Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 17 Mei 2021 06:41
Cegah Kerumunan, Walikota Pekanbaru Tutup Tempat Wisata Hingga 23 Mei 2021

Ahad, 16 Mei 2021 20:29
Lagi, Tiga Warga Bengkalis Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Ahad, 16 Mei 2021 19:28
Corona Meledak di Meranti, Pasien Diisokasi di Masjid dan Akses ke Tanjung Samak Ditutup

Ahad, 16 Mei 2021 17:30
Ikuti Pertandingan Tenis Eksekutif Forkopimda, Kajati Riau Jadi Juara

Ahad, 16 Mei 2021 16:23
DPRD Inhu Minta Dirut RSUD Indrasari Rengat Dievaluasi

Ahad, 16 Mei 2021 16:18
Jokowi ke Riau, Repdem Kampar Adukan Kasus Konflik Agraria

Ahad, 16 Mei 2021 15:50
Kapolsek Pangkalan Kerinci Minta Petugas Pengamanan Idul Fitri Penuh Tanggung Jawab

Ahad, 16 Mei 2021 15:15
Cegah Tindak Kriminal, Polsek Langgam Tingkatkan Patroli

Ahad, 16 Mei 2021 15:08
Polres Pelalawan Langsung Turun Pengecekan Prokes di Tempat Wisata

Ahad, 16 Mei 2021 14:40
Tak di Tempat Saat Lonjakan Pasien Covid-19, DPRD Inhu Minta Dirut RSUD Indrasari Rengat Dievaluasi

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 April 2021 20:50
Selama Ramadan, DPRD Pekanbaru Minta PLN Tidak Lakukan Pemadaman

Anggota DPRD Pekanbaru kebali ingatkan PLN untuk tidak melakukan pemadaman listrik selaa Ramadan. Terlebih saat malam hari.

Riauterkini-PEKANBARU-Selama ramadan 1442 ini, PLN diminta tidak melakukan pemadaman bergilir. Dan ini diminta ada jaminan supaya tetap memberikan layanan maksimal.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Indra Sukma, dia menegaskan lagi, terutama pada malam hari. Soalnya kegiatan ramadan banyak dilakukan pada malam hari.

"Kita minta PLN tidak melakukan pemadaman bergilir selama bulan suci ramadan, harus tetap menyala. Apalagi pada malam hari, harus ada jaminan tidak ada gangguan," kata Indra kepada wartawan, Senin (12/4) .

Dijelaskannya, waktu yang sangat perlu lampu tetap menyala ada pada saat berbuka, sampai tarawih dan tadarus, hingga santap sahur dan waktu subuh.

Begitu juga saat pelaksanaan shalat tarawih, pemerintah kota sudah mengeluarkan surat edaran melarang bagi wilayah yang masuk zona merah peredaran covid-19 untuk menggelar shalat tarawih.

Untuk hal ini, diminta ada pengecualian, dimana masyarakat tempatan diberikan dispensasi.

"Kalau konteksnya mendukung surat edaran (SE) pemerintah, kami pasti mendukung. Tapi ini urusan hati, urusan ibadah, paling tidak warga tempatan bisa diberi ruang untuk tarawih," kata Indra.

Disampaikannya, bahwa kerinduan masyarakat untuk melaksanakan shalat tarawih di masjid atau musholla, memang tidak bisa dibendung. Apalagi ini soal ibadah, yang memang dinanti setiap tahunnya.

Penegasan nya, tinggal bagaimana penerapan protokol kesehatannya, di masjid atau musholla di 13 di daerah zona merah. Tentunya harus benar-benar ketat, tidak melanggar dan tidak membiarkan jamaah bukan warga tempatan masuk.

"Kita harapkan juga pemerintah tidak kaku. Jika perlu turun ke masjid/musholla. Kasihan masyarakat, tahun lalu juga tak bisa sholat di masjid atau musholla. Sekali lagi kita minta ada kelonggaran," harapnya.

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru telah mengeluarkan surat edaran Nomor 98/SE/IV/2021 tentang pelaksanaan kegiatan bulan suci Ramadhan di tengah masa pandemi Covid-19, tertanggal 1 April 2021 lalu. Dalam edaran itu, salah satunya menganjurkan masjid dan mushola di zona merah Covid-19 untuk tidak melaksanakan salat taraweh berjamaah.

Di Kota Pekanbaru sendiri kini ada sebanyak 83 kelurahan. Jadi, selebihnya masih bisa melaksanakan tarawih. Pelaksanaan rangkaian ibadah di malam Ramadhan akan dibatasi hingga pukul 21.00 Wib. Pelaksanaan salat Isa, tarawih dan santapan rohani dilakukan tidak lebih dari 75 menit.***(Parlementaria)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Ketua DPRD Inhil Sambangi Kantor PWI
- Ketua DPRD Pekanbaru dan Emak-emak Berbagi Takjil Ramadhan
- Bupati Wardan Ikuti Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun 2021 DPRD Inhil
- Resmi, Budi Santoso Jabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Inhu
- Antisipasi Kekosongan, DPRD Inhu Minta Pj Bupati Segera Tunjuk Pj Kades
- DPRD Pekanbaru Tak Ingin Peringatan May Day 2021 Hanya Seremoni
- Raih 26,54 Persen Suara, Rezita Meylani Yopi Ditetapkan Bupati Terpilih Inhu
- DPRD Pekanbaru Sampaikan Rekomendasi Pansus LKPj Kepala Daerah 2020
- DPRD Rohul tidak Bisa Melaksanakan Paripurna Sementara Waktu karena ini
- Dewan Minta Pemko Lakukan Pengawasan Terhadap Pedagang Bazar Ramadhan
- ‎Hartop Gugat Kecurangan di Pilkada Rohul 2020 dan Minta MK Didiskualifikasi Dua Paslon
- Ketua DPRD Pekanbaru Kembali Minta Pemko Fokus Selesaikan Banjir
- Penyegaran, Partai Golkar Ganti Ketua Fraksi di DPRD Inhu
- DPRD Pekanbaru Sampaikan Laporan Pansus LKPj Kepala Daerah 2020
- Songsong Pemilu 2024, PKS Bengkalis Taja Rakerda di Duri
- Terima SK DPP, Syaiful Ardi Nahkodai DPD PAN Bengkalis
- Syaiful Ardi Nahkodai DPD PAN Bengkalis
- Hasil Rekapitulasi PSU Pilkada Rohul 2020, Sukiman-Indra Gunawan Meraih Suara Terbanyak
- NasDem Milenial Salurkan Bantuan Al-Quran dan Sajadah
- Dewan Pekanbaru Minta Kemenag Panggil Penceramah "Covid-19 Rekayasa dan Hoax"


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com