Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Januari 2020 21:26
Pemda Meranti Targetkan PAD 2020 Rp 105 Miliar

Rabu, 22 Januari 2020 20:32
Eksekusi Lahan PT PSJ, Akademisi: Presiden Pun Tak Bisa Larang Putusan Peradilan

Rabu, 22 Januari 2020 20:20
Eksekusi Penumbangan Sawit, DPRD Riau Hearing dengan Kelompok Tani dan DLH

Rabu, 22 Januari 2020 19:52
Diduga Arus Pendek, Eks Bengkel Mobil di Duri, Bengkalis Terbakar

Rabu, 22 Januari 2020 18:10
Pilkada Kuansing, Andi Putra - Suhardiman Amby Mendaftar di Golkar

Rabu, 22 Januari 2020 17:11
Kades Senderak, Bengkalis Bantah Ada Kegiatan Fiktif Ratusan Juta Rupiah

Rabu, 22 Januari 2020 16:46
DPRD Merangin Jambi Kunker ke DPRD Kuansing

Rabu, 22 Januari 2020 15:41
Kejari Bengkalis Segera Tuntut Kurir Ratusan Ponsel Ilegal

Rabu, 22 Januari 2020 15:01
Akhir Maret LKPj Kepala Daerah Ditargetkan Siap Diparipurnakan

Rabu, 22 Januari 2020 13:36
Dua Penyelundup 3 Kg Sabu Ditangkap Polda Riau di Kandis

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Desember 2019 19:02
Dugaan Oknum ASN Kerap Mangkir, DPRD Inhu Segera Panggil Badan Kesbangpol

Berita suka mangkirnya oknum ASN Pemkab Inhu sampai ke dewan. Wakil rakyat segera panggil Badan Kesbangpol.

Riauterkini-RENGAT-DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dalam waktu dekat segera memanggil Badan Kesbangpol Inhu, terkait dugaan oknum ASN Badan Kesbangpol Inhu yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN yang terkesan dilindungi.

Segera dipanggilnya Badan Kesbangpol Inhu, terkait dugaan oknum ASN Badan Kesbangpol Inhu yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN yang terkesan dilindungi, disampaikan Samsudin Ketua DPRD Inhu, Selasa (10/12/19) di gedung DPRD Inhu.

"Segera akan kita panggil OPD terkait untuk mengetahui kenapa ada oknum ASN yang diduga bisa kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN dan terkesan dilindungi pula," ujarnya.

Namun pemanggilan terhadap Badan Kesbangpil Inhu, terkait oknum ASN bernama Inhul Hadi yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN tersebut akan dilakukan, setelah adanya keputusan sanksi yang diterapkan dari Sekda Inhu selaku pembina ASN kabupaten Inhu.

"Pemanggilan terhadap OPD terkait akan dilakukan setelah adanya keputusan sanksi dari Sekda Inhu terhadap oknum ASN tersebut, sebab menjadi kewenangan Sekda Inhu selaku pembina ASN kabupaten Inhu untuk memberi sanksi dan keputusan terhadap yang bersangkutan," ungkapnya.

Ditambahkanya, pemanggilan terhadap OPD terkait dilakukan dengan menjadwalkan terlebih dahulu hearing yang dimaksud. Dimana dengan hearing nantinya akan diketahui lebih jelas kenapa seorang oknum ASN dapat leluasa mangkir kerja dan tidak disiplin.

"Dalam hearing nantinya tentunya kita akan mengetahui kenapa hal tersebut dapat terjadi dan yang paling penting, tentunya apa yang terjadi ini tidak menjadi preseden buruk bagi ASN Inhu kedepanya. Serta tidak dicontoh oleh ASN Inhu lainya," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Inhu menilai oknum ASN Badan Kesbangpol Inhu yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN, terkesan dilindungi.

"Terhadap ASN Kesbangpol Inhu bernama Inhul Hadi kami menilai terkesan dilindungi, karena hingga saat ini kami belum menerima tembusan terkait tindakan disiplin yang telah diterapkan Kesbangpol Inhu. Yang kami terima hanya berita acara yang menyatakan Inhul Hadi absen selama lima hari, itupun dalam berita acara tersebut tidak ditanda tangani oleh Inhul Hadi," ucap Subrantas.

Menyikapi terkesan dilindunginya Inhul Hadi walau diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN, BKD Inhu langsung mendatangi kantor Badan Kesbangpol Inhu dan meminta pimpinan Kesbangpol Inhu untuk membuat laporan lengkap yang ditujukan kepada Sekda dan Bupati Inhu.

"Sesuai arahan atasan, kami langsung mendatangi Kesbangpol Inhu dan meminta pimpinan disana untuk membuat laporan lengkap termasuk sanksi yang telah diterapkan, untuk diserahkan kepada Sekda Inhu dan Bupati Inhu. Karena persoalan ini langsung diambil alih oleh Sekda Inhu," jelas Kaban BKD Inhu. * (guh)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Eksekusi Penumbangan Sawit, DPRD Riau Hearing dengan Kelompok Tani dan DLH
- Pilkada Kuansing, Andi Putra - Suhardiman Amby Mendaftar di Golkar
- Golkar Kuansing Buka Pendaftaran Balon Peserta Pilkada
- Ketua DPRD Riau Minta Seluruh Kepala Daerah di Tes Urine
- Ketua Komisi 1 DPRD Riau Akui Pengamanan di Gedung Dewan Harus Ditingkatkan
- Anggota Dewan Datang Saat Eksekusi Lahan, Nurul Huda: Bisa Dituduh Menghasut
- Sebagai Kader, Murnis Mansyur Optimis Didukung Partai Golkar Maju Pilkada Rohul 2020
- Tinggalkan Ketua DPRD Riau,
Engah Eet Serius Maju Balon Bupati Bengkalis

- Masyarakat Sungai Paku Doakan Andi Putra-Suhardiman Amby Menang Pilkada Kuansing
- Wabup Said Hasyim Hadiri Pisah Sambut Camat Ransang, Meranti
- Tengku Rafli Armien dan Andi Sidomulyo Berencana Berpasangan di Pilkada Rohul 2020
- Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat, Pasangan "ESA" Tekad Makmurkan Bengkalis
- Meski Berdiri Megah, Proyek Videotron di Duri, Bengkalis Belum Berfungsi
- KPU Kepulauan Meranti Akan Rekrut 45 PPK Untuk Pilkada 2020
- Pilkada Bengkalis,
PPP Nyatakan Sikap Dukung Kasmarni

- Awasi Kepala Daerah, Bawaslu Riau Buka Posko Pengaduan se-Riau
- Samakan Persepsi, KPU Riau Gelar Rakor Pembentukan Badan Adhoc
- Pilkada Rohul Semakin Seru, Murnis Mansyur Siap Rebut Dukungan PPP Riau
- Bawaslu Riau Ingatkan Daerah Gelar Pilkada 2020 Mulai Dilarang Gelar Mutasi Pejabat
- Bahas Pilkada Inhu 2020, Partai Golkar Bersama Demokrat dan Perindo Gelar Silaturahmi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com