Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Januari 2021 07:19
Kembali Pelaku Judi Shie Jie Togel Diringkus Polsek Keritang, Inhil

Selasa, 26 Januari 2021 07:16
Dihadiri Berbagai Pihak, Dandim Resmi Lapangan Tembak Baru Kodim 0314 Inhil

Senin, 25 Januari 2021 20:27
Besok Disiidangkan MK, KPU Meranti Siap Paparkan Fakta dan Data

Senin, 25 Januari 2021 20:23
Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan

Senin, 25 Januari 2021 20:20
Achizul Hendri Nahkodai Kadin Kota Pekanbaru

Senin, 25 Januari 2021 19:52
DPRD Riau Sebut Inilah Pemilihan Komisaris BUMD Terburuk

Senin, 25 Januari 2021 19:38
Pasien Positif Covid - 19 di Kuansing Sembuh 4 Orang

Senin, 25 Januari 2021 19:36
Dugaan Korupsi Dana Bankeu RSUD Indrasari Rengat, Jaksa Periksa Plt Kadis PMD Pemkab Inhu

Senin, 25 Januari 2021 18:27
Pengangkatan Komisaris dan Direksi 2 BUMD Riau, FKPMR Nyatakan Sikap

Senin, 25 Januari 2021 17:35
Sidang Sengketa Pilkada di Riau Besok Dimulai

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 30 Nopember 2020 14:44
Dugaan Halangi-halangi Kampanye, Sentra Gakkumdu Bengkalis Naikkan Status ke Penyidikan

Telah memenuhi unsur, Tim Sentra Gakkumdu Bengkalis meningkatkan status laporan dugaan menghalangi-halangi kampanye salah satu Paslon di Pinggir ke status penyidikan.

Riauterkini-BENGKALIS- Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bengkalis sepakati melanjutkan status dugaan menghalang-halangi kampanye salah satu pasangan calon (Paslon) Pilkada Bengkalis di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis dari penyelidikan ke status penyidikan.

Keputusan tersebut ditetapkan Tim Sentra Gakkumdu dugaan menghalang-halangi yang dilaporkan oleh masyarakat itu sudah memenuhi unsur tindak pidana Pemilu sebagaimana tertuang dalam Pasal 187 ayat 4 Undang-undang Nomor 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota yaitu menghalang-halangi kegiatan kampanye.

Demikian ditegaskan Tim Sentra Gakkumdu Bengkalis disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Bengkalis, AKP Meki Wahyudi, S.I.K, Kasi Pidum Kejari Bengkalis Immanuel Tarigan, S.H dan Koordinator Devisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bengkalis, M. Harry Rubianto, di ruang rapat Kantor Bawaslu, Jalan Antara, Senin (30/11/20).

"Dugaan tersebut Pada pokoknya memang ada unsur pidana dalam upaya menghalang-halangi kegiatan kampanye Paslon sesuai dengan Pasal 187 ayat 4 sehingga statusnya kami tingkatkan ke penyidikan. Bagaimana perkembangan nanti, sama-sama menunggu dari Tim Penyidik," ungkap Kasi Pidum Immanuel Tarigan saat menyampaikan keterangan.

Hal yang sama disampaikan Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi, bahwa kasus dugaan menghalang-halangi kampanye yang dilaporkan salah satu Paslon di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir itu sudah ke tahap penyidikan sejak Sabtu (28/11/20) kemarin.

Akan tetapi, kata AKP Meki, belum ada satu pihakpun yang  ditetapkan sebagai tersangka. Dan kasus ini akan terus digesa hingga 14 hari kedepan.

"Tim belum menetapkan satupun tersangka, masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutannya. Sampai hari ini masih berjalan pemeriksaannya," katanya lagi.

Kemudian ditambahkan Koordinator Devisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bengkalis, M. Harry Rubianto, pemeriksaan saksi yang telah dilakukan, Tim Sentra Gakkumdu sudah memanggil dan memeriksa sebanyak dua orang saksi pelapor dan tujuh saksi pengembangan, serta saksi ahli pidana.

"Kami akan bekerja secara profesional dan tidak ada intervensi dari pihak manapun," tegasnya.

Kesempatan ini, Sentra Gakkumdu juga mengimbau kepada masyarakat menjaga bersama-sama kondusifitas dan ketertiban, agar Pilkada berlangsung nyaman dan tidak ada intimidasi atau unsur paksaan.

"Pilkada berjalan dengan semangat demokratis, tanpa politik uang, betul-betul dari rakyat untuk rakyat. Dan kepada media massa kami juga mengajak agar menyampaikan informasi-informasi yang sejuk tidak membuat masyarakat terprovokasi. Beda pilihan itu biasa yang didasari tidak ada dendam, dengki, dan intimidasi," imbau Harry.***(dik)



Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sidang Sengketa Pilkada di Riau Besok Dimulai
- Camat Pangkalan Lesung, Pelalawan Mengundurkan Diri
- DPC Partai Demokrat Pekanbaru Serahkan 1 Unit Ambulan Kepada Masyarakat
- Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih
- Sah, KPU Tetapkan Paslon Kasmarni-Bagus Terpilih Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis
- Ketua DPRD Feryandi Dukung Program PWI Inhil Periode 2020-2023
- Sengketa Pilkada, KPU di 5 Daerah di Riau Tunda Penetapan Kada Terpilih
- Ketua DPRD Inhil Bahas Peningkatan Jalan Bersama Kadis PU
- Iwan Patah Sebut Banjir Menahun di Pekanbaru Akibat tak Punya Master Plan
- Sidang di MK, Bawaslu Riau dan Bawaslu 5 Kabupaten Kota Susun Keterangan Tertulis
- DPRD Kabupaten Rohul Sahkan Perda MDTA dan Penyakit Menular
- 2021, Pemprov Riau Buatkan Fisik Prasarana Penunjang Gedung Kejati Rp6 Miliar
- PDIP Siapkan Robin Jadi Walikota Pekanbaru
- Mengenal Ahmad Tarmizi, Ketua DPW PKS Termuda se-Indonesia
- Seluruh DPC Sepakat Pilih Wahid Kembali Pimpin PKB Riau
- Terbukti Dukung Paslon di Pillada, Seorang PNS di Pelalawan di "Hadiahi" 4 Bulan Penjara
- Formatur Segera Bekerja, Pengurus PAN Riau Mendatang Lebih Ramping
- Dibubarkan Pemerintah, Pengurus Turunkan Sendiri Plang FPI Inhil
- Vedio Panas Mirip Anggota Dewan Pelalawan, Ketua LAMR: Sebaiknya Mundur Saja
- Selama 2020, DPRD Rohul Sahkan 7 Ranperda Menjadi Perda dan Dua Lagi Menyusul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com