Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin

Rabu, 14 April 2021 09:44
Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala

Rabu, 14 April 2021 09:43
Trauma Angin Kencang, Warga Kuansing Cemas Setiap Hujan Deras

Selasa, 13 April 2021 23:23
Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 Pebruari 2020 09:19
Pemprov Riau Berupaya Kembalikan Kejayaan Ikan di Riau

Gubri mengatakan Pemprov Riau ingin mengembalikan kejayaan ikan di daerah ini. Hal ini disampaikannya saat temu ramah dengan Mahasiswa Perikanan Indonesia Wilayah I Sumatera.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan terus berupaya untuk mengembalikan kejayaan penghasilan ikan yang ada di Riau.

Ia menuturkan, rencana tersebut berdasarkan sejarah Riau pada masa dahulu. Dimana Provinsi Riau tepatnya di perairan Bagansiapiapi sempat menjadi penghasil ikan terbesar di Indonesia bahkan di dunia.

Ia juga mengatakan, Pemprov Riau akan memikirkan bagaimana meningkatkan penghasilan ikan di kolaborasikan dengan pariwisata, sehingga melalui hal tersebut akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat tempatan.

Hal tersebut disampaikan Syamsuar saat menjamu Mahasiswa Perikanan dalam agenda acara temu ramah bersama Mahasiswa Perikanan Indonesia Wilayah I Sumatera, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi Provinsi Riau, Rabu malam (26/2/2020).

"Kami ingin mengembalikan kejayaan itu, nelayan juga harus sejahtera jangan sampai toke saja yang kaya masyarakat penghasilannya segitu saja," ucapnya.

Syamsuar menjelaskan, Provinsi Riau termasuk daerah yang cukup luas kawasan perairannya yang berbatasan langsung dengan perairan Malaysia. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Riau untuk memajukan sektor perikanannya.

Menurut Gubri, sejauh ini tangkapan ikan di Riau masih banyak, namun tidak seimbang antara pendapatan ikan oleh nelayan dibandingkan dengan produk yang didapatkannya.

"Perairan kita memang luas, tapi hasilnya belum nampak. Nelayan pernah curhat, ikan mereka dibeli oleh toke dengan harga murah kemudian dijual ke negara tetangga dan nelayan tidak bisa menolak karena tidak ada pasar lain sementara uangnya butuh," katanya.

Sebut Syamsuar, sebagai daerah yang berbatasan dengan negara luar, tantangan terbesar dibidang perikanan saat ini adalah berurusan dengan toke yang telah lama berkecimpung di perikanan yang menjual ikannya ke negara tetangga tanpa melalui pengawasan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Sehingga mengakibatkan hasil ikan Riau dinikmati orang luar, sementara masyarakat Riau sendiri hanya mendapatkan bagian dari ikan-ikan kecil yang didapatkan nelayan.

"Ada empat pulau luar kita yang berbatasan dengan negara tetangga, aksesnya sangat mudah sekali untuk membawa hasil ikan kita ke negara mereka," ujar Syamsuar.

Melalui kesempatan tersebut, Gubri juga mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersatu padu dalam mengembalikan kejayaan perikanan di Riau, dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan di Riau.

"Mari sama-sama kita kembalikan Riau sebagai penghasil ikan terbesar di Indonesia bahkan Dunia," tutupnya. (mok/adv)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Selama Ramadan, DPRD Pekanbaru Minta PLN Tidak Lakukan Pemadaman
- Menjelang PSU Pilkada Rohul 2020, AKBP Taufiq Berharap Penyelenggara Profesional
- Reses Masa Sidang ke I DPRD Kuansing, Jefri Antoni Serap Aspirasi Masyarakat Pulau Kumpai
- Arungi Sungai, KPUD Kampar Sosialisasi ke Desa Terisolir 
- Pengerjaan IPAL Semrawut, Komisi IV DPRD Pekanbari Panggil Kontraktor
- Anggarkan Rp 302 Juta, KPU Inhu Tidak Cetak Kertas Suara Pada PSU
- Waka DPRD Pekanbaru Tinjau Rumah Warga Longsor di Padang Terubuk
- Hindari Kerumunan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pasar Ramadhan Perlu Ditata
- DPRD Riau Minta PT PSJ Bertanggung Jawab Atas Nasib Koperasi di Gondai
- Reses di Pematang Pudu, Bengkalis, Syaiful Ardi Janji Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
- Berita dan Video,
Reses dan Silaturrahmi Aleg DPRD di Duri Dipadati Ribuan Masyarakat dan Anak Yatim

- Aklamasi, Arsadi Pimpin Partai Golkar Inhu
- Musda Golkar Inhu Dijaga Ketat Aparat Keamanan
- Gelar Reses, Khairul Umam Keliling Mandau untuk Serap Aspirasi
- PDIP Pelalawan Nyatakan Legislatornya Terlibat Video Mesum Bersalah
- 3 Kecamatan Kebanjiran, Handani Sebut Penko Pekanbaru Lambat Salurkan Bantuan
- Anggota DPRD Kota Pekanbaru Sarankan Pemko Lakukan Normalisasi Anak Sungai
- Wacana Pemekaran, Bapemperda DPRD Bengkalis Himbau RT Hingga Camat Ajukan Usulan
- Dewan Berharap Masyarakat Riau Lapisan Bawah Juga Divaksin dan Tanpa Biaya
- Jelang Ramadan, DPRD Ingatkan Satpol dan Polisi Gelar Operasi di Tempat Hiburan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com