Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 5 Desember 2020 15:28
Pasien Positif Covid-19 di Kuansing Hari ini Kembali Nihil

Sabtu, 5 Desember 2020 15:27
Ibunda Pj. Bupati Tutup Usia, Dandim 0303/Bengkalis Sampaikan Belasungkawa

Sabtu, 5 Desember 2020 15:06
Pilkada, Bawaslu Bengkalis Ingatkan Paslon Patuhi Aturan

Sabtu, 5 Desember 2020 14:51
726 Lulusan Umri Diwisuda, Acrom Casani Tampil sebagai Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 5 Desember 2020 13:25
Optimis Menangi Pilkada Pelalawan, Tim HT Fokus Kawal Pencoblosan 9 Desember

Sabtu, 5 Desember 2020 12:44
Polres Inhil Gelar Pengamanan Perlintasan Persepeda di Tembilahan

Sabtu, 5 Desember 2020 12:41
Kabur ke Sumbar, Polda Riau Tangkap Pelaku Penganiaya Guru Ngaji Pesantren TDM

Sabtu, 5 Desember 2020 10:24
Utusan Riau Juara III Seleksi Abdiyasa Teladan Tingkat Nasional

Sabtu, 5 Desember 2020 08:12
Merasa Difitnah, Hendri Along Bersiap Lapor ke Polisi

Sabtu, 5 Desember 2020 07:25
Diduga Ungkapan SARA, Timses AMAN Diperiksa Polda Riau

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 10 Mei 2020 17:07
Dugaan Pencemaran Udara, DPRD Inhu Laporkan PT PAS

DPRD Inhu menindak lanjuti temuan dugaan pencernaan udara oleh PT PAS. Dewan melaporkan ke Dirjen Gakkum KLHK di Jakarta.

Riauterkini-RENGAT-Pasca temuan adanya dugaan pencemaran udara yang dilakukan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Persada Agro Sawita (PT PAS) dengan cara membakar Janjang Kosong (Jankos), ditindak lanjuti Komisi III DPRD Inhu dengan melakukan pelaporan pada Dirjen Gakkum KLHK di Jakarta.

Ditindak lanjutinya temuan dugaan pencemaran udara yang dilakukan PT PAS dengan cara membakar Jankos, dengan melakukan pelaporan pada Dirjen Gakkum KLHK di Jakarta disampaikan Elda Suhanura Sekretaris Komisi III DPRD Inhu pada awak media, Ahad (10/5/20).

"Temuan dilapangan akan kita bawa dalam rapat komisi, kita kaji dan telaah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terutama Undang-Undang dan Permen Lingkungan Hidup, jika diperlukan kita akan undang pihak terkait. Rekomendasi komisi kita Laporkan ke Dirjen Gakkum KLHK di Jakarta terkait dugaan pencemaran udara yang di lakukan PT PAS dengan cara membakar Jankos." ujarnya.

Pembakaran jankos yang dilakukan PKS dengan metode yang tidak tepat akan menghasilkan asap tebal dan dipastikan menimbulkan ekses negatif, diantaranya dapat mengakibatkan kerusakan ekologi lingkungan dan ekosistem serta menyebabkan pencemaran polusi udara berupa asap. Ungkapnya.

Guna menindak lanjuti temuan dugaan pencemaran udara yang dilakukan PT PAS dengan cara membakar Jankos, dilakukan Komisi III DPRD Inhu dengan mentelaah dan mempelajari hasil temuan tersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan lingkungan hidup.

"Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku yang terkait dengan lingkungan hidup, Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 Tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan peraturan menteri LH lainnya telah diatur dengan tegas dan jelas standar baku mutu udara ambien dengan parameter ambang batas yang dibenarkan. Karena DLH kabupaten Inhu belum memiliki personil PPLHD maka kami akan laporkan langsung, hasil rekomendasi kami ke Dirjen Gakkum KLHK," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, ditindak lanjutinya dugaan pencemaran udara yang dilakukan PT PAS dengan cara membakar Jankos ke Dirjen Gakkum KLHK di Jakarta oleh Komisi III DPRD Inhu, dilakukan setelah Komisi III DPRD Inhu melakukan Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Persada Agro Sawita (PT PAS) yang berlokasi di Kecamatan Rengat Barat, Inhu pada Rabu (6/5/20).

Dalam Sidak yang dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Inhu Taufik Hendri yang didampingi lengkap oleh seluruh anggota Komisi III DPRD Inhu, menemukan langsung langsung proses pembakaran Jankos dengan menggunakan inselator hingga menimbulkan asap tebal yang membumbung tinggi.

"Secara kasat mata dugaan ini jelas pencemaran udara, karena hasil pembakaran Jankos di inselator ini menimbulkan asap tebal yang membumbung ke udara. Dan setau kami Jankos ini tidak boleh dihancurkan dengan cara dibakar. Hasil pembakaran Jankos dalam jumlah besar yang dilakukan secara berjam-jam setiap harinya yang dilakukan PT PAS ini tentunya akan menimbulkan dampak yang mengganggu kesehatan, kita bisa liat tebalnya asap dari hasil pembakaran Jankos tersebut. Untuk itu temuan ini akan kami tindak lanjuti hingga ke KLHK di Jakarta," jelas Taufik Hendri Ketua Komisi III DPRD Inhu saat itu. *** (guh)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pilkada, Bawaslu Bengkalis Ingatkan Paslon Patuhi Aturan
- Optimis Menangi Pilkada Pelalawan, Tim HT Fokus Kawal Pencoblosan 9 Desember
- Rajut Optimis Raih Minimal 45 Persen Suara dalam Pilkada Inhu
- Bawaslu RI-Kapolda Riau Lepas 50 Armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu
- Survey Charta Politika: Zukri-Nasarudin Unggul di Pilkada Pelalawan
- Ridi-Habibi Siap Sulap Pangkalan Kerinci Jadi Icon Pelalawan
- Polres dan Bawaslu Gelar Apel Siaga Anti Money Politic
- Pengamat Politik Sebut Visi Misi Halim-Komperensi Sesuai Kebutuhan Masyarakat
- Besok, Bawaslu dan Polisi se Riau Patroli Money Politik
- GPBR Laporkan Kejanggalan Ijazah Dua Cabup Rohil ke Polda dan Kejati Riau
- Diduga Dukung Paslon, Tim Pengacara KBS Minta Bawaslu Tindak PD
- Divonis Bersalah, Sekretaris Nahdatul Ulama Inhu Banding
- IPKR Inhil Tolak Tegas Wacana Pelarangan Ekspor Kelapa ke Luar Negeri
- Prioritas Tetap Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan,
Wakil Ketua DPRD Riau Sahkan APBD Riau 2021 Rp9,32 Triliun

- Dugaan Halangi-halangi Kampanye, Sentra Gakkumdu Bengkalis Naikkan Status ke Penyidikan
- Pilkada Bengkalis, APK Paslon "Berserak" di Jalan Tak Kunjung Ditertibkan
- Hamdani Reses di Perumahaan Dwi Utama Permai, Masyarakat Keluhkan Tapal Batas, Dan Pengurusan KTP
- Terima APBD 2021, Fraksi PKB DPRD Inhu Tidak Tanggung Jawab Atas Anggaran BTT
- Insentif RT/RW belum Dibayarkan, DPRD Pekanbaru Segera Panggil Pemkot
- Mursini-Indra Putra Berburu Waktu Memenuhi Antusias Pendukung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com