Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 31 Oktober 2020 21:16
Dugaan Politik Pupuk, Tim Paslon Diperiksa Sentra Gakkumdu Bengkalis

Sabtu, 31 Oktober 2020 18:36
Diskes Riau Sudah Salurkan Rp6 Miliar Lebih Dana Insentif Tenaga Kesehatan

Sabtu, 31 Oktober 2020 18:25
Buku Mata Jiwa, Gambarkan Perjalanan Misharti Menuju Senayan

Sabtu, 31 Oktober 2020 17:27
Lagi, Jumlah Pasien Sembuh Covid Lebih Banyak Dibanding Positif

Sabtu, 31 Oktober 2020 17:26
Pasien Posotif Corona Kuansing Bertambah 3 Orang

Sabtu, 31 Oktober 2020 14:51
Polres Bengkalis Ringkus Dua Kurir Sabu di Pinggir

Sabtu, 31 Oktober 2020 12:50
Lewat Bank Sampah dan Ketahanan Pangan,
SKK Migas – PT CPI Berdayakan Ekonomi Empat Desa di Bengkalis


Sabtu, 31 Oktober 2020 06:54
Kampanye untuk AMAN, Syamsurizal Janji Boyong APBN untuk Bengkalis

Jum’at, 30 Oktober 2020 20:21
Polsek Tembilahan Ringkus Pelaku Narkoba

Jum’at, 30 Oktober 2020 19:21
Dugaan Politik Uang Pupuk, Bawaslu Bengkalis Lanjutkan ke Penyelidikan

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 16 Oktober 2020 20:24
Bawaslu Riau Proses 23 pelanggaran Kampanye

Memasuki hari ke 20 kampanye, Bawaslu Riau memproses 23 pelanggaran.

Riauterkini-PEKANBARU-Sejak 26 September 2020 sampai dengan hari ini jumat 16 Oktober 2020, kampanye telah berjalan selama 20 hari. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di 9 Kabupaten/Kota se-Riau telah melakukan Kampanye sebanyak 1.071 kali kampanye.

Selama masa kampanye ini, Bawaslu menemukan dan memproses 23 pelanggaran. Demikian diungkapkan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan.

Sanksi Pembubaran kampanye menurutnya bertambah 3 kasus dari 10 hari pertama menjadi 5 kasus, penambahan terjadi di Kabupaten Rokan Hilir Kecamatan Bagan Sinembah, Kecamatan Pujud, dan Kecamatan Tanah Putih.

"Hasil pengawasan kami di 10 hari kedua kampanye ini, ada 3 kegiatan kampanye yang dibubarkan di Kabupaten Rokan Hilir karena tidak memiliki STTP," tuturnya.

Untuk penyebaran bahan kampanye, katanya, Bawaslu belum menemukan bahan kampanye baru yang disebarkan paslon. Masih sama seperti sebelumnya yakni pakaian, penutup kepala, masker, stiker, hand sanitizer, kalender dan kartu nama.

"Sampai dengan 20 hari masa kampanye, kami belum menemukan bahan kampanye baru. Bahan kampanye yang yang kami temukan masih berupa pakaian, penutup kepala, masker, stiker, hand sanitizer, kalender dan kartu nama, dan kalender." jelasnya.

Dari catatan kegiatan kampanye se Riau, jumlah pertemuan terbatas atau tatap muka tertingggi di Kota dumai, sebanyak 262 kampanye, sedangkan pelaksanaan kampanye terendah berada di Kabupaten Kuansing dengan jumlah sebanyak 43 kampanye.

Sementara itu total Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang setelah penertiban yang dilakukan Bawaslu, masih tercatat 1.485 APK . Jumlah terbanyak berada di Kabupaten Bengkalis dengan total 1.260 APK dan yang terkecil berada di 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Kepulauan Meranti dan Rokan Hulu dengan 0 APK.

Sedangkan Penyebaran Bahan Kampanye, Bawaslu se- Riau mencatat ada 14.268. Dimana jumlah terbanyak penyebaran bahan kampanye berada di Kabupaten Rokan Hilir yakni sebanyak 13.357, terkecil berada di Kabupaten Meranti dengan 0 bahan kampanye.

Untuk kampanye dalam bentuk daring, tercatat sebanyak 5 kali, dilaksanakan di Kota Dumai sedangkan untuk 8 Kabupaten lainnya belum ditemukan kampanye daring.

Catatan yang menggembirakan, sampai 20 hari kampanye belum ada pelanggaran berupa penyalahgunaan program dan anggaran Pemerintah Daerah.

Terkait penyebaran virus Covid-19, selama 20 hari masa kampanye dibandingkan pada 10 hari sebelumnya masa kampanye terdapat peningkatan sebanyak 17 kasus/orang yakni dari 628 orang sebelum masa kampanye menjadi 645 Orang setelah 20 hari masa kampanye.

Adapun 23 Pelanggaran yang diproses oleh Bawaslu se-Riau meliputi dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), dugaan pelanggaran administrasi, serta dugaan pelanggaran pidana. Dengan rincian di Kabupaten Rokan Hilir 1 pelanggaran yakni pelanggaran netralitas ASN. Di Kabupaten Siak 2 Pelanggaran yaitu, 1 pelanggaran administrasi, dan 1 lagi pelanggaran netralitas ASN.

Kemudian Kabupaten Pelalawan ada 3 pelanggaran, yakni 1 dugaan pelanggaran politik uang, 2 pelanggaran netralitas ASN, dimana salah satu pelanggarannya melalui media sosial dengan dugaan pelanggaran berupa terdapatnya postingan di akun resmi Pemerintah Daerah (Pemda) yang menandai salah satu Pasangan Calon, Hal tersebut diduga dilakukan oleh Pejabat ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Pelalawan.

Lalu di Kabupaten Kepulauan Meranti, terdapat 2 pelanggaran netralitas ASN, dan 1 pelanggaran lainnya. Untuk Kota Dumai, terdapat 3 pelanggaran netralitas ASN, dan 1 pelanggaran lainnya. Di Kabupaten Kuantan Singingi terdapat 2 Pelanggaran netralitas ASN dalam bentuk postingan yang dibuat oleh kaur pemerintah, dan adanya anggota BPD yang memberikan izin kedainya atau warungnya dijadikan Posko salah satu Paslon.

Di Kabupaten Indragiri Hulu terdapat 8 Pelanggaran, yakni 5 pelanggaran kampanye tanpa STTP, dan 3 pelanggaran kampanye di luar ruangan.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan berjanji akan memproses seluruh pelanggaran tersebut sampai tuntas, dan apabila akibat dari pelanggaran itu terdapat sanksi pembatalan terhadap paslon, Bawaslu akan merekomendasikannya ke KPU agar dilakukan diskualifikasi calon.

"Semua pelanggaran tersebut akan kita proses. Apabila dari pelanggaran tersebut berakibat pembatalan Paslon, kita akan rekomendasikan KPU untuk mendiskualifikasi paslon, " tegasnya.*(H-we)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Dugaan Politik Pupuk, Tim Paslon Diperiksa Sentra Gakkumdu Bengkalis
- Kampanye untuk AMAN, Syamsurizal Janji Boyong APBN untuk Bengkalis
- Dugaan Politik Uang Pupuk, Bawaslu Bengkalis Lanjutkan ke Penyelidikan
- Dugaan Politik Uang Pupuk, Bawaslu Bengkalis Lanjutkan ke Penyelidikan
- Bawaslu Bengkalis Terima Laporan Tim Paslon Lakukan Dugaan Politik Uang
- Bawaslu Sebut Seorang Balon Wako dan 2 ASN Tersangka Pidana Pilkada
- 1.290 PPS Umumkan DPT Pilkada Serentak Riau 2020
- Kampanye Dialogis di Pulau Wisata, AMAN Komit Programkan Ambulan Laut dan Gratiskan Pendidikan S1
- Naluri Keibuan Rezita Meylani Yopi Diyakini Mampu Memajukan dan Mengayomi Inhu
- Jaga Netralitas, Pj Bupati Bengkalis Diharap Tak Brrpolitik Praktis
- Jika AMAN Menang Pilkada Bengkalis, Warga Semunai Nantikan Program S1 Gratis
- Azmun Ingatkan ASN Jangan Coba Coba Bermain Politik Mendukung Paslon
- Kampanye Dialogis di Duri, Istri Eks Wabup Bengkalis Paparkan Program AMAN
- Kumpul Bareng Media Inhu, Ketua Bappilu Rajut Optimis Menang
- Asep Ruhiat: Kita Sudah Prediksi Gugatan ASA Dimentahkan PTTUN Medan


- Hubwil I FPG DPR RI Gelar Sosialisasi UU Cipta Kerja
- Pengurus PK dan PD Golkar Pangkalan Lesung Deklarasikan Dukung Zukri-Nasar
- Menangkan AMAN di Mandau, Srikandi PKS Riau Turun Gunung Paparkan Program
- Makin Tak Terbendung, Arus Dukungan untuk ASA di Telukkuantan Kian Menguat
- Ketua DPRD Inhil Ikut Goro Bersihkan Parit di Tembilahan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com