Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 28 September 2021 07:55
Sembuh 7, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 1 Orang

Senin, 27 September 2021 21:27
Kemeriahan MTQ ke - II, Ini Harapan Lurah Duri Timur

Senin, 27 September 2021 20:52
Bank Riau Kepri Masuk 10 Terbaik se Indonesia dalam Mendukung Program Perumahan Pemerintahan Jokowi

Senin, 27 September 2021 19:39
Pemprov Gratiskan Rapid Antigen Untuk Pelamar CPNS

Senin, 27 September 2021 17:09
Bupati Kuansing Resmikan Pasar Pokan Selasa Desa Teluk Pauh

Senin, 27 September 2021 17:07
Bawa Kabur Sepeda Motor Warga Riau, Pria Asal Sibuhuan Ditangkap Polisi Rohul

Senin, 27 September 2021 15:58
Tekan Kecelakaan di Tol Permai, PT HK Pasang 20 Rumble Strip dan 15 Lampu Flip Flop

Senin, 27 September 2021 15:33
Empat Poin Penting Putusan Rapimwil PPP Riau

Senin, 27 September 2021 13:12
Wako Paisal Lantik Indra Gunawan Sebagai Sekda Kota Dumai

Senin, 27 September 2021 11:37
Bupati Kuansing Kembali Ingatkan Prokes Diperketat Saat Sekolah PTM

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 28 Juli 2021 09:11
Paripurna Pandangan Umum LKPJ 2020, Fraksi Soroti Rendahnya Capaian PAD dan Covid - 19

Fraksi-fraksi di DPRD Kuansing menyoroti rendahnya realisasi PAD dan serapan anggaran Covid-19. Disampaikan di paripurna pandangan umum LKPJ 2020.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kuansing menggelar rapat paripurna dengan agenda pandangan fraksi tentang Raperda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD 2020, Senin (26/7/2021).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kuansing Dr. Adam, MH serta dihadiri Bupati Kuansing, Andi Putra, SH. MH, dalam paripurna tersebut, sejumlah fraksi memberikan catatan. Salah satunya terkait penanganan Covid-19 hingga rendahnya capaian PAD.

Fraksi Golkar melalui Jubir Endri Yupet SH. Fraksi Golkar mengapresiasi hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 oleh BPK RI dengan hasil opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Kita berharap hasil WTP ini dapat dipertahankan secara kontinu. Namun masih ada "PR", soal penataan aset tetap yang tidak tertib seperti dikuasai dan digunakan pihak lain," katanya.

Kemudian terkait penganggaran dan menejemen kas, Endri menyampaikan agar mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Termasuk masih rendahnya serapan akibat refocusing anggaran dalam penanganan Covid-19.

"Kita minta Pemda tidak ragu membelanjakan APBD di sektor produktif dalam penanganan Covid," pintnya.

Fraksi PPP menyoroti soal kurang maskimalnya penanggulangan Covid-19. Salah satu indikatornya, kasus Covid-19 yang semakin meningkat di Kuansing.

"Kami mendorong untuk segera ada terobosan strategis yang kreatif yang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku," kata Juru Bicara Fraksi PPP Naswan.

Fraksi Gerindra melalui jubirnya Sholehudin menyoroti masih rendanya capaian PAD dan kurang maksimal. PAD tahun 2020 target Rp. 91,3 miliar namun teralisasi Rp. 73,9 miliar atau 80,96 persen.

  Menurutnya, masih banyak potensi sumber PAD yang digali dan maksimalkan. Salah satunya seperti retribusi daerah dan pengelolaan kekayaan daerah.

"Tahun lalu retribusi daerah baru tercapai 50,59 atau Rp. 9 miliar. Sementara pengelolaan kekayaan daerah tercapai 55 persen Rp. 4 miliar," ungkapnya.

Maka Fraksi Gerindra mendorong Pemda benar-benar serius untuk menggalin sumber PAD. Baik di sektor pariwisata dan aset-aset Pemda seperti perkebunan Pemda yang terbengkalai.

"Jika digali potensinya sangat besar. Maka Pemkab harus bisa membuat terobosan untuk meningkatkan PAD," sebutnya.* (rls-Jok)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Rp25 Miliar Penyertaan Modal PT Jamkrida Diganjal DPRD Riau
- Musdalub Sempat Ricuh, Rahmad Ilahi Nahkodai BPD HIPMI Riau 2021-2024
- Dewan Ajak Masyarakat Pekanbaru Budayakan Tanjak
- Tolak Bantuan RLH, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Riau Minta Pemprov Beri Sanksi Tiga Kabupaten
- Memalukan, Anggota DPRD Riau Tak Bisa Bedakan Triliun dengan Miliar
- Tiga Ketua Fraksi DPRD Riau Telat,
Pandangan Umum Fraksi Terhadap Perubahan APBD 2021 Sempat Terganggu

- Gubernur Riau Sampaikan Nota Pengatar Perubahan APBD 2021
- Dilantik Jadi Ketua DPRD Inhu, Elda Suhanura "Lembaga Ini Instrumen Demokrasi"
- Dipimpin Ginda, Paripurna DPRD Pekanbaru Berjalan Lancar
- KPU Riau Audiensi ke Kadisdik Riau
- Terkendala SIPD, KUA-PPAS APBD-P 2021 Baru Diterima DPRD Inhu
- Paripurna Penggantian Ketua DPRD Inhu Digelar Lusa
- Fraksi Gerindra DPRD Pekanbaru Gelar Vaksin Covid-19
- Komisi V DPRD Riau Apresiasi Proses Alih Kelola SDM PHR
- Berkonflik dengan PT Duta Palma Nusantara, Masyarakat Kuansing Mengadu ke DPRD Riau
- DPRD Riau Kecewa pada Kinerja Dinas ESDM
- Ingin Sediakan Air Minum untuk Masyarakat, DPRD Inhil Belajar SPAM di PT SPR
- KPU Riau Ikuti Sosialisasi Juknis Bakohumas
- Fraksi Demokrat Ajak Publik Soroti Bukti dan Saksi KLB Ilegal di Pengadilan TUN
- Putus Jalan Warga Kuansing, Panja Komisi II DPR Bakal Panggil PT DPN


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com