Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Januari 2021 09:53
Lagi, Warga Bengkalis Meninggal Dunia karena Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 07:19
Kembali Pelaku Judi Shie Jie Togel Diringkus Polsek Keritang, Inhil

Selasa, 26 Januari 2021 07:16
Dihadiri Berbagai Pihak, Dandim Resmi Lapangan Tembak Baru Kodim 0314 Inhil

Senin, 25 Januari 2021 20:27
Besok Disiidangkan MK, KPU Meranti Siap Paparkan Fakta dan Data

Senin, 25 Januari 2021 20:23
Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan

Senin, 25 Januari 2021 20:20
Achizul Hendri Nahkodai Kadin Kota Pekanbaru

Senin, 25 Januari 2021 19:52
DPRD Riau Sebut Inilah Pemilihan Komisaris BUMD Terburuk

Senin, 25 Januari 2021 19:38
Pasien Positif Covid - 19 di Kuansing Sembuh 4 Orang

Senin, 25 Januari 2021 19:36
Dugaan Korupsi Dana Bankeu RSUD Indrasari Rengat, Jaksa Periksa Plt Kadis PMD Pemkab Inhu

Senin, 25 Januari 2021 18:27
Pengangkatan Komisaris dan Direksi 2 BUMD Riau, FKPMR Nyatakan Sikap

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 Pebruari 2020 09:19
Pemprov Riau Berupaya Kembalikan Kejayaan Ikan di Riau

Gubri mengatakan Pemprov Riau ingin mengembalikan kejayaan ikan di daerah ini. Hal ini disampaikannya saat temu ramah dengan Mahasiswa Perikanan Indonesia Wilayah I Sumatera.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan terus berupaya untuk mengembalikan kejayaan penghasilan ikan yang ada di Riau.

Ia menuturkan, rencana tersebut berdasarkan sejarah Riau pada masa dahulu. Dimana Provinsi Riau tepatnya di perairan Bagansiapiapi sempat menjadi penghasil ikan terbesar di Indonesia bahkan di dunia.

Ia juga mengatakan, Pemprov Riau akan memikirkan bagaimana meningkatkan penghasilan ikan di kolaborasikan dengan pariwisata, sehingga melalui hal tersebut akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat tempatan.

Hal tersebut disampaikan Syamsuar saat menjamu Mahasiswa Perikanan dalam agenda acara temu ramah bersama Mahasiswa Perikanan Indonesia Wilayah I Sumatera, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi Provinsi Riau, Rabu malam (26/2/2020).

"Kami ingin mengembalikan kejayaan itu, nelayan juga harus sejahtera jangan sampai toke saja yang kaya masyarakat penghasilannya segitu saja," ucapnya.

Syamsuar menjelaskan, Provinsi Riau termasuk daerah yang cukup luas kawasan perairannya yang berbatasan langsung dengan perairan Malaysia. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Riau untuk memajukan sektor perikanannya.

Menurut Gubri, sejauh ini tangkapan ikan di Riau masih banyak, namun tidak seimbang antara pendapatan ikan oleh nelayan dibandingkan dengan produk yang didapatkannya.

"Perairan kita memang luas, tapi hasilnya belum nampak. Nelayan pernah curhat, ikan mereka dibeli oleh toke dengan harga murah kemudian dijual ke negara tetangga dan nelayan tidak bisa menolak karena tidak ada pasar lain sementara uangnya butuh," katanya.

Sebut Syamsuar, sebagai daerah yang berbatasan dengan negara luar, tantangan terbesar dibidang perikanan saat ini adalah berurusan dengan toke yang telah lama berkecimpung di perikanan yang menjual ikannya ke negara tetangga tanpa melalui pengawasan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Sehingga mengakibatkan hasil ikan Riau dinikmati orang luar, sementara masyarakat Riau sendiri hanya mendapatkan bagian dari ikan-ikan kecil yang didapatkan nelayan.

"Ada empat pulau luar kita yang berbatasan dengan negara tetangga, aksesnya sangat mudah sekali untuk membawa hasil ikan kita ke negara mereka," ujar Syamsuar.

Melalui kesempatan tersebut, Gubri juga mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersatu padu dalam mengembalikan kejayaan perikanan di Riau, dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan di Riau.

"Mari sama-sama kita kembalikan Riau sebagai penghasil ikan terbesar di Indonesia bahkan Dunia," tutupnya. (mok/adv)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sidang Sengketa Pilkada di Riau Besok Dimulai
- Camat Pangkalan Lesung, Pelalawan Mengundurkan Diri
- DPC Partai Demokrat Pekanbaru Serahkan 1 Unit Ambulan Kepada Masyarakat
- Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih
- Sah, KPU Tetapkan Paslon Kasmarni-Bagus Terpilih Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis
- Ketua DPRD Feryandi Dukung Program PWI Inhil Periode 2020-2023
- Sengketa Pilkada, KPU di 5 Daerah di Riau Tunda Penetapan Kada Terpilih
- Ketua DPRD Inhil Bahas Peningkatan Jalan Bersama Kadis PU
- Iwan Patah Sebut Banjir Menahun di Pekanbaru Akibat tak Punya Master Plan
- Sidang di MK, Bawaslu Riau dan Bawaslu 5 Kabupaten Kota Susun Keterangan Tertulis
- DPRD Kabupaten Rohul Sahkan Perda MDTA dan Penyakit Menular
- 2021, Pemprov Riau Buatkan Fisik Prasarana Penunjang Gedung Kejati Rp6 Miliar
- PDIP Siapkan Robin Jadi Walikota Pekanbaru
- Mengenal Ahmad Tarmizi, Ketua DPW PKS Termuda se-Indonesia
- Seluruh DPC Sepakat Pilih Wahid Kembali Pimpin PKB Riau
- Terbukti Dukung Paslon di Pillada, Seorang PNS di Pelalawan di "Hadiahi" 4 Bulan Penjara
- Formatur Segera Bekerja, Pengurus PAN Riau Mendatang Lebih Ramping
- Dibubarkan Pemerintah, Pengurus Turunkan Sendiri Plang FPI Inhil
- Vedio Panas Mirip Anggota Dewan Pelalawan, Ketua LAMR: Sebaiknya Mundur Saja
- Selama 2020, DPRD Rohul Sahkan 7 Ranperda Menjadi Perda dan Dua Lagi Menyusul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com