Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 September 2020 19:22
Diskes Catat 85.044 Warga Riau Telah Rapid Test

Sabtu, 19 September 2020 19:09
Bertambah 303, Kasus Covid-19 di Riau Hampir Capai 5 Ribu Kasus

Sabtu, 19 September 2020 19:00
BNI Launching Tapcash Co-Branding PSMTI dengan Experience Tol Pekanbaru - Dumai

Sabtu, 19 September 2020 18:58
Tim Polres Inhil Berhasil Ringkus 2 Pelaku Narkoba

Sabtu, 19 September 2020 18:53
Sakit Hati di Hina, Pemuda di Inhil Nekat Bacok Teman Hingga Tewas

Sabtu, 19 September 2020 12:14
Jembatan Amblas, Jalurr Pekanbaru-Pangkalankerinci Putus

Sabtu, 19 September 2020 10:42
3 ASN Positif Corona, Sejumlah Perkantoran Pemkab Kuansing Ditutup

Sabtu, 19 September 2020 09:06
Memet Edar Sabu di Bathin Solapan, Bengkalis Diringkus Polisi

Sabtu, 19 September 2020 02:03
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pelaksanaan Ibadah di Tengah Pendemi Covid-19

Sabtu, 19 September 2020 01:57
Pilkada Serentak, 28 TPS Rohil Sangat Rawan

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 3 Agustus 2020 13:07
Praktisi Hukum Minta KPU Bengkalis Ketat Seleksi Calon Peserta Pilkada

Pilkada Bengkalis diharap bisa jadi awal perbaikan Bengkalis. Karena itu, KPU diminta tak loloskan valon bermasalah.

Riauterkini - DURI - Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak hanya tinggal hitungan bulan jelang 9 Desember 2020, termasuk di Negeri berjuluk Sri Junjungan Bengkalis. Masa pendaftaran pun hanya tinggal menghitung hari, 4 hingga 6 September mendatang.

Menyikapi terkait semakim panasnya tensi politik di Kabupaten Bengkalis, khususnya diempat Kecamatan di Kabupaten Bengkalis dan desas desus dugaan sejumlah permasalahan hukum yang akan menjerat sejumlah Pasangan calonnya, praktisi hukum asal Kota Duri, Elidanetti, SH, MH berharap kepada Panitia tegas agar terciptanya Pilkada yang bersih. Clear dan clean meski dijalankan.

Jika ingin melahirkan calon pemimpin negeri ini sesuai dengan harapan, Para Paslon harus jelas dan bersih dari dugaan jeratan hukum,"jelasnya.

Selain itu, Elidanetti juga meminta agar seluruh partai pendukung maupun pengusung mesti mempertimbangkan dukungannya kepada kandidat yang didukung agar kelak tidak ada permasalahan yang membuntuti seperti yang terjadi pada Pilkada 2015 lalu.


"KPU diminta tegas untuk mempertimbangkan Paslon yang akan mendaftar nantinya. Jangan asal terima saja. Mesti Clear and clean. Maunya dimasukkan dalam persyaratan, bila masih ada sangkutan dengan penegak hukum, jangan mencalonkan dulu,"pintanya.*(rls/Tim)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pilkada Serentak, 28 TPS Rohil Sangat Rawan
- Diduga untuk Kegiatan Politik, Warga Net Ramai Bahas Nopol Mobnas Pemkab Pelalawan Dipalsukan
- Ketua DPRD Inhu Bantah Dewan Tidak Bahas APBD Perubahan 2020
- Diduga Langgar Netralitas, Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diperiksa Bawaslu
- Soal Kampanye Konser, KPU Batasi Massa
- Pilkada Bengkalis, Soal Ijazah Paket C Iyeth Bustami di KPU Dipertanyakan
- 312 Konflik Lahan di Riau Dilaporkan Syahrul Aidi di Sidang DPR
- DPRD Inhu Minta Sanksi Terhadap Tenaga Medis RSUD Indrasari Tidak Diberlakukan
- Pilkada Serentak di Riau, KPU Tetapkan 2,450,166 Pemilih
- Sajidin Bangun Musalla dan WC Umum di Pasar Tembilahan
- Pilkada Serentak Riau, 33 Bapaslon Lolos Tes Kesehatan
- Pastikan Pengawas Bebas Covid19, Bawaslu Riau Lakukan Swab Test
- Hasil Reses, Ketua DPRD Dumai Panggil DLH dan Perusahaan Soal Tumpukan Sampah
- KPU Pelalawan Umumkan Hasil Verifikasi Syarat 4 Paslon
- Dinilai Bermasalah Berat, Komisi I dan II DPRD Bengkalis Datangi PKS PT SIPP di Duri
- Pilkada Dumai, Oknum Pendukung PAS Minta Maaf Lakukan Kampanye Hitam
- 4 Pasang Calon Peserta Pilkada Pelalawan Sepakat Kampanye Damai
- Antisipasi Cluster Baru, Bupati Yopi Gelar Pertemuan Bersama Pimpinan Bank di Inhu
- Seorang Anak di Kampar Tega Membunuh Ayah Kadung
- Agus Purwanto Serukan Kader Demokrat Solid Menangkan ESSA


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com