Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 September 2020 21:32
Wacana Duri Timur Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid - 19 di Bengkalis Disambut Aksi Protes

Selasa, 22 September 2020 20:20
Satgas Turun ke Jalan Cek Warga Bengkalis Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Selasa, 22 September 2020 19:23
5.701 Kasus, Lemahnya Kesadaran Protokol Kesehatan Sebabkan Kasus Cobid Meningkat

Selasa, 22 September 2020 19:09
Diduga Jatuh dari Pohon, Pria Penjerat Burung di Bathin Solapan, Bengkalis Tewas

Selasa, 22 September 2020 18:51
Satgas Pemburu Teking Covid-19 Mulai Aksi, Kapolres Rohul Ingatkan Masyarakat Pakai Masker

Selasa, 22 September 2020 18:03
Ratusan Pekerja PT Padasa Enam Utama Dirikan Tenda di Disnakertran Riau

Selasa, 22 September 2020 17:29
Polres Inhil Berhasil Gagalkan Penyeludupan Ratusan Kardus Miras

Selasa, 22 September 2020 17:25
Disdukcapil Pelalawan Tutup, 4 Pegawai Terpapar Covid-19

Selasa, 22 September 2020 17:06
Cegah Covid-19 Meluas, BPBD Rohul Kembali Bagikan Ribuan Masker Gratis

Selasa, 22 September 2020 16:40
Jalan Penghubung Tiga Desa di Siakkecil, Bengkalis Belumpow

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juli 2020 16:13
Jika Tak Mau Masuk Pasar Higienis, Dewan Sarankan PKL Jalan Teratai Diberikan Sanksi

Komisi IV akan turun ke lokasi untuk menemui para pedagang guna mengetahui apa penyebab dari pedagang hingga saat ini enggan untuk berjualan di dalam pasar higienis.

Riauterkini-PEKANBARU-Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT meminta Satpol PP Kota Pekanbaru menyelesaikan persoalan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Teratai.

Ia menyebutkan di Jalan Teratai sebenarnya ada pasar higienis yang dibangun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Bangunan pasar merupakan bekas Sekolah Dasar Negeri 019 Pekanbaru.

Sudah beberapa kali upaya pemerintah untuk merelokasi pedagang ke pasar itu. Namun sampai sekarang pedagang masih berjualan di pinggir dan sepanjang Jalan Teratai.



Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roni Pasla meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mendata pedagang terlebih dahulu.

"Kalau sudah didata dan diberikan tempat yang layak namun pedagang masih kembali lagi berjualan di pinggir jalan, wajib disanksi. Kalau tidak Kota kita tidak akan pernah membaik," Jelas Roni, Rabu (29/07/2020).

Pasar Higienis sendiri sejatinya disediakan oleh Pemko Pekanbaru untuk menampung para pedagang yang biasa berjualan di pinggir jalan namun ekspetasi dari Pemko Pekanbaru tidak berjalan mulus lantaran para pedagang enggan menempati pasar higienis yang juga masih satu komplek dengan pasar Teratai atau Pasar Kodim tersebut.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan pihaknya melalui Komisi IV akan turun ke lokasi untuk menemui para pedagang guna mengetahui apa penyebab dari pedagang hingga saat ini enggan untuk berjualan di dalam pasar higienis.

"Nanti akan kita lihat regulasinya dan akan kita cari tahu kenapa para pedagang enggan menempati pasar higienis, apakah sewa mahal atau seperti apa nanti akan kita telusuri. Karena tidak mungkin jika sudah ada tempat yang layak tapi pedagang enggak mau, saya pikir tidak ada alasan bagi pedagang untuk menolak menempati pasar higienis tersebut," pungkasnya. (Parlementaria)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pilkada, Anggota PWI Diingatkan Jaga Netralitas
- Sudin 789/2020, Bacalon Meranti Terancam Diganti
- Said Arif Fadillah-Sujarwo Lirik Dukungan PBB
- Keberatan Gelar Bundo Kanduang Dipolitisir, IWMR Riau Angkat Bicara
- Pikada Serentak, KPU Umumkan DPS Hingga 28 September 2020
- Pilkada Serentak, 28 TPS Rohil Sangat Rawan
- Diduga untuk Kegiatan Politik, Warga Net Ramai Bahas Nopol Mobnas Pemkab Pelalawan Dipalsukan
- Ketua DPRD Inhu Bantah Dewan Tidak Bahas APBD Perubahan 2020
- Diduga Langgar Netralitas, Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diperiksa Bawaslu
- Soal Kampanye Konser, KPU Batasi Massa
- Pilkada Bengkalis, Soal Ijazah Paket C Iyeth Bustami di KPU Dipertanyakan
- 312 Konflik Lahan di Riau Dilaporkan Syahrul Aidi di Sidang DPR
- DPRD Inhu Minta Sanksi Terhadap Tenaga Medis RSUD Indrasari Tidak Diberlakukan
- Pilkada Serentak di Riau, KPU Tetapkan 2,450,166 Pemilih
- Sajidin Bangun Musalla dan WC Umum di Pasar Tembilahan
- Pilkada Serentak Riau, 33 Bapaslon Lolos Tes Kesehatan
- Pastikan Pengawas Bebas Covid19, Bawaslu Riau Lakukan Swab Test
- Hasil Reses, Ketua DPRD Dumai Panggil DLH dan Perusahaan Soal Tumpukan Sampah
- KPU Pelalawan Umumkan Hasil Verifikasi Syarat 4 Paslon
- Dinilai Bermasalah Berat, Komisi I dan II DPRD Bengkalis Datangi PKS PT SIPP di Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com