Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 17 Juni 2021 20:50
Hari Ketiga, TNI-AU dan USPACAF Amerika Mulai Latihan Manuver Udara

Kamis, 17 Juni 2021 20:05
Dikabarkan 5 Korban Jiwa Dalam Kebakaran Pabrik PT Sari Dumai Oleo

Kamis, 17 Juni 2021 19:54
Update Covid-19, Positif 332. Sembuh 340, Meninggal 15

Kamis, 17 Juni 2021 19:51
Disaksikan Wagubri, BSN RI dan Unilak Teken MoU Peningkatan Standarisasi Produk

Kamis, 17 Juni 2021 18:38
Anggota Komisi IX DPR RI Saksikan Langsung Vaksinasi di Riau

Kamis, 17 Juni 2021 17:29
Dinas PUPR Rohul Rangkul Perusahaan untuk Bangun Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Kamis, 17 Juni 2021 17:13
Polisi Awasi Prokes Warga Dipelabuhan Penyalai

Kamis, 17 Juni 2021 17:09
Disiplin Warga, Polsek Ukui Rutin Razia Prokes

Kamis, 17 Juni 2021 17:01
Polsek Pangkalan Lesung Kawal Vaksinasi Warga

Kamis, 17 Juni 2021 16:55
Polsek Bunut Minta Warga Lapor Jika Ada Pungli

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 24 April 2021 13:41
Dewan Pekanbaru Minta Kemenag Panggil Penceramah "Covid-19 Rekayasa dan Hoax"

Pekanbaru dihebohkan dengan kontroversial ceramah salah satu ustaz yang mengatakan Covid-19 rekayasa dan hoax.

Riauterkini-PEKANBARU-Pekanbaru dihebohkan dengan kontroversial ceramah salah satu ustaz yang mengatakan Covid-19 rekayasa dan hoax.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi meminta agar ceramah yang berisi hal-hal seperti itu dihentikan.

"Sebaiknya ceramah-ceramah seperti itu dihentikan. Jika masih terus dilakukan lebih baik segera ditindak," kata Azwendi, Rabu (21/4/2021) lalu.

Azwendi menganggap persoalan seperti ini jangan dianggap sebuah hal yang biasa saja.

Selain itu, dia juga berharap Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat mempertanyakan maksud dari ceramah ustaz tersebut.

"Kita minta ceramah seperti ini jangan dianggap enteng. Kalau wewenang Kemenag dan MUI, maka mereka berkewajiban memanggil ustaz ini," tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar menyebut ada ustaz yang dalam ceramah menyebut Covid-19 adalah rekayasa dan hoax. Menurutnya, materi ceramah ini dikhawatirkan membuat masyarakat resah.

Syamsuar mengatakan hal itu setelah mendengar paparan perkembangan kasus COVID-19 oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi. Syamsuar awalnya meminta agar protokol kesehatan di tempat ibadah untuk diperketat.

"Kemarin saya mendapatkan laporan di sebuah masjid di Pekanbaru, masih ada ustaz-ustaz yang ceramahnya seolah-olah COVID tidak ada, jadi itu dibilangnya kerjaan Yahudi. Padahal di sana juga ada, dia tidak tahu," kata Syamsuar.

"Inilah ceramah yang tidak benar, sehingga masyarakat menilai Corona sudah hilang," sambungnya.

Diakui Syamsuar, ceramah itu disampaikan pada Rabu (14/4). Dia meminta ustaz tidak menyampaikan ceramah dengan materi pembohongan.***(Parlementaria)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Jadi Ketua DPW PPP, Syamsurizal Diyakini Mampu Angkat Logo Kabah Dipertarungan Politik
- Jalan Yos Sudarso Banyak Makan Korban, Agung Nugroho Minta Pemprov Lebih Perhatian
- Agung Nugroho Soroti Minimnya Ambulance Khusus Covid-19 di Rumah Sakit
- PKB Bengkalis Fokus Menyiapkan Muscab
- Menggali Informasi Panggung Budaya,,
Komisi V DPRD Riau Kunker ke Disbud DKI Jakarta

- Bupati Pelalawan Beri Signal, Ada Mutasi Eselon III & IV Dalam Waktu Dekat
- DPRD Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna ke-5 Masa Sidang III Tahun Sidang 2020/2021
- DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Istimewa Milad Inhil Ke 56
- Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Legislator PKS Desak Pemko.Pekanbaru Cabut Izin Hotel Sabrina
- Pengurus PWI Kuansing Periode 2020 - 2023 Dilantik Besok
- Bawaslu Riau Terbaik di Sumatera
- Dihadiri Rezita Meylani Yopi, DPRD Inhu Paripurnakan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
- DPRD Inhu Jadwalkan Paripurna Bupati Wakil Bupati Terpilih Sore Ini
- Zukri Sampaikan Sejumlah Proyek di Pelalawan Butuh Bantuan Pusat
- Dihadiri 13 Kadiskes dan Kapolda, DPRD Riau Bahas Fasilitas Kesehatan
- Survei CISA: AHY dan Demokrat Semakin Moncer
- Paripurna Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih,
Anggota Fraksi Golkar DPRD Inhu Wajib Hadir

- Samsudin Iklas Lepaskan Jabatan Ketua DPRD Inhu
- DPRD Pekanbaru Setujui Revisi Perda Khusus Covid-19 yang Diajukan Pemko
- Ketua DPRD Kuansing Berharap Adanya Perubahan Fundamental Birokrasi di Pemerintah ASA


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com