Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 4 Desember 2020 22:27
Perjuangkan Pendidikan Suku Talang Mamak,
Sagiman Guru Honorer Inhu Raih Pertamina Local Hero Awards 2020


Jum’at, 4 Desember 2020 19:37
Presiden Lepas Ekspor Nasional Serentak,
RAPP dan APR Ekspor Kertas dan Rayon ke Berbagai Negara


Jum’at, 4 Desember 2020 19:29
Mix Makan dan Ngopi, Warung Lapan Enam Dilaunching

Jum’at, 4 Desember 2020 19:24
Jumlah Pasien Sembuh Lebih Banyak Dibanding Positif

Jum’at, 4 Desember 2020 19:19
Kepala UPTD 6 Dinas PUPR-PKPP Riau Tak Tahu Panjang Ruas Jalan yang Diperbaiki Tahun 2020

Jum’at, 4 Desember 2020 19:01
Pasien Positif Covid-19 di Kuansing Hari Ini Nihil

Jum’at, 4 Desember 2020 18:59
Rajut Optimis Raih Minimal 45 Persen Suara dalam Pilkada Inhu

Jum’at, 4 Desember 2020 17:14
Puluhan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah di Bengkalis Ikuti Bimtek

Jum’at, 4 Desember 2020 17:07
Polres Inhil Kembali Berbagi Nasi Kotak kepada Bang Becak dan Ojek

Jum’at, 4 Desember 2020 16:42
SK Pj Walikota Dumai Belum Keluar, Jabatan Plh Diperpanjang

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 Oktober 2020 19:12
Dugaan Politik Uang Pupuk, Bawaslu Bengkalis Lanjutkan ke Penyelidikan

Memenuhi unsur formil maupun secara materil, Bawaslu lanjutkan ke penyelidikan dugaan politik uang modus subsidi pupuk melibatkan tim kampanye Paslon.

Riauterkini-BENGKALIS- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bengkalis meningkatkan status laporan dugaan politik uang atau money politic dilakukan tim paslon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 2 Abi Bahrun-Herman (AMAN) ke tingkat penyelidikan.

Dugaan politik uang itu sesuai laporan dari warga Rabu (28/10/20) lalu adalah pembagian pupuk disubsidi harga 50 persen ke para petani di Kecamatan Bukitbatu.

Komisioner Bawaslu Divisi Penindakan dan Pelanggaran M. Hary Rubianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengkajian terhadap kasus tersebut. Proses dugaan tersebut ditingkatkan ke penyelidikan karena memenuhi unsur formil maupun secara materil.

"Laporan kami sepakat untuk ke proses penyelidikan, syarat formil dan materil terpenuhi. Kami akan memanggil, meminta keterangan para pelapor, saksi yang dihadirkan pelapor, kemudian terlapor," ungkap Hary, Jumat (30/10/20).

Selain meminta keterangan pihak-pihak bersangkutan, kata Hary dalam kasus sedang ditangani, Bawaslu dan tim Gakkumdu akan meminta keterangan ahli.

"Kemudian, kami akan meminta keterangan ahli terkait laporan yang dilaporkan pelapor tersebut. Pemeriksaan saksi hari ini kita mulai, surat undangan sudah kita layangkan untuk pelapor dan saksi yang dihadirkan," terangnya.

Komisioner Bawaslu menegaskan, pihaknya memiliki waktu lima hari untuk menyelesaikan proses penyelidikan. Proses tersebut akan menentukan apakah kasus dugaan politik uang dilanjutkan atau dihentikan.

"Kami memiliki waktu lima hari untuk menyelesaikan ini, setelah itu kami akan rapat lagi apakah hasilnya dilanjutkan atau dihentikan," tegas Hary Rubianto.

Ia berharap, semua pihak mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus dugaan politik uang itu dengan Bawaslu dan Gakkumdu.

"Biarkan Bawaslu bekerja dengan profesional dan akan kita jalankan sesuai aturan dan regulasi yang ada," tutupnya.***(dik)



Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Rajut Optimis Raih Minimal 45 Persen Suara dalam Pilkada Inhu
- Bawaslu RI-Kapolda Riau Lepas 50 Armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu
- Survey Charta Politika: Zukri-Nasarudin Unggul di Pilkada Pelalawan
- Ridi-Habibi Siap Sulap Pangkalan Kerinci Jadi Icon Pelalawan
- Polres dan Bawaslu Gelar Apel Siaga Anti Money Politic
- Pengamat Politik Sebut Visi Misi Halim-Komperensi Sesuai Kebutuhan Masyarakat
- Besok, Bawaslu dan Polisi se Riau Patroli Money Politik
- GPBR Laporkan Kejanggalan Ijazah Dua Cabup Rohil ke Polda dan Kejati Riau
- Diduga Dukung Paslon, Tim Pengacara KBS Minta Bawaslu Tindak PD
- Divonis Bersalah, Sekretaris Nahdatul Ulama Inhu Banding
- IPKR Inhil Tolak Tegas Wacana Pelarangan Ekspor Kelapa ke Luar Negeri
- Prioritas Tetap Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan,
Wakil Ketua DPRD Riau Sahkan APBD Riau 2021 Rp9,32 Triliun

- Dugaan Halangi-halangi Kampanye, Sentra Gakkumdu Bengkalis Naikkan Status ke Penyidikan
- Pilkada Bengkalis, APK Paslon "Berserak" di Jalan Tak Kunjung Ditertibkan
- Hamdani Reses di Perumahaan Dwi Utama Permai, Masyarakat Keluhkan Tapal Batas, Dan Pengurusan KTP
- Terima APBD 2021, Fraksi PKB DPRD Inhu Tidak Tanggung Jawab Atas Anggaran BTT
- Insentif RT/RW belum Dibayarkan, DPRD Pekanbaru Segera Panggil Pemkot
- Mursini-Indra Putra Berburu Waktu Memenuhi Antusias Pendukung
- Hargai Beda Pilihan, Bupati Inhu Minta UAS Doakan Seluruh Paslon
- 51 Paket Sembako di Kontrakan Bandar Narkoba Simon Siahaan Masuk Pidana Pilkada


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com