Home > Bisnis Terkini >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 10:06
Pemkab Kuansing Akan Salurkan Bantuan untuk 180 Mahasiswa Kurang Mampu

Selasa, 7 April 2020 02:12
PDP Corona Bertambah, Bupati Inhil Minta Masyarakat Tenang

Senin, 6 April 2020 21:31
Baru 25.796 Orang Mengajukan, Disnaker Riau Beri Kesempatan Pekerja Terdampak Covid-19 Mendaftar Secara Online

Senin, 6 April 2020 21:02
Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil

Senin, 6 April 2020 17:21
Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 dari Kampar, Total Jadi Dua Belas Orang

Senin, 6 April 2020 16:41
Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?

Senin, 6 April 2020 16:22
Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Senin, 6 April 2020 16:14
Antisipasi Covid-19, Kecamatan Langgam Dirikan Pos Chek Suhu Tubuh 24 Jam

Senin, 6 April 2020 16:09
Antisipasi Kelangkaan Gula, Pemkab Inhu Subsidi Biaya Operasional

Senin, 6 April 2020 15:09
PDP Corona Meninggal di Kuansing Pernah Kontak dengan Sepupu Baru dari Jember


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Desember 2019 09:26
Riset LPEM UI 2019, Dua Dasawarsa Grop APRIl Sumbang Rp368,51 Triliun untuk PDB Nasional

Kontribusi ini berasal dari dampak aktivitas utama Grup APRIL di bidang pulp, kertas dan dissolving pulp di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau

Riauterkini-JAKARTA- 20 Desember 2019 – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), dalam hasil riset berjudul 'Analisis Dampak Makroekonomi dan Fiskal Grup APRIL, update periode 2015-2018' menyampaikan bahwa sejak 1999, Grup APRIL telah berkontribusi dalam pembentukan nilai tambah bruto atau PDB nasional sebesar Rp368,51 triliun, dimana diantaranya sekitar 93,68% (Rp345,68 triliun) muncul sebagai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Riau. 

Hasil studi juga menunjukkan bahwa selama sepuluh tahun terakhir kontribusi nominal Grup APRIL terhadap pembentukan PDB nasional terus mengalami peningkatan dari Rp20,14 triliun pada tahun 2009 menjadi Rp40,64 triliun pada tahun 2018. Pada periode yang sama, kontribusi nominal Grup APRIL terhadap PDRB Riau juga menunjukkan kecenderungan peningkatan yang sama.

Dr. Ir. Uka Wikarya M.Si, Kepala Grup Kajian Ekonomi Regional dan Kebijakan Sumber Daya Energi LPEM FEB UI menjelaskan kontribusi yang semakin besar dari Grup APRIL menunjukkan bahwa industri pulp dan kertas yang dijalankan secara terintegrasi dari hulu ke hilir memberikan dampak yang luas untuk perekonomian nasional, khususnya Riau yang meliputi berbagai indikator, seperti penciptaan lapangan kerja, pendapatan rumah tangga sampai kontribusi fiskal. "Tidak hanya menciptakan kesempatan kerja baru, produk kayu dari industri bubur kertas, kertas dandissolving pulp yang dijalankan Grup APRIL memberikan manfaat nyata melalui dampak pengganda (multiplier effect) yang tercipta dan telah berkontribusi besar bagi ekonomi dan fiskal negara," ujar Uka.

LPEM FEB UI menghitung kontribusi yang dihasilkan Grup APRIL dalam beberapa aspek, antara lain: multiplier output, multiplier tenaga kerja, manfaat ekonomi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) non-migas, manfaat ekonomi pendapatan rumah tangga non-migas, penciptaan tenaga kerja, dan kontribusi fiskal. Metode yang digunakan untuk menganalisis dampak makroekonomi adalah model multiplier Input-Output Provinsi Riau 2001 dan 2010, Input-Output Pelalawan 2003 dan 2015, dan Input-Output Nasional 2005 dan 2010. Dampak fiskal dihitung menggunakan model alokasi fiskal yang dikembangkan LPEM-FEB UI.

  Dari hasil riset tersebut, dampak makroekonomi dari operasional Grup APRIL yaitu:

Dari setiap Rp1 juta penjualan industri bubur kertas dan kertas Grup APRIL dapat meningkatkan output atau penjualan seluruh sektor usaha di Kabupaten Pelalawan sebesar Rp1,50 juta dan meningkatkan output di Provinsi Riau sebesar Rp2,28 juta. 

Setiap karyawan atau pekerja pabrik bubur kertas dan kertas Grup APRIL di Kabupaten Pelalawan akan menciptakan kesempatan kerja bagi 4,75 orang di Pelalawan, dan menciptakan kesempatan kerja bagi 7,86 orang di Provinsi Riau.Dalam periode 1999-2018, Grup APRIL telah berkontribusi dalam pembentukan nilai tambah bruto atau PDB nasional sekitar Rp368,51 triliun, dimana diantaranya sekitar 93,68% (Rp345,68 triliun) muncul sebagai PDRB di Provinsi Riau.

Kontribusi PDRB yang muncul di Riau setara dengan 4,99% dari total PDRB Riau dengan migas atau 8,14% dari total PDRB Riau tanpa migas. Dalam periode 1999-2018, Grup APRIL telah berkontribusi dalam pembentukan pendapatan rumah tangga nasional sekitar Rp82,08 triliun, dimana 94,92% di antaranya (Rp77,91 triliun) muncul di Provinsi Riau. Dalam periode 1999-2018, Grup APRIL telah ikut berkontribusi dalam pembentukan kesempatan kerja secara nasional, rata-rata sekitar 89.646 kesempatan kerja per tahun, dimana sekitar 75,86% atau 67.844 kesempatan kerja muncul di Provinsi Riau per tahunnya. Pada tahun 2000 APRIL berkontribusi membuka kesempatan kerja untuk sekitar 42 ribu orang di Provinsi Riau, meningkat menjadi 60 ribu orang pada tahun 2010, dan menjadi 83 ribu orang pada tahun 2018.

Selanjutnya, hasil riset juga menunjukkan kontribusi Grup APRIL terhadap fiskal negara. Tercatat bahwa Grup APRIL selama 2015-2018 telah membayar kewajiban perpajakan dan bukan pajak atau fiskal kepada negara sebesar Rp3,96 triliun yang terbagi menjadi pendapatan:

Pemerintah Kabupaten Pelalawan sebesar Rp159,63 miliar yang setara dengan 30,88% Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten PelalawanPemerintah Provinsi Riau sebesar Rp175,5 miliar yang setara dengan 1,26% PAD Provinsi Riau, danPemerintah Pusat sebesar Rp3,63 triliun yang setara dengan 0,067% pendapatan pajak APBN pemerintah pusat.  

Tidak hanya itu saja, terdapat tambahan kontribusi fiskal terdampak yang berasal dari pajak dibayarkan oleh badan usaha yang kegiatannya muncul karena aktivitas Grup APRIL sebesar Rp3,53 triliun.

Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) Sihol Aritonang mengatakan sebagai perusahaan yang mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), APRIL senantiasa menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab dengan ikut serta mendukung pembangunan masyarakat, utamanya di Kabupaten Pelalawan tempat APRIL beroperasi.

"Kami berharap Grup APRIL terus dapat berkontribusi terhadap perekonomian nasional dan pembangunan masyarakat setempat kami beroperasi. Sebagaimana semangat kami berdasarkan filosofi bisnis 5C: bahwa kegiatan operasionalnya harus baik untuk Masyarakat, Negara, Iklim, Pelanggan, dengan demikian akan baik pula bagi Perusahaan."***(rls)

Keterangan Foto :

Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) Sihol Aritonang (kanan) berbincang dengan Kepala Grup Kajian Ekonomi Regional dan Kebijakan Sumber Daya Energi LPEM FEB UI Dr. Ir. Uka Wikarya M.Si di sela-sela acara jumpa pers Hasil Riset: Analisis Dampak Makroekonomi dan Fiskal Grup April di Jakarta, Kamis (19/12). Dalam hasil riset tersebut Grup APRIL telah berkontribusi dalam pembentukan nilai tambah bruto atau PDB nasional sebesar Rp368,51 triliun, dimana diantaranya sekitar 93,68% (Rp345,68 triliun) muncul sebagai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Riau.  

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Bisnis Terkini Lainnya..........
- Manfaatkan Lahan Tanpa Membakar, PT STM Budidayakan Aren dan Singkong Racun Seluas 500 Hektar
- Loyalitas Kopi Savasana Hadirkan Kudapan Berkualitas
- Prioritaskan Giat Positif, Komunitas Toyota Land Cruiser VX/VXR Series 80 Riau Resmi Terbentuk
- Kembangkan UMKM, PRIME PARK Hotel & Convention Pekanbaru Buka Outlet Rupa Rupa
- Paket Super 4G Unlimited Lite Bikin Smartfren Kokoh Rajai Paket Internet Unlimited
- Tumbuh Kembangkan Kreatifitas Masyarakat Pekanbaru, Bandaraya Ekraf Festival 2020 Hadir di Mal SKA
- Abdurrab Foundation Gelar Seminar Internasional Budaya Melayu
- LASNas Chevron South Area Launching Program 2020
- Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru
- Suzuki XL7 Resmi Hadir di Riau
- Investasi Rp15 Triliun, Pabrik Viscose Rayon Teritergrasi Terbesar di Indonesia Diresmikan Presiden
- Manajemen Baru PT Kiblatain Jaya Wisata Berangkatkan 119 Jemaah Umrah ke Tanah Suci
- Pencinta Otomotif Riau Dipersilahkan Memesan Suzuki XL7
- Nasi Mangkok Ala PRIME PARK Hotel and Convention Pekanbaru
- Pertama di luar Jawa, Max Fashions Buka Gerai di Living World
- HokBen Ramaikan Kuliner Pekanbaru
- HokBen Ramaikan Kuliner Pekanbaru
- Ngopi Sore Bareng IM3 Ooredoo, 2020 Tambah Puluhan BTS di Riau
- Rayakan Ulang Tahun ke-II, Grand Meranti Hotel Bagi-bagi Sembako
- Tiga Fuel Terminal Pertamina di Riau Salurkan B30


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com