Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Oktober 2020 18:56
Selama Pandemi Transaksi QRIS Mandiri Syariah Naik 16 Persen

Ahad, 25 Oktober 2020 18:51
Hari Ini, 15 Pasien Positif Corona di Kuanisng dan 6 Sembuh

Ahad, 25 Oktober 2020 18:44
Undian Pemenang Shop and Win Periode XI,
Warga Jalan Riau Pekanbaru Kegirangan Dapat Hadiah Mobil dari Mal SKA


Ahad, 25 Oktober 2020 17:42
Pasien Covid-19 Sembuh Hari Ini Lebih Banyak Dibanding Positif

Ahad, 25 Oktober 2020 15:58
Tingkatkan Imun di Masa Pandemi, Warga Tengkerang Timur Rutin Senam Bersama

Ahad, 25 Oktober 2020 15:54
Jika AMAN Menang Pilkada Bengkalis, Warga Semunai Nantikan Program S1 Gratis

Ahad, 25 Oktober 2020 14:18
Petani Aren di Kaiti Rohul Kesulitan Pemasaran dan Perlu Pembinaan

Ahad, 25 Oktober 2020 13:13
Ketua DPRD Inhil Bersama Personil TNI-Polri dan Masyarakat, Kembali Goro Gali Parit

Ahad, 25 Oktober 2020 13:10
Ornamen Melayu Hilang, Kini Jalan Layang Sekedar Dicat Tiga Warna

Ahad, 25 Oktober 2020 13:07
Buka Jalan Secara Goro, Camat Mandau Komit Perhatikan Warganya

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 4 Agustus 2020 10:02
Komisi III dan IV DPRD Pekanbaru Cek Dugaan RS Awal Bros Pemicu Banjir

Setiap turun hujan Jalan Jendral Sudirman selalu kebanjiran. Muncul dugaan RS swasta itu pemicunya. Untuk memastikan, Komisi III dan IV DPRD Pekanbaru mengecek ke lokasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Gabungan dari Komisi III dan juga Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Awal Bros yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Senin (03/08/2020).

Inspeksi mendadak yang dipimpin langsung oleh Yasser Hamidy ketua Komisi III dan juga Sigit Yuwono ketua komisi IV ini setibanya langsung berbagi tugas, Komisi III langsung mengece seluruh pelayanan dirumah sakit dan Komisi IV langsung menyasar ke limbah dan juga saluran drainase yang ada dirumah sakit tersebut.

"Pertama kita melihat AMDAL dan nanti kita minta laporannya dari rumah sakit dan juga dari DLHK pada saat kita panggil ke DPRD. Laporannya ini tiga bulan sekali tapi tadi kita lihat laporannya hanya sampai 2019, kata mereka (Awal Bros) ada jadi nanti kita tunggu laporannya," jelas Sigit Yuwono.

Tak hanya pihak Awal Bros saja, pada saat Hearing nanti Komisi IV juga akan memanggil beberapa OPD yang terkait seperti Dinas Kesehatan, DLHK dan juga PUPR.

Sambung politisi Demokrat ini pemanggilan PUPR sendiri berkaitan dengan temuan dari Komisi IV mengenai Drainase atau saluran air yang ada di rumah sakit mewah tersebut, karena pantauan dari Komisi IV air yang ada disaluran tersebut tidak mengalir dengan sempurna sehingga muncul dugaan banjir yang kerap terjadi di depan rumah sakit awal bros tersebut terjadi karena sistem drainase yang tidak berjalan dengan baik.

"Masalah saluran sama-sama kita lihat ini tidak mengalir dengan baik, sisi kiri air penuh sementara disisi kanan airnya kering. Parit yang ada dibelakang awal Bros dan yang melalui awal bros hingga kedepan ditutup semua, jadi kita pertanyakan ini parit awal bros atau tidak dan ini akan kita pertanyakan juga. Dan kalau ini parit pemerintah tentu ini tidak boleh ditutup," tegasnya.

Sementara itu, dr Vandra Yovano direktur pelayanan dan medis rumah sakit awal bros menjelaskan terkait dengan limbah, bahwa pihaknya sudah mengikuti berbagai prosedur yang sudah ditetapkan. "Kami sudah mengikuti aturan dan juga SOP sesuai dengan peraturan dari KLH, DLH dan juga instansi yang terkait," jelasnya.

Dan juga terkait dengan parit atau drainase yang ada disekitar Awal Bros, dirinya menuturkan bahwa itu adalah milik dari Awal Bros namun pihaknya juga memfasilitasi air yang ada agar berjalan dengan baik. Termasuk juga dengan dugaan banjir yang disebabkan aliran dari Awal Bros tersebut pihaknya menjelaskan parit yang ada di depan Awal Bros tidak mengalir dengan baik sehingga ketika hujan maka air akan terhenti dan menyebabkan genangan air.

"Bisa dilihat sendiri aliran airnya agak lambat jalannya, sebetulnya ini perihal lama penyebab banjir. Dan penyebab banjir ini ada di muaranya," singkatnya.(parlementaria)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Jika AMAN Menang Pilkada Bengkalis, Warga Semunai Nantikan Program S1 Gratis
- Azmun Ingatkan ASN Jangan Coba Coba Bermain Politik Mendukung Paslon
- Kampanye Dialogis di Duri, Istri Eks Wabup Bengkalis Paparkan Program AMAN
- Kumpul Bareng Media Inhu, Ketua Bappilu Rajut Optimis Menang
- Asep Ruhiat: Kita Sudah Prediksi Gugatan ASA Dimentahkan PTTUN Medan


- Hubwil I FPG DPR RI Gelar Sosialisasi UU Cipta Kerja
- Pengurus PK dan PD Golkar Pangkalan Lesung Deklarasikan Dukung Zukri-Nasar
- Menangkan AMAN di Mandau, Srikandi PKS Riau Turun Gunung Paparkan Program
- Makin Tak Terbendung, Arus Dukungan untuk ASA di Telukkuantan Kian Menguat
- Ketua DPRD Inhil Ikut Goro Bersihkan Parit di Tembilahan
- Bawaslu Riau Proses 23 pelanggaran Kampanye
- Bupati Inhil Pimpin Deklarasi Damai dan Peduli Kesehatan
- Polres Pelalawan Tetapkan 3 Tersangka Pidana Pilkada
- Pilkada Kuansing, ASA Kukuhkan Empat Tim Desa di Gunung Toar
- Kampanye di Duri Timur, Khairul Umam Wakili AMAN Sapa Warga Melalui Sejumlah Program
- Organisasi Nias Nusantara Dukung Ridi- Habibi di Pilkada Pelalawan
- ESA Jamin Air Bersih Melimpah di Ujung Mandau dan Pinggir jika Pimpin Bengkalis
- Dewan Minta Pemko Pekanbaru "Tak Tebang Pilih" Tegakan Aturan PSBM
- DKPP RI Siap Tampung Aduan Jika Temukan Pelanggaran Penyelenggara Pemilu
- DPRD Kuansing Siap Kirim Aspirasi Penolakan UU Cipta Kerja ke Presiden


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com