Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Agustus 2020 22:21
Inovasi Diskominfopers Inhil,
INPAS, Integrasi Bilik Data dan Informasi Menuju 'Kabupaten Informatif'


Kamis, 13 Agustus 2020 20:42
Putusan Inkrah, Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri

Kamis, 13 Agustus 2020 20:37
Saksi Sebut Eet Jemput Uang PT CGA ke Surabaya

Kamis, 13 Agustus 2020 20:32
Tambah 68, Kasus Covid-19 di Riau Kembali Meledak

Kamis, 13 Agustus 2020 19:04
Rencanakan Bom Bunuh Diri, 5 Teroris Diringkus di Kampar

Kamis, 13 Agustus 2020 18:24
Usut Dugaan Pemerasan oleh Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMP dari Inhu

Kamis, 13 Agustus 2020 16:49
DPRD Pekanbaru Dorong Pemko Bisa Atur Aktivitas Imigran

Kamis, 13 Agustus 2020 16:48
Pembelajaran Tatap Muka,
Disdik Bengkalis Masih Menunggu Rekomendasi Gugus Tugas


Kamis, 13 Agustus 2020 16:45
Team RSPA Pelalawan Taja Dikmas Lantas Di SMP N 1 Pangkalan Kerinci

Kamis, 13 Agustus 2020 16:34
Warga Kuala Sebatu, Inhil Tangkap Buaya Sepanjang 3 Meter

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 Juni 2020 21:58
KPU Riau Gelar Apel Akbar Badan Adhoc PPK se-Riau

KPU Riau menggelar apel akbar badan Adhoc PPK se-Riau. Apel digelar untuk mengantisipasi pelanggaran pemilihan.

Riauterkini-PEKANBARU-KPU Riau menyelenggarakan Rapat Akbar Badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Provinsi Riau. Kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari Divisi SDM KPU Riau.

Nugroho Noto Susanto, selaku ketua Divisi SDM KPU Riau menyampaikan bahwa acara Apel Akbar bertema "SDM Berintegritas Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 berkualitas" ini dilakukan sebagai bentuk penguatan integritas dan peningkatan kapasitas SDM seluruh anggota Badan Adhoc se-Provinsi Riau.

Menurut Nugi, sapaan akrabnya, dua kata itu merupakan kunci keberhasilan demokrasi yang dipilih sebagai sistem politik bangsa Indonesia. SDM Penyelenggara yang berintegritas, berhubungan positif dengan terselenggaranya Pemilihan yang berkualitas.

Dari tema tersebut, variabel utama dari kesuksesan penyelenggaraan pemilihan serentak lanjutan 2020 adalah penyelenggara pemilu. Berkaca dari pengalaman pemilu atau pemilihan sebelumnya, masih ditemukan potensi pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi pelanggaran pemilihan, maka KPU Riau menyelenggarakan Apel Akbar.

Ilham M Yasir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah dimulainya kembali tahapan pemilihan 2020 maka semua penyelenggara pemilu, lebih-lebih badan Adhoc harus benar-benar serius memikirkan bagaimana menyukseskan pemilihan serentak lanjutan 2020. Tahapan yang di depan mata adalah verifikasi faktual bapaslon perseorangan, pembentukan PPDP, pemutakhiran data pemilih dan seterusnya.

"Karena itu, fungsi koordinasi, konsolidasi, dan penguatan SDM seluruh anggota Badan Adhoc merupakan pekerjaan yang harus dilaksanakan. Apel Akbar Badan Adhoc PPK se-Provinsi Riau merupakan tanda bahwa seluruh Anggota Badan Adhoc di lingkungan KPU telah siap melaksanakan pemilihan serentak lanjutan 2020 yang telah dimulai kembali tahapannya pada 15 Juni 2020," terangnya.

Apel Akbar tersebut, diikuti oleh Ketua KPU Riau, Ilham M. Yasir, dan anggota KPU Riau Firdaus, Joni Suhaidi, Nugroho Noto Susanto, dan Abdurahman. Secara khusus, hadir dalam kesempatan itu Ketua Divisi SDM KPU Republik Indonesia, Ilham Saputra, dan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan.

Sementara peserta Apel Akbar adalah seluruh Anggota dan sekretaris KPU Riau, dan secretariat divisi SDM, Ketua dan anggota KPU Kabupaten-Kota se-Provinsi Riau yang menyelenggarakan Pilkada berjumlah 54 orang, Anggota PPK se-Provinsi Riau di Sembilan Kabupaten/Kota berjumlah 580 orang yang berasal dari 116 Kecamatan. Sementara Anggota Panitia Pemungutan Suara di tingkat Desa/Kelurahan juga diminta mengikuti Apel Akbar melalui siaran langsung akun resmi Face Book (FB) KPU Riau. Total anggota PPS tersebut adalah 3870 orang yang tersebar 1290 Desa/Kelurahan.

Kegiatan ini merupakan acara terbesar forum daring yang pernah diselenggarakan oleh penyelenggara pemilu di Provinsi Riau. Kegiatan Apel Akbar dilakukan melalui aplikasi zoom meeting, yang disambungkan secara langsung melalui akun Facebook resmi KPU Riau. Metode forum yang dilakukan adalah adanya paparan materi dari narasumber, dan tanya jawab per materi sehingga terdapat pendalaman materi.

Ketua Divisi SDM KPU RI, Ilham Saputra dalam paparan materinya menyampaikan bahwa pemilihan berintegritas dan pemilihan berkualitas akan terwujud dengan terpenuhinya syarat berupa Penyelenggara Pemilu yang kompeten, kredibel & berintegritas; Pemilih yang berdaulat & berintegritas; Dukungan pemerintah yang Berintegritas; Peserta pemilu/pemilihan yang berintegritas dan masyarakat sipil yang berintegritas.

"Tanpa dukungan semua pihak tersebut, niscaya sulit terwujud pemilihan yang berkualitas. Dalam konteks penyelenggara pemilu, aspek kompetensi merupakan hal penting yang perlu diperhatikan oleh seluruh penyelenggara pemilu, tak terkecuali Badan Adhoc. Kompetensi meliputi pengetahuan (Knowledge), keahlian (Skill), dan sikap (Attitude). Ketiga unsur itu akan membentuk integritas diri," katanya.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusan, memberi apresiasi atas terselenggaranya Apel Akbar tersebut.

"Saya merasa tersanjung dan terhormat dijemput dalam acara penting ini", ujarnya.

Rusidi Rusdan menekankan bahwa pentingnya pelibatan Bawaslu dalam kegiatan KPU, begitu pula sebaliknya bertujuan untuk membangun koordinasi antara dua lembaga penyeleggara pemilu.

"Kita bersyukur, di Provinsi Riau, hubungan dua lembaga ini berjalan dengan baik. Patut dijadikan pikiran bersama bahwa masih terdapat laporan masyarakat ke Bawaslu tentang adanya dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Pelanggaran itu di antaranya dilakukan oleh Anggota Badan Adhoc. Untuk itu, saya mengimbau dan sekaligus memberi peringatan kepada seluruh badan Adhoc se-PRovinsi Riau agar jangan mencoba-coba bermain mata dengan calon kepala daerah, apalagi menyukseskan nya dengan melakukan upaya manipulasi suara di tingkat TPS," lanjutnya.

Rusidi mengajak seluruh badan Adhoc untuk sama-sama menyukseskan pemilihan di Sembilan daerah se-Provinsi Riau.*(H-we)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- DPRD Pekanbaru Dorong Pemko Bisa Atur Aktivitas Imigran
- Sekwan Akui Sedang Proses Syahroni Tua untuk PAW Almarhum Dedet di DPRD Riau
- PKB Doakan Kasmarni Jadi Bupati Perempuan Pertama di Riau
- Dewan Minta Pemko Pekanbaru Garap PAD Pajak yang Belum Optimal
- 51.520 Pemilih TMS di Riau Masuk A-KWK
- Pilkada Bengkalis, Kade-Iyet Bustami Dapat Dukungan PDIP
- Didukunh PDIP, PPP dan PKB, Zukri-Nasar Melenggang ke Pilkada Pelallawan
- Berbalut Coffee Morning, Giyatno Gelar Silaturrahmi Bareng Wartawan di Duri
- Ketua Koalisi HT Minta Pemda Pelalawan Netral di Pilkada Desember 2020
- DPRD Kota Pekanbaru Usulkan Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal
- Plt Bupati Bengkalis Masuk Bui, Tokoh Masyarakat Mandau Prihatin
- Syamsuar Buka Musda, Andi Putra Kembali Pimpin Golkar Kuansing
- Pilkada Bengkalis, Lima Parpol Deklarasi Siap Menangkan Pasangan KBS
- Penderita Gizi Buruk di Pekanbaru Capai 1.248 Kasus, DPRD: Harusnya Ini Tidak Terjadi
- Syahrul Aidi Tunjukkan Abrasi Terparah di Inhu-Kuansing ke Kepala Balai Sungai KemenPUPR
- Musda V, Golkar Kuansing Buka Pendaftaran Calon Ketua
- Direkomendasi Partai Demokrat, Irjen Pol Wahyu Adi Siap Maju di Pilkada Inhu
- Dewan Pekanbaru Minta Rumah Sakit Tidak Mendiiskriminasikan Pasien BPJS
- Tengku Azmun dan Marwan Ibrahim Perkuat HT Hadapi Pilkada Pelalawan
- Petakan Abrasi, Anggota DPR RI Fraksi PKS Tinjau Abrasi di Inhu dan Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com