAT-DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dalam waktu dekat segera memanggil Badan Kesbangpol Inhu, terkait dugaan oknum ASN Badan Kesbangpol Inhu yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN yang terkesan dilindungi.

Segera dipanggilnya Badan Kesbangpol Inhu, terkait dugaan oknum ASN Badan Kesbangpol Inhu yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN yang terkesan dilindungi, disampaikan Samsudin Ketua DPRD Inhu, Selasa (10/12/19) di gedung DPRD Inhu.

"Segera akan kita panggil OPD terkait untuk mengetahui kenapa ada oknum ASN yang diduga bisa kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN dan terkesan dilindungi pula," ujarnya.

Namun pemanggilan terhadap Badan Kesbangpil Inhu, terkait oknum ASN bernama Inhul Hadi yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN tersebut akan dilakukan, setelah adanya keputusan sanksi yang diterapkan dari Sekda Inhu selaku pembina ASN kabupaten Inhu.

"Pemanggilan terhadap OPD terkait akan dilakukan setelah adanya keputusan sanksi dari Sekda Inhu terhadap oknum ASN tersebut, sebab menjadi kewenangan Sekda Inhu selaku pembina ASN kabupaten Inhu untuk memberi sanksi dan keputusan terhadap yang bersangkutan," ungkapnya.

Ditambahkanya, pemanggilan terhadap OPD terkait dilakukan dengan menjadwalkan terlebih dahulu hearing yang dimaksud. Dimana dengan hearing nantinya akan diketahui lebih jelas kenapa seorang oknum ASN dapat leluasa mangkir kerja dan tidak disiplin.

"Dalam hearing nantinya tentunya kita akan mengetahui kenapa hal tersebut dapat terjadi dan yang paling penting, tentunya apa yang terjadi ini tidak menjadi preseden buruk bagi ASN Inhu kedepanya. Serta tidak dicontoh oleh ASN Inhu lainya," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Inhu menilai oknum ASN Badan Kesbangpol Inhu yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN, terkesan dilindungi.

"Terhadap ASN Kesbangpol Inhu bernama Inhul Hadi kami menilai terkesan dilindungi, karena hingga saat ini kami belum menerima tembusan terkait tindakan disiplin yang telah diterapkan Kesbangpol Inhu. Yang kami terima hanya berita acara yang menyatakan Inhul Hadi absen selama lima hari, itupun dalam berita acara tersebut tidak ditanda tangani oleh Inhul Hadi," ucap Subrantas.

Menyikapi terkesan dilindunginya Inhul Hadi walau diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN, BKD Inhu langsung mendatangi kantor Badan Kesbangpol Inhu dan meminta pimpinan Kesbangpol Inhu untuk membuat laporan lengkap yang ditujukan kepada Sekda dan Bupati Inhu.

"Sesuai arahan atasan, kami langsung mendatangi Kesbangpol Inhu dan meminta pimpinan disana untuk membuat laporan lengkap termasuk sanksi yang telah diterapkan, untuk diserahkan kepada Sekda Inhu dan Bupati Inhu. Karena persoalan ini langsung diambil alih oleh Sekda Inhu," jelas Kaban BKD Inhu. * (guh)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Musda V, Golkar Kuansing Buka Pendaftaran Calon Ketua
- Direkomendasi Partai Demokrat, Irjen Pol Wahyu Adi Siap Maju di Pilkada Inhu
- Dewan Pekanbaru Minta Rumah Sakit Tidak Mendiiskriminasikan Pasien BPJS
- Tengku Azmun dan Marwan Ibrahim Perkuat HT Hadapi Pilkada Pelalawan
- Petakan Abrasi, Anggota DPR RI Fraksi PKS Tinjau Abrasi di Inhu dan Kuansing
- Poros Baru Pilkada Bengkalis 2020, Normansyah - Ridwan Yazid Maju untuk Menang
- Anggota DPD RI Berkunjung ke Bawaslu Kuansing
- Punya Hak Pilih, Miniso Rangkul Penyandang Tuna Rungu Empat Kecamatan di Bengkalis
- Dewan Perlu Laporan Rencana Penko Mulai Sekolah Tatap Muka Bergantian
- Koordinasi dengan KPU Pelalawan, KPID Riau Siap Sukseskan Pilkada Serentak di 9 Kabupaten Kota
- Kantongi SK PKS-PAN, EZA Langsung Tancap Gas Menuju Pilkada Dumai
- Dewan Minta Wako Beri Bukti Bukan Sekedar Janji Atasi Banjir
- Tanggung Jawab Moral, PKB Bengkalis Siap Perjuangkan Duet Kasmarni-Bagus
- Langgar Netralitas Dua ASN Inhu Dilaporkan Ke KASN
- Komisi III dan IV DPRD Pekanbaru Cek Dugaan RS Awal Bros Pemicu Banjir
- Demokrasi di Riau Kategori Level Sedang
- Anggota DPRD Pekanbaru Kritik Wacana Sanksi Denda Warga Tak Pakai Masker
- Praktisi Hukum Minta KPU Bengkalis Ketat Seleksi Calon Peserta Pilkada
- Silaturrahmi, Kasmarni Disambut Ratusan Warga dan RT di Babussalam, Bengkalis
- PDIP Beri Sinyal Dukung KD dan Iyet Maju Pilkada Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com