Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 5 Desember 2020 19:40
Prajurit Bintara dan Tamtama Remaja Baru Kodim 0314 Inhil Jalani Latorlan BDM

Sabtu, 5 Desember 2020 19:37
Jabatan Kajati Berkualifikasi Pemantapan Tahun 2020,
Kepala Kejati Riau Raih Peringkat Pertama


Sabtu, 5 Desember 2020 19:00
Jumlah Pasien Sehat Covid-19 Lebih Banyak Dibanding Positif

Sabtu, 5 Desember 2020 15:28
Pasien Positif Covid-19 di Kuansing Hari ini Kembali Nihil

Sabtu, 5 Desember 2020 15:27
Ibunda Pj. Bupati Tutup Usia, Dandim 0303/Bengkalis Sampaikan Belasungkawa

Sabtu, 5 Desember 2020 15:06
Pilkada, Bawaslu Bengkalis Ingatkan Paslon Patuhi Aturan

Sabtu, 5 Desember 2020 14:51
726 Lulusan Umri Diwisuda, Acrom Casani Tampil sebagai Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 5 Desember 2020 13:25
Optimis Menangi Pilkada Pelalawan, Tim HT Fokus Kawal Pencoblosan 9 Desember

Sabtu, 5 Desember 2020 12:44
Polres Inhil Gelar Pengamanan Perlintasan Persepeda di Tembilahan

Sabtu, 5 Desember 2020 12:41
Kabur ke Sumbar, Polda Riau Tangkap Pelaku Penganiaya Guru Ngaji Pesantren TDM

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 Nopember 2020 13:09
Ada Kampung Narkoba di Pekanbaru, DPRD Pekanbaru Akan Gesa Penyelesaian Ranperda Narkoba

Ida Yulita Susanti mengatakan, hal ini merupakan upaya DPRD Pekanbaru dalam menghadapi ancaman besar dari narkoba di Pekanbaru yang merupakan Kota Madani, kota metropolitan sekaligus kota transit.

Riauterkini - PEKANBARU - DPRD Kota Pekanbaru memastikan akan segera menyelesaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pemberantasan narkoba di Kota Pekanbaru, Ranperda ini ditargetkan akan selesai akhir Desember 2020.

Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Ida Yulita Susanti mengatakan, hal ini merupakan upaya DPRD Pekanbaru dalam menghadapi ancaman besar dari narkoba di Pekanbaru yang merupakan Kota Madani, kota metropolitan sekaligus kota transit.

"Orang mau ke kabupaten kota di Riau, singgahnya di Pekanbaru dulu. Sekarang ini bukan peredaran yang meningkat tapi keseriusan penegak hukum yang meningkat, makanya tiap hari ada berita penangkapan narkoba," kata Politisi Golkar ini kepada Riauterkini.com, Rabu (18/11/2020).

anperda ini, lanjut Ida, merupakan bentuk keseriusan DPRD Pekanbaru dalam memberikan payung hukum kepada aparat penegak dan instansi lainnya lain melakukan pemberantasan narkoba, sehingga Pekanbaru tidak lagi jadi rangking 1 peredaran narkoba di Riau.

"Kita sangat berharap anak muda kita bisa bebas narkoba. Di Pekanbaru ini bahkan ada yang disebut sebagai kampung narkoba, beberapa kali tertangkap disana, makanya kita buat regulasi khusus penanganan narkoba. InsyaAllah akhir 2020 sudah selesai, dan 2021 sudah bisa dijalankan," terangnya.

Dalam Ranperda ini, jelas Ida, pihaknya akan mengatur lalu lintas di tempat-tempat yang diduga kuat menjadi pintu masuk peredaran narkoba.

Kemudian, juga akan ada sanksi tegas bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan peredaran narkoba seperti hotel dan tempat hiburan lainnya. Sanksinya bisa sampai pencabutan izin usaha.

"Kita akan gandeng BNN, Polda Riau, Polresta Pekanbaru bagaimana mengkombinasikan dengan aturan yang ada diatasnya. Kita bahkan akan memakai tenaga ahli dari BNN, karena mereka yang paling paham siklus peredaran narkoba ini," tuturnya.

Diakui Ida, Ranperda ini tidak masuk dalam Propemperda 2020, namun Ranperda ini merupakan inisiatif DPRD Pekanbaru yang dimasukkan ke dalam Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Pekanbaru di tengah jalan sesuai dengan regulasi yang ada.

"Memang ini tidak masuk di awal tahun dulu, tapi berdasarkan regulasi yang ada kita rubah Propemperda 2029 ini dengan memasukkan Ranperda Narkoba ini," tutupnya. ***(Parlementaria)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pilkada, Bawaslu Bengkalis Ingatkan Paslon Patuhi Aturan
- Optimis Menangi Pilkada Pelalawan, Tim HT Fokus Kawal Pencoblosan 9 Desember
- Rajut Optimis Raih Minimal 45 Persen Suara dalam Pilkada Inhu
- Bawaslu RI-Kapolda Riau Lepas 50 Armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu
- Survey Charta Politika: Zukri-Nasarudin Unggul di Pilkada Pelalawan
- Ridi-Habibi Siap Sulap Pangkalan Kerinci Jadi Icon Pelalawan
- Polres dan Bawaslu Gelar Apel Siaga Anti Money Politic
- Pengamat Politik Sebut Visi Misi Halim-Komperensi Sesuai Kebutuhan Masyarakat
- Besok, Bawaslu dan Polisi se Riau Patroli Money Politik
- GPBR Laporkan Kejanggalan Ijazah Dua Cabup Rohil ke Polda dan Kejati Riau
- Diduga Dukung Paslon, Tim Pengacara KBS Minta Bawaslu Tindak PD
- Divonis Bersalah, Sekretaris Nahdatul Ulama Inhu Banding
- IPKR Inhil Tolak Tegas Wacana Pelarangan Ekspor Kelapa ke Luar Negeri
- Prioritas Tetap Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan,
Wakil Ketua DPRD Riau Sahkan APBD Riau 2021 Rp9,32 Triliun

- Dugaan Halangi-halangi Kampanye, Sentra Gakkumdu Bengkalis Naikkan Status ke Penyidikan
- Pilkada Bengkalis, APK Paslon "Berserak" di Jalan Tak Kunjung Ditertibkan
- Hamdani Reses di Perumahaan Dwi Utama Permai, Masyarakat Keluhkan Tapal Batas, Dan Pengurusan KTP
- Terima APBD 2021, Fraksi PKB DPRD Inhu Tidak Tanggung Jawab Atas Anggaran BTT
- Insentif RT/RW belum Dibayarkan, DPRD Pekanbaru Segera Panggil Pemkot
- Mursini-Indra Putra Berburu Waktu Memenuhi Antusias Pendukung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com