Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 September 2020 21:37
Pikada Serentak, KPU Umumkan DPS Hingga 28 September 2020

Ahad, 20 September 2020 21:34
Dua Rumah Terbakar, Kodim 0314/Inhil Turunkan Personel Padamkan Api

Ahad, 20 September 2020 21:09
Ketahanan Pangan, Pos TNI AL Bengkalis Panen Raya Udang di Desa Binaan

Ahad, 20 September 2020 20:20
Terus Bertambah, Warga Bengkalis Terkonfirmasi Positif Covid-19 Menjadi 126 Orang

Ahad, 20 September 2020 19:05
Tim Polsek Kateman Ringkus Pengedar Sabu di Guntung

Ahad, 20 September 2020 18:30
Tambahan 298 Kasus Covid-19 Riau Hari Ini Terbanyak Kelima di Indonesia

Ahad, 20 September 2020 16:25
Ratusan Pesepeda Meriahkan HUT Polantas di Bengkalis

Ahad, 20 September 2020 15:09
Gajah Sumatera di PLG Minas Melahirkan

Ahad, 20 September 2020 15:02
Lepasliarkan Ikan Pesut, BBKSDA Riau Kerahkan Delapan Perahu dan Dua Jaring

Ahad, 20 September 2020 14:14
Satgas Covid-19 Inhil Gelar Patroli Malam Skala Besar

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 Agustus 2020 20:17
DPRD Kota Pekanbaru Usulkan Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal

Anggota DPRD Pekanbaru usulkan Ranperda inisiatif tentang pendidikan diniyah Non-Formal. Dewan menilai perlu untuk pendidikan agama bagi anak di Kota Bertuah.

Riauterkini - PEKANBARU - Untuk pertama kalinya, anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2019-2024 mengajukan rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisiatif tentang pendidikan diniyah Non-Formal. Penyampaian penjelesan ranperda inisiatif ini disampaikan melalui sidang paripurna ke-8 masa sidang ke III (tiga) Tahun 2020.

Paripurna penyampaian Ranperda Inisiatif DPRD Kota Pekanbaru tentang pendidikan diniyah Non-Formal ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD kota Pekanbaru Hamdani, didampingi wakil Ketua Ginda Burnama dan Ir Nofrizal MM, Tengku Azwendi Fajri. Turut hadir juga pejabat dilingkungan pemerintah Kota Pekanbaru, para anggota dewan dan tamu undangan lainnya.

Melalui Juru Bicara Bapemperda DPRD kota Pekanbaru Zulfahmi diketahui, Ranperda tentang pendidikan diniyah Non-Formal ini berdasarkan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dan dinilai sangat penting untuk dibahas dan ditindaklanjuti, bahkan besar harapan agar segera jadi peraturan daerah (Perda) Kota Pekanbaru.

"Ada beberapa ranperda yang menjadi pembahasan kami di Bapemperda, termasuk soal adanya usulan masyarakat agar pihak legislatif segera menggodok atau membahas soal ranperda tentang pendidikan diniyah Non-Formal ini. Ranperda ini kami nilai sangat penting untuk ditindaklanjuti, hal ini untuk kepentingan pendidikan agama di Kota Pekanbaru," Ungkap Zulfami saat menyampaikan terkait ranperda Pendidikan Diniyah Non Formal, Senin (10/8/2020)

Zulfahmi juga berharap agar Ranperda ini bisa segera ditindaklanjuti dan dilakukan pembahasan.

"Kami juga perlu masukan dan saran dari pemerintah dan pihak terkait agar ranperda ini bisa segera dirumuskan, " Harap Zulfahmi.

Disamping itu, Ketua DPRD kota Pekanbaru Hamdani berharap kedepan DPRD kota Pekanbaru lebih produktif dalam menghasilkan Perda yang sangat dibutuhkan masyarakat.

" Kita sangat apresiasi atas Ranperda inisiatif ini, apalagi ranperda ini untuk pertama kalinya dikeluarkan DPRD periode ini, kedepan kita berharap DPRD pekanbaru lebih produktif lagi menghasilkan Perda, kalau bisa dua hingga tiga perda pertahun," Ungkap Hamdani.

Hamdani juga menyebutkan, bahwa adanya Ranperda Inisiatif ini akan terus diperkuat sehingga dijadikan Perda Karena ranperda yang dihasilkan pihak legislatif merupakan bagian dari kinerja, peran dan fungsi DPRD dalam menghasilkan Perda yang dibutuhkan masyarakat.

Setelah dilakukan penyampaian, Ranperda inisitaif tentang pendidikan diniyah Non-Formal ini akan dijadwalkan mendengar jawaban dari Pemerintah Pekanbaru dan akan segera dibentuk tim pansus.

"Setelah ini akan ada pembentukan pansus, kita targetkan dua hingga tiga bulan selesai, sekarang masih proses penyampaian dan bakal ada tanggapan dari pemko," Pungkas Hamdani. (parlementaria)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pikada Serentak, KPU Umumkan DPS Hingga 28 September 2020
- Pilkada Serentak, 28 TPS Rohil Sangat Rawan
- Diduga untuk Kegiatan Politik, Warga Net Ramai Bahas Nopol Mobnas Pemkab Pelalawan Dipalsukan
- Ketua DPRD Inhu Bantah Dewan Tidak Bahas APBD Perubahan 2020
- Diduga Langgar Netralitas, Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diperiksa Bawaslu
- Soal Kampanye Konser, KPU Batasi Massa
- Pilkada Bengkalis, Soal Ijazah Paket C Iyeth Bustami di KPU Dipertanyakan
- 312 Konflik Lahan di Riau Dilaporkan Syahrul Aidi di Sidang DPR
- DPRD Inhu Minta Sanksi Terhadap Tenaga Medis RSUD Indrasari Tidak Diberlakukan
- Pilkada Serentak di Riau, KPU Tetapkan 2,450,166 Pemilih
- Sajidin Bangun Musalla dan WC Umum di Pasar Tembilahan
- Pilkada Serentak Riau, 33 Bapaslon Lolos Tes Kesehatan
- Pastikan Pengawas Bebas Covid19, Bawaslu Riau Lakukan Swab Test
- Hasil Reses, Ketua DPRD Dumai Panggil DLH dan Perusahaan Soal Tumpukan Sampah
- KPU Pelalawan Umumkan Hasil Verifikasi Syarat 4 Paslon
- Dinilai Bermasalah Berat, Komisi I dan II DPRD Bengkalis Datangi PKS PT SIPP di Duri
- Pilkada Dumai, Oknum Pendukung PAS Minta Maaf Lakukan Kampanye Hitam
- 4 Pasang Calon Peserta Pilkada Pelalawan Sepakat Kampanye Damai
- Antisipasi Cluster Baru, Bupati Yopi Gelar Pertemuan Bersama Pimpinan Bank di Inhu
- Seorang Anak di Kampar Tega Membunuh Ayah Kadung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com