Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 9 Agustus 2020 18:01
Terlantar di Duri, TRC PPAI dan Srikandi Masuri Selamatkan Wanita Diduga ODGJ ke Rohul

Ahad, 9 Agustus 2020 17:53
Paripurna HUT ke 63 Riau, 8 Orang Anggota DPRD tak Hadir

Ahad, 9 Agustus 2020 17:51
Razia Hotel Melati, Dewan Dukung Kerja Satpol PP Pekanbaru

Ahad, 9 Agustus 2020 13:15
Dapat Dana BOSDA Riau, Gubri Minta Sekolah Swasta tak Pungut Uang SPP.

Ahad, 9 Agustus 2020 11:44
Paripurna HUT ke-63 Riau, Gubri Ajak Perkuat Ketahanan Ekonomi

Sabtu, 8 Agustus 2020 19:07
Penderita Gizi Buruk di Pekanbaru Capai 1.248 Kasus, DPRD: Harusnya Ini Tidak Terjadi

Sabtu, 8 Agustus 2020 19:06
Tambahan 50 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Terbanyak Siak dan Pekanbaru

Sabtu, 8 Agustus 2020 16:27
Syahrul Aidi Tunjukkan Abrasi Terparah di Inhu-Kuansing ke Kepala Balai Sungai KemenPUPR

Sabtu, 8 Agustus 2020 16:26
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lurah Talang Mandi Serahkan Alat Penyemprot dan Disinfektan

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:20
Musda V, Golkar Kuansing Buka Pendaftaran Calon Ketua

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 2 Juli 2020 12:59
Jumlah Terbatas, Dewan Himbau Murid Kaya Pilih Sekolah Swasta

Anggota DPRD Pekanbaru menghimbau masyarakat ekonomi mapan sekolahkan anak di swasta. Sekolah negeri jumlahnya terbatas.

Riauterkini-PEKANBARU-DPRD Kota Pekanbaru menghimbau bagi orang tua yang memiliki latar ekonomi yang serba berkecukupan untuk dapat berlapang dada dengan memasukkan anaknya di sekolah swasta.

Hal tersebut dikarenakan keterbatasan sekolah dan jumlah ruangan kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Pekanbaru.

"Mau gak mau orang tua yang memiliki ekonomi lebih baik harus menerima dan menempatkan anak didiknya di sekolah-sekolah swasta," ujar Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Yasser Hamidy, Kamis (2/7/2020).

Lanjut Yasser, dirinya tak menampik bahwa untuk dapat bersekolah di sekolah swasta wali murid atau orang tua harus merogoh kocek yang cukup dalam jika dibandingkan dengan sekolah negeri.

"Mau gak mau harus menerima kenyataan, dan kita berharap pihak sekolah juga jujur dalam penerimaan siswa baru di tingkat SD dan juga SMP," Singkat politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (parlementaria)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Penderita Gizi Buruk di Pekanbaru Capai 1.248 Kasus, DPRD: Harusnya Ini Tidak Terjadi
- Syahrul Aidi Tunjukkan Abrasi Terparah di Inhu-Kuansing ke Kepala Balai Sungai KemenPUPR
- Musda V, Golkar Kuansing Buka Pendaftaran Calon Ketua
- Direkomendasi Partai Demokrat, Irjen Pol Wahyu Adi Siap Maju di Pilkada Inhu
- Dewan Pekanbaru Minta Rumah Sakit Tidak Mendiiskriminasikan Pasien BPJS
- Tengku Azmun dan Marwan Ibrahim Perkuat HT Hadapi Pilkada Pelalawan
- Petakan Abrasi, Anggota DPR RI Fraksi PKS Tinjau Abrasi di Inhu dan Kuansing
- Poros Baru Pilkada Bengkalis 2020, Normansyah - Ridwan Yazid Maju untuk Menang
- Anggota DPD RI Berkunjung ke Bawaslu Kuansing
- Punya Hak Pilih, Miniso Rangkul Penyandang Tuna Rungu Empat Kecamatan di Bengkalis
- Dewan Perlu Laporan Rencana Penko Mulai Sekolah Tatap Muka Bergantian
- Koordinasi dengan KPU Pelalawan, KPID Riau Siap Sukseskan Pilkada Serentak di 9 Kabupaten Kota
- Kantongi SK PKS-PAN, EZA Langsung Tancap Gas Menuju Pilkada Dumai
- Dewan Minta Wako Beri Bukti Bukan Sekedar Janji Atasi Banjir
- Tanggung Jawab Moral, PKB Bengkalis Siap Perjuangkan Duet Kasmarni-Bagus
- Langgar Netralitas Dua ASN Inhu Dilaporkan Ke KASN
- Komisi III dan IV DPRD Pekanbaru Cek Dugaan RS Awal Bros Pemicu Banjir
- Demokrasi di Riau Kategori Level Sedang
- Anggota DPRD Pekanbaru Kritik Wacana Sanksi Denda Warga Tak Pakai Masker
- Praktisi Hukum Minta KPU Bengkalis Ketat Seleksi Calon Peserta Pilkada


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com