Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Januari 2021 09:53
Lagi, Warga Bengkalis Meninggal Dunia karena Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 07:19
Kembali Pelaku Judi Shie Jie Togel Diringkus Polsek Keritang, Inhil

Selasa, 26 Januari 2021 07:16
Dihadiri Berbagai Pihak, Dandim Resmi Lapangan Tembak Baru Kodim 0314 Inhil

Senin, 25 Januari 2021 20:27
Besok Disiidangkan MK, KPU Meranti Siap Paparkan Fakta dan Data

Senin, 25 Januari 2021 20:23
Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan

Senin, 25 Januari 2021 20:20
Achizul Hendri Nahkodai Kadin Kota Pekanbaru

Senin, 25 Januari 2021 19:52
DPRD Riau Sebut Inilah Pemilihan Komisaris BUMD Terburuk

Senin, 25 Januari 2021 19:38
Pasien Positif Covid - 19 di Kuansing Sembuh 4 Orang

Senin, 25 Januari 2021 19:36
Dugaan Korupsi Dana Bankeu RSUD Indrasari Rengat, Jaksa Periksa Plt Kadis PMD Pemkab Inhu

Senin, 25 Januari 2021 18:27
Pengangkatan Komisaris dan Direksi 2 BUMD Riau, FKPMR Nyatakan Sikap

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 Desember 2019 19:03
Dibawah Bupati Yopi Arianto, Indeks Kesehatan Inhu Meningkat

Pemkab Inhu terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk halnya kesehatan, indeksnya terus meningkat dibawah kepemimpinan Bupati Yopi.

Riauterkini-RENGAT-Sektor kesehatan menjadi bidang yang terus menjadi perhatian Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto, berbagai hal dilakukan demi tercapainya kesehatan bagi masyarakat. Upaya dan kerja keras yang dilakukan tersebut membuahkan hasil bagi peningkatan taraf kesehatan masyarakat, dengan kenaikan angka indeks pembangunan kesehatan manusia (IPKM).

Perhatian besar dan kerja keras dari Bupati Inhu Yopi Arianto yang dilakukan melalui Dinas Kesehatan Inhu dalam upaya tercapainya kesehatan bagi masyarakat, hingga tercapainya kenaikan angka IPKM Inhu terlihat dari melejitnya posisi Inhu dari posisi 265 pada 2018 dalam IPKM secara nasional menjadi posisi 256.

"Tidak hanya angka IPKM secara nasional yang mengalami kenaikan dari posisi 265 menjadi posisi 256, kenaikan juga terjadi pada tingkat provinsi dari peringkat 7 menjadi 5. Demikian pula halnya dengan IPKM kabupaten dalam kabupaten dan kota dalam kota naik dari peringkat 174 menjadi 166. Keberhasilan kenaikan angka IKPM inj tidak terlepas dari perhatian yang begitu besar dari Bupati Inhu Yopi Arianto dan semangat kerja keras yang terus digelorakan oleh beliau guna memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat," ujar Elis Julinarti Kadis Kesehatan Inhu.

Indeks IKPM memuat penilaian yang diambil dari beberapa indicator seperti subindeks kesehatan balita. Indeks kesehatan reproduksi, indeks pelayanan kesehatan, indeks pelayanan kesehatan, indeks penyakit tak menular, indeks penyakit menular hingga indeks kesehatan lingkungan, indeks ini kemudian dijadikan sebagai salah satu indikator pemerintah dalam memonitor kualitas kesehatan masyarakat.

Serta sebagai salah satu acuan dalam penyusunan anggaran di bidang kesehatan. Peningkatan angka IPKM itu tidak membuat Dinas Kesehatan Inhu merasa berpuas diri dan berhenti melakukan terobosan-terobosan dalam memberikan tingkat kesehatan masyarakat yang lebih tinggi.

‘’Pasti masih banyak hal yang perlu kita lakukan terutama bagi masyarakat yang berada di desa-desa. Bukan saja dalam bentuk pengadaan fisik fasilitas kesehatan, tetapi kita lakukan juga hingga memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana pola hidup sehat,’’ ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu di bawah kepemimpinan Bupati Yopi Arianto terus melakukan berbagai langkah untuk terus meningkatkan kesehatan. Dari berbagai subindeks yang menjadi acuan penilaian terlihat bahwa upaya tidak cukup hanya melakukan pembangunan sarana fisik seperti puskesmas, puskesmas pembantu, rumah sakit dan sarana kesehatan lainnya.

‘’Tetapi juga harus menyangkut aspek mutu pelayanan yang di dalamnya juga termasuk mutu kualitas pelayanan kesehatan. Kami juga melakukan upaya promoter dan preventif kepada masyarakat sehingga mereka bisa memahami jenis-jenis penyakit dan bagaimana cara menghindarinya,’’ ucapnya.

Pada tingkat puskesmas yang sudah lama dibangun hampir semua yang selesai direhab. Satu puskesmas lagi yakni di Polak Pisang Kecamatan Kelayang akan juga direhab. Dalam rangka meningkatkan mutu dan jaminan pelayanan, dilakukan penilaian terhadap puskesmas melalui kareditasi yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan.

"Dari 18 puskesmas yang ada sebanyak 5 unit sudah terakreditasi dasar dan 12 lagi terakreditasi madya. Kita masih ada dua puskesmas lagi, tetapi karena merupakan puskesmas baru sehingga belum diakreditasi,’’ tegasnya.

Tahun 2019 ini Diskes Inhu berhasil membuat seluruh puskesmas memiliki izin operasi. Untuk tahun 2020 upaya menjadikan puskesmas sebagai badan layanan umum daerah (BLUD) juga akan dilakukan. Untuk fasilitas rawat inap, bisa diakses di 10 puskesmas. Peningkatan sarana dan prasarana juga dilakukan di rumah sakit. Bukan saja melakukan pembangunan gedung yang memadai bagi pasien untuk berobat, pemerintah kabupaten Indragiri Hulu terus melengkapi RSUD dengan peralatan yang dibutuhkan.

"Demikian pula halnya dengan tenaga medis seperti dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis,rekam medic dan sebagainya secara bertahap dilengkapi. Kami sudah mengajukan penerimaan calon pegawai negeri sipil di berbagai formasi tenaga medis yang sedang kita perlukan,’’ urai Elis Julinarti.

Dalam hal pembangunan nonfisik, Dinas Kesehatan Inhu secara berkesinambungan melakukan berbagai langkah. Misalnya dalam rangka program menurunkan angka kematian ibu dan anak, dilakukan melalui apa yang disebut sebagai Taburi (Tanggap ibu hamil berisiko tinggi). Bahkan untuk Taburi ini, Indragiri Hulu pernah menempati peringkat pertama terbaik di tingkat provinsi.

‘’Melalui Taburi kita bisa melakukan pemantauan hingga pengambilan lagkah-langkah penanganan terhadap ibu-ibu hamil yang memiliki risiko tinggi. Dari semua program yang kita jalankan terhadap pencegahan kematian ibu dan anak, alhamdullilah angkanya terus menurun,’’ tandasnya.

Upaya preventif agar masyarakat terhindar dari penyakit juga dilakukan dengan pemberian imunisasi, pemberian vitamin, gizi terutama kepada anak-anak yang mengalami malnutrisi hingga edukasi berprilaku hidup sehat. Pemerintah juga menyediakan pengobatan gratis untuk penderita TB paru, yakni berobat selama enam bulan tanpa dikenakan biaya. Guna mewujudkan masyarakat yang sehat, tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga diperlukan partisipasi masyarakat itu sendiri.

‘’Misalnya penyakit DBD bisa dihindari dengan membersihkan lingkungan dari potensi sarang nyamuk dan melakukan program 3M plus. Atau saat bencana asap melanda, kita sudah memiliki kontijensi untuk menghindarkan masyarakat dari dampak penyakit akibat asap. Termasuk juga masalah sanitasi yang menyangkut buang air besar. Untuk hal ini, Indragiri Hulu sudah memiliki 57 desa ODF dan 10 desa STBM,’’ ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu juga terus memastikan masyarakat terutama yang tidak mampu dari segi ekonomi untuk tetap mendapatkan akses kesehatan. Kepastian itu dilakukan melalui pemberian jaminan social kesehatan seperti BPJS. Pemerintah Inhu mengalokasikan dana BPJS Kesehatan kepada 81.000 orang yang kurang mampu agar mereka tetap bisa terlayani kesehatannya.

‘’Di tahun 2020, kita sedang mengupayakan agar Inhu bisa menjalankan universal health coverage atau UHC. UHC merupakan system penjaminan kesehatan yang memastikan semua orang menerima layanan kesehatan, promotif, kuratif dan rehabilitative bermutu dengan biaya terjangkau tanpa mengalami kekhawatiran terhadap biaya," jelasnya. (ADV Kominfo Inhu)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sidang Sengketa Pilkada di Riau Besok Dimulai
- Camat Pangkalan Lesung, Pelalawan Mengundurkan Diri
- DPC Partai Demokrat Pekanbaru Serahkan 1 Unit Ambulan Kepada Masyarakat
- Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih
- Sah, KPU Tetapkan Paslon Kasmarni-Bagus Terpilih Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis
- Ketua DPRD Feryandi Dukung Program PWI Inhil Periode 2020-2023
- Sengketa Pilkada, KPU di 5 Daerah di Riau Tunda Penetapan Kada Terpilih
- Ketua DPRD Inhil Bahas Peningkatan Jalan Bersama Kadis PU
- Iwan Patah Sebut Banjir Menahun di Pekanbaru Akibat tak Punya Master Plan
- Sidang di MK, Bawaslu Riau dan Bawaslu 5 Kabupaten Kota Susun Keterangan Tertulis
- DPRD Kabupaten Rohul Sahkan Perda MDTA dan Penyakit Menular
- 2021, Pemprov Riau Buatkan Fisik Prasarana Penunjang Gedung Kejati Rp6 Miliar
- PDIP Siapkan Robin Jadi Walikota Pekanbaru
- Mengenal Ahmad Tarmizi, Ketua DPW PKS Termuda se-Indonesia
- Seluruh DPC Sepakat Pilih Wahid Kembali Pimpin PKB Riau
- Terbukti Dukung Paslon di Pillada, Seorang PNS di Pelalawan di "Hadiahi" 4 Bulan Penjara
- Formatur Segera Bekerja, Pengurus PAN Riau Mendatang Lebih Ramping
- Dibubarkan Pemerintah, Pengurus Turunkan Sendiri Plang FPI Inhil
- Vedio Panas Mirip Anggota Dewan Pelalawan, Ketua LAMR: Sebaiknya Mundur Saja
- Selama 2020, DPRD Rohul Sahkan 7 Ranperda Menjadi Perda dan Dua Lagi Menyusul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com