Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 1 Oktober 2020 09:37
Kegiantan Bina Imtaq Polres Inhil Ikuti Protokol Kesehatan

Kamis, 1 Oktober 2020 08:57
Pemprov Riau Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 15 Desember

Kamis, 1 Oktober 2020 06:50
RT dan RW Duri Timur Kembalikan SK, Dewan Baru Tau Ada Pemotongan Insentif

Kamis, 1 Oktober 2020 06:40
Dua Kasi Berganti, Kajari Pekanbaru Minta Tingkatkan WBBM

Rabu, 30 September 2020 20:43
Bertambah 352, Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini Tersebar Seluruh Daerah di Riau

Rabu, 30 September 2020 20:25
Polres Inhil Beri Siraman Rohani dan Pembinaan Mental Tahanan

Rabu, 30 September 2020 20:21
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila,
Indonesia Alami Deviasi, Distorsi dan Disorientasi


Rabu, 30 September 2020 20:19
Bupati Inhil Gelar Diskusi Permasalahan Kegiatan Ibadah Jemaat HKBP di Tembilahan

Rabu, 30 September 2020 20:07
Peduli Cicurug, Mapala Poltek Bengkalis Galang Dana

Rabu, 30 September 2020 18:44
Sempat Kabur, Pemilik Dompeng PETI Maut di Kuansing Berhasil Diringkus Polisi

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 15 September 2020 20:18
DPRD Inhu Minta Sanksi Terhadap Tenaga Medis RSUD Indrasari Tidak Diberlakukan

Komisi IV DPRD Inhu gelar hearing bersama Direktur dan manajemen RSUD Indrasari. Dewan meminta tidak ada sanksi bagi tenaga medis di Inhu yang melakukan aksi beberapa waktu lalu.

Riauterkini-RENGAT-DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Komisi IV meminta agar tidak ada sanksi mutasi dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi tenaga medis RSUD Indrasari Pematang Reba, Inhu yang mengikuti aksi demo.

Penegasan agar tidak diberlakukannya sanksi mutasi bagi ASN dan PHK bagi honorer RSUD Indrasari Pematang Reba, Inhu pasca digelarnya aksi diam menuntut hak pembayaran tunjangan pelayanan yang bersumber dari BPJS Kesehatan, disampaikan Suhariyanto Ketua Komisi IV DPRD Inhu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing bersama Direktur dan manajemen RSUD Indrasari, Inhu Selasa (15/9/20) bertempat di ruang rapat Komisi IV DPRD Inhu Pematang Reba.

"Dalam musyawarah ini diminta tidak ada ancaman dan intimidasi terhadap tenaga medis dan para medis, kita juga mintak tidak ada pemecatan dan mutasi. Tenaga medis sudah bekerja dengan baik, apalagi yang honorer. Bahkan, jika dilihat tentang gaji yang diterima honorer tidak seberapa setiap bulannya," tegasnya.

Hal senada juga ditambahkan Suharto anggota Komisi IV DPRD Inhu yang meminta para tenaga medis untuk tidak takut dalam bekerja dan agar selalu fokus dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

"Saya harap para tenaga medis ini dapat fokus dan tidak takut dalam menjalankan tugas pelayanan terhadap masyarakat. Kalau ada sanksi mutasi maupun pemecatan yang diterapkan terkait tuntutan hak ini, silahkan datang ke DPRD Inhu lagi. Kami akan bantu," ucapnya.

Dalam RDP tersebut, Komisi IV DPRD Inhu menanyakan kepada pihak manajemen RSUD Indrasari Rengat tentang penyebab uang jasa para medis yang belum dibayarkan. Sehingga berakibat terjadinya unjuk rasa yang dilakukan ratusan tenaga medis pada akhir pekan kemarin dan berujung pada pemanggilan dan pemeriksaan oleh Inspektorat Inhu.

Direktur RSUD Indrasari Rengat drg Sri Dharmayanti dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, pihaknya tidak ada niat untuk menunda apalagi tidak membayar uang jasa para medis yang bersumber dari BPJS. Pihaknya juga berjanji, uang jasa medis yang bersumber dari BPJS segara dibayarkan. Hanya saja sebelum dilakukan pembayaran, pihak manajemen RSUD akan melakukan musyawarah dengan perwakilan medis.

"Saat ini hanya menunggu kesepakatan atas regulasi yang ada pada aplikasi terbaru. Usai RDP ini, kami langsung gelar musyawarah dengan perwakilan medis," ujarnya.

Mendengar penjelasan pihak RSUD Indrasari, Komisi IV kembali menegaskan bahwa, jika tidak ada kata sepakat hingga uang jasa tidak kunjung dibayarkan, kembali dijadwalkan RDP. Dimana berdasarkan data yang terima Komisi IV, pihak BJPS sudah melakukan pembayaran kepada pihak RSUD Indrasari, Inhu. Jelasnya. * (guh)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- RT dan RW Duri Timur Kembalikan SK, Dewan Baru Tau Ada Pemotongan Insentif
- Kampanye Dialogis di Pinggir, ESA Prioritaskan Komoditas Singkong
- DPRD Inhil Segera Bahas RAPBD Perubahan 2020
- DPRD Inhu Tolak Pengesahan APBD Perubahan 2020
- Pilkada Bengkalis, ES4 Prioritaskan Penidikan dan Kesejahteraan Petani Sawit
- Buka Rakor Sentra Gakumdu, Kapolda Dukung Keputusan Bawaslu
- Pilih "ES4", Ini yang Bakal Dinikmati Masyarakat di Duri, Bengkalis
- Pilkada Pelalawan, Pasangan Ridi- Habibi Bersyukur Dapat Nomor Urut 1
- Pilkada Bengkalis, Nomor "2" Sesuai Harapan AMAN
- Diajukan ke DPRD, RAPBD - P Kuansing 2020 Fokus Penanganan Covid - 19
- Cegah Penyebaran Covid 19, Satgas Gaklin Prokes Covid 19 Inhil Kembali Gelar Patroli
- KPU Dumai Tetapkan Nomor Urut Paslon Peserta Pilkada Serentak
- Ini Pendapat Tiga Paslon Bupati dan Wabup Rohul dengan Nomor Urutnya
- Berikut Hasil Pengundian Nomor Urut Pilkada Pelalawan
- Berikut Nomor Urut Tiga Paslon Pilbup dan Wabup Rohul 2020
- M Harris Mundur, Ketua Tim Pemenangan Adi Sukemi-M.Rais Dijabat H Zakri
- KPU Tetapkan Nomor Urut Lima Pasangan Peaerta Pilkada Inhu
- KPU Rohil Tetapkan Nomor Urut 4 Pasangan Peserta Pilkada
- Ditetapkan KPU, Berikut ini Nomor Urut 3 Peserta Pilkada Kuansing
- Satu Pasang Tertunda Corona, KPU Tetapkan 33 Peserta Pilkada Serentak di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com