Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 17 Mei 2021 08:32
Dengan Prokes, Silat Pangean Meriahkan Idul Fitri di Kuansing

Senin, 17 Mei 2021 06:41
Cegah Kerumunan, Walikota Pekanbaru Tutup Tempat Wisata Hingga 23 Mei 2021

Ahad, 16 Mei 2021 20:29
Lagi, Tiga Warga Bengkalis Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Ahad, 16 Mei 2021 19:28
Corona Meledak di Meranti, Pasien Diisokasi di Masjid dan Akses ke Tanjung Samak Ditutup

Ahad, 16 Mei 2021 17:30
Ikuti Pertandingan Tenis Eksekutif Forkopimda, Kajati Riau Jadi Juara

Ahad, 16 Mei 2021 16:23
DPRD Inhu Minta Dirut RSUD Indrasari Rengat Dievaluasi

Ahad, 16 Mei 2021 16:18
Jokowi ke Riau, Repdem Kampar Adukan Kasus Konflik Agraria

Ahad, 16 Mei 2021 15:50
Kapolsek Pangkalan Kerinci Minta Petugas Pengamanan Idul Fitri Penuh Tanggung Jawab

Ahad, 16 Mei 2021 15:15
Cegah Tindak Kriminal, Polsek Langgam Tingkatkan Patroli

Ahad, 16 Mei 2021 15:08
Polres Pelalawan Langsung Turun Pengecekan Prokes di Tempat Wisata

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 10 April 2021 16:19
Dewan Nilai Pemko Pekanbaru tak Transparan Soal Kas Daerah

Komisi II DPRD Pekanbaru sebut Pemko tidak transparan terkait kas daerah. Hingga kini wakil rakyat tidak mengetahui jumlah yang ada.

Riauterkini-PEKANBARU - Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Munawar Syahputra mengkritik kinerja Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang dinilainya tidak transparan soal kas daerah.

Munawar mengklaim, para anggota dewan saja tidak tahu-menahu jumlah kas daerah, bukan hanya masyarakat.

"Penting ini diketahui. Sampai hari ini Kita tidak pernah tahu, berapa uang kita yang ada di kas daerah sekarang. Jadi, transparansi, keterbukaan publik, anggaran Pemko Pekanbaru saat ini sangat kurang," kata Munawar, Kamis (7/4/2021) lalu.

Politisi NasDem ini juga menyebut dewan tidak pernah tahu pasti apa yang terjadi dengan kas daerah, sebagai contoh jumlah serapan anggaran, berapa besaran pendapatan daerah, hingga angka surplus dan defisit neraca keuangan daerah.

Menurut dia, transparansi ini penting untuk dijadikan dasar kinerja pemerintah, apakah masih perlu menggenjot berbagai sektor demi mendongkrak pendapatan atau sebaliknya.

"Kemarin sudah kita undang Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru hearing tapi gak jelas yang disampaikan. Sebut tunda bayar Rp 100 miliar, begitu kita tanya ini sudah termasuk pembayaran listrik dan sebagainya malah bilang belum. Kita minta data sampai sekarang gak sampai-sampai ke komisi," tandas Munawar.***(parlementaria)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Ketua DPRD Inhil Sambangi Kantor PWI
- Ketua DPRD Pekanbaru dan Emak-emak Berbagi Takjil Ramadhan
- Bupati Wardan Ikuti Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun 2021 DPRD Inhil
- Resmi, Budi Santoso Jabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Inhu
- Antisipasi Kekosongan, DPRD Inhu Minta Pj Bupati Segera Tunjuk Pj Kades
- DPRD Pekanbaru Tak Ingin Peringatan May Day 2021 Hanya Seremoni
- Raih 26,54 Persen Suara, Rezita Meylani Yopi Ditetapkan Bupati Terpilih Inhu
- DPRD Pekanbaru Sampaikan Rekomendasi Pansus LKPj Kepala Daerah 2020
- DPRD Rohul tidak Bisa Melaksanakan Paripurna Sementara Waktu karena ini
- Dewan Minta Pemko Lakukan Pengawasan Terhadap Pedagang Bazar Ramadhan
- ‎Hartop Gugat Kecurangan di Pilkada Rohul 2020 dan Minta MK Didiskualifikasi Dua Paslon
- Ketua DPRD Pekanbaru Kembali Minta Pemko Fokus Selesaikan Banjir
- Penyegaran, Partai Golkar Ganti Ketua Fraksi di DPRD Inhu
- DPRD Pekanbaru Sampaikan Laporan Pansus LKPj Kepala Daerah 2020
- Songsong Pemilu 2024, PKS Bengkalis Taja Rakerda di Duri
- Terima SK DPP, Syaiful Ardi Nahkodai DPD PAN Bengkalis
- Syaiful Ardi Nahkodai DPD PAN Bengkalis
- Hasil Rekapitulasi PSU Pilkada Rohul 2020, Sukiman-Indra Gunawan Meraih Suara Terbanyak
- NasDem Milenial Salurkan Bantuan Al-Quran dan Sajadah
- Dewan Pekanbaru Minta Kemenag Panggil Penceramah "Covid-19 Rekayasa dan Hoax"


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com