Home > Bisnis Terkini >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 09:10
Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program

Kamis, 9 Juli 2020 08:31
Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri

Kamis, 9 Juli 2020 06:55
Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI

Rabu, 8 Juli 2020 19:34
PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri

Rabu, 8 Juli 2020 19:24
Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa

Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako

Rabu, 8 Juli 2020 16:17
Pilkada Dumai, Pleno PAN Dumai Lahirkan Pasangan Edi Sepen-Zainal Abidin

Rabu, 8 Juli 2020 15:51
Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar

Rabu, 8 Juli 2020 14:22
Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 31 Maret 2020 17:01
Manfaatkan Lahan Tanpa Membakar, PT STM Budidayakan Aren dan Singkong Racun Seluas 500 Hektar

PT STM membuktikan pemanfaatan lahan tanpa bakar. Budidaya singkong racun dan aren seluas 500 hektar.

Riauterkini-PELALAWAN-Meski Riau selalu menjadi langganan asap akibat kebakaran hutan dan lahan, namun masyarakat Desa Kesuma di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan bersama PT Sumatera Tani Mandiri (STM) mampu membuktikan bahwa pemanfaatan lahan bisa dilakukan tanpa pembakaran.

Pemanfaatan lahan tersebut dilakukan oleh masyarakat dan kelompok STM dengan mengembangkan budidaya aren dan singkong racun di area lahan tanaman kehidupan milik Arara Abadi seluas 500 hektar. Penggarapan lahan untuk penanaman dua komoditi itupun sudah dikerjakan secara bertahap sejak Juli 2019 silam.

"Penanaman komoditi (singkong racun dan aren) ini awalnya memang inisiatif kita bersama. Kita (STM) sebagai pengelola ingin mengembangkan tanaman komoditi tersebut. Awalnya kita nggak punya lahan, akhirnya kita pinjam lahan. Tujuan kita untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan. Kita lihat perkembangannya dan alhamdulillah semakin lama banyak masyarakat yang tertarik membersihkan lahan tanpa harus membakar," ujar Komisaris PT STM, Zainal Arifin didampingi PH Daniel Haposan Sirait SH ketika meninjau lokasi lahan itu di Sorek Satu, Pelalawan, Selasa (31/03/20).

Dia menjelaskan, dari 500 hektar lahan yang ada, 100 hektar sudah digarap lebih dulu dan ditanami singkong racun sejak Juli 2019 silam. Sedangkan 400 hektar lagi sudah digarap mulai dari Januari 2020 lalu. Ratusan hektar lahan itu juga terbagi-bagi menjadi 4 blok, blok pertama memiliki luasan area 170 hektar dengan luas tanaman 70 hektar, lalu blok dua dengan luasan area 27,5 hektar dengan luasan tanaman 25 hektar. Di blok tiga memiliki luasan area 125 hektar dan yang bisa tertanam seluas 110 sampai 115 hektar. Sementara di blok empat, luasan areanya sekitar 220 hektar dan luasan untuk tanaman sekitar 210 hektar.

Pengelolaan lahan itu sendiri, sambungnya, dibantu pula oleh 24 pekerja harian, 8 pekerja tetap, 15 orang Land Clearing (LC) serta ketersediaan 14 unit alat berat.

"Dari 500 hektar lahan ini, target kita 450 an hektar bisa kita manfaatkan untuk menanam singkong racun dan aren. Target ini kita upayakan harus sudah rampung pertengahan tahun ini. Maksimal sampai akhir tahun 2020 mendatang," tuturnya.

Dengan konsep pemanfaatan lahan tanpa membakar tersebut, Zainal pun berharap lahan yang telah dikelola dan ditanami singkong racun serta aren itu bisa menjadi komoditi ketahanan pangan bagi masyarakat luas. Selain itu, kedepannya ia juga berencana mendirikan home industri agar pengelolaan dan pendistribusian kedua komoditi pangan tersebut bisa semakin maksimal.

"Kita juga menerapkan sedekah kepada para pekerja di sini. Gaji mereka (pekerja) akan dipotong 10 persen setiap bulannya untuk anak-anak yatim. Termasuk hasil panen, 10 persennya kita potong juga untuk anak yatim. Program itu sudah kita jalankan sejak awal 2019 lalu dan akan terus berkelanjutan," tandasnya.***(gas)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Bisnis Terkini Lainnya..........
- Bersama Bright Gas, UMKM Riau Bertahan Lawan Corona
- Kembali Buka, TKP Foodcourt Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19
- RBI Farm, Peternakan Semi Moderen Siap Pasok Kebutuhan Daging di Riau
- PGN dan PT Krakatau Steel Teken Perjanjian Jual Beli Gas, Tingkatkan Utilisasi Gas Bumi Industri Baja
- BNI-Pemkab Bengkalis Gelar Edukasi dan Home Visit KPM PKH
- Pertamina Salurkan Premium Sesuai Penugasan Sesuai Perpres
- Perkuat Peran Subholding Gas, PGN Luncurkan Sapta Program Gasifikasi Nasional
- Lebarkan Sayap, Keluarga Besar An Cipta Wisata Riau Launching Toko Online
- Saat Pandemi Corona, Masyarakat Sambut Hangat Program PDS dari Pertamina
- Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah
- Program Cashback Pertamina Mendapat Respon Positif Dari Masyarakat
- RAPP Bersama Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Dukung Pemerintah Tangani Covid-19
- Riau Ojek, Ojol Lokal nan Eksis dan Legal
- Pastikan Sembako Murah Sampai ke Konsumen, jualBuy Gandeng Riau Ojek
- Gandeng Riau Ojek dan Relawan, Polda Riau Salurkan Bantuan Warga Terdampak Wabah Virus Corona
- Manfaatkan Lahan Tanpa Membakar, PT STM Budidayakan Aren dan Singkong Racun Seluas 500 Hektar
- Loyalitas Kopi Savasana Hadirkan Kudapan Berkualitas
- Prioritaskan Giat Positif, Komunitas Toyota Land Cruiser VX/VXR Series 80 Riau Resmi Terbentuk
- Kembangkan UMKM, PRIME PARK Hotel & Convention Pekanbaru Buka Outlet Rupa Rupa
- Paket Super 4G Unlimited Lite Bikin Smartfren Kokoh Rajai Paket Internet Unlimited


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com