Home > Bisnis Terkini >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Januari 2021 21:29
4 Sembuh, Pasien Covid-19 di Kuansing Bertambah 8 Orang

Jum’at, 15 Januari 2021 21:02
Tunaikan Kewajiban Demokrasi, Ketua KPU Bengkalis Ikut Nyoblos Anggota BPD

Jum’at, 15 Januari 2021 19:39
Gerebek Warung di PT SJI, Lima Pria Digelandang ke Polsek Kunto Darussalam

Jum’at, 15 Januari 2021 18:13
Tahun Anggaran Berakhir, Proyek Jalur Dua Airmolek Inhu Tetap Dikerjakan

Jum’at, 15 Januari 2021 18:03
Polda Riau Periksa 13 Saksi Terkait Sampah di Pekanbaru

Jum’at, 15 Januari 2021 17:44
Bertambah 170, Total Kasus Covid-19 di Riau Tembus 27 Ribu Lebih

Jum’at, 15 Januari 2021 17:17
H Permata Tewas Ditembak Petugas, Kepala BC Tebilahan Mengaku Belum Mengetahui

Jum’at, 15 Januari 2021 17:16
Mulai Hari Ini APBD Bengkalis 2021 Sudah Bisa Digunakan

Jum’at, 15 Januari 2021 17:03
Polisi Bekuk Jambret Anak Pejabat Tinggi Polda Riau

Jum’at, 15 Januari 2021 11:01
Iwan Patah Sebut Banjir Menahun di Pekanbaru Akibat tak Punya Master Plan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 28 September 2020 15:55
Tingkatkan Kewaspadaan, Pertamina Gelar Pelatihan Safetyman SPBU

Keselamatan adalah hal paling utama. Karena itu Pertamina gelar pelatihan safetyman SPBU untuk tingkatkan kewaspadaan.

Riauterkini - PEKANBARU - Budaya sadar keselamatan di SPBU, tak lelah terus digaungkan Pertamina. Saban tahun, beragam kegiatan dan program digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan.

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mencatat dari insiden kebakaran di SPBU pada 2020, sejumlah 77 persen disebabkan kelalaian konsumen. Terutama pengisian BBM melalui jerigen, tangki kendaraan yang dimodifikasi dan ulah pelangsir.

Seperti kebakaran yang terjadi di SPBU 16.293.108 Tembilahan Kabupaten Indragiri Hulu, Riau pada 22 Agustus 2020 lalu. Api menghanguskan kendaraan, kanopi dan dispenser SPBU, mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah. Ditengarai karena muncul percikan dari motor yang menyala, sehingga memantik kebakaran. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Untuk itu, kami kembali mengadakan pelatihan bagi Safetyman SPBU seluruh Provinsi Riau. Pelatihan semacam ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Tujuannya mengingatkan kembali dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan manajer dan pengawas SPBU dalam aspek kesehatan dan keselamatan kerja," ujar Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina MOR I, M. Roby Hervindo lewat siaran persnya, Senin (28/09/20).

Beradaptasi dengan kebiasaan baru, pelatihan dilaksanakan secara daring. Tercatat 94 manajer dan pengawas SPBU mengikuti pelatihan dua hari pada 21 hingga 22 September lalu.

Terangnya, selama pelatihan para peserta dipandu oleh narasumber Aditya Maulana dan Angga Abdi Satria dari Fungsi Health, Safety, Security and Environment (HSSE) MOR I. Materi pelatihan diantaranya mengenai keselamatan aspek dan konstruksi SPBU, keselamatan operasi penerimaan, penimbunan dan penyaluran di SPBU, pemeliharaan dan pembenahan SPBU, area terbatas, detektor gas dan landasan serta peralatan perlindungan pribadi.

Selain itu, Pertamina juga terus mengedukasi konsumen mengenai aturan dalam pengisian BBM di SPBU. Diantaranya mematikan mesin kendaraan sebelum pengisian BBM, tidak menggunakan telepon seluler, dilarang merokok atau menyalakan api, dan dilarang memotret. Konsumen juga tidak diperbolehkan memperbaiki kendaraan dan membuka kap mesin kendaraan di areal SPBU, serta menghindari menggoyang kendaraan saat mengisi BBM.

"Setelah pelatihan ini diharapkan para manager dan pengawas SPBU meningkatkan peran dan tanggung jawabnya. Terutama dalam menginisiasi sekaligus mengawasi kepatuhan standar maupun best practise aspek keselamatan SPBU. Jika sudah menjadi budaya, maka setiap tindakan yang dilakukan akan terus mengedepankan aspek keselamatan," bebernya.

Sementara, Heriawan, Manager SPBU di Kampar yang menjadi peserta pelatihan mengungkapkan, pelatihan ini sekaligus menjadi evaluasi SPBU. “Banyak pengetahuan dan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini. Sehingga dapat dijadikan sebagai bahan atau evaluasi kami dalam mempraktekan rutinitas standar prosedur operasi di SPBU. Guna meminimalisir insiden yang dapat terjadi," ujar Heriawan.***(arl/rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Bisnis Terkini Lainnya..........
- BNI Sapa Pegawai dan Santuni Panti Asuhan di Penghujung 2020
- Raih Sertifikat CHSE, Bukti Nyata Grand Jatra Hotel Pekanbaru Jamin Kenyamanan Pengunjung
- Prodi Kedokteran dan Prodi Teknik Informatika Universitas Abdurrab Raih Akreditasi B
- Program CHERISH Chevron, Petani Petapahan Panen Raya Padi
- Pandemi Covid-19, Gojek Hadirkan Layanan GoPay di Tiga Mal
- Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas
- Mudahkan Pengusaha Saat Pandemi,
Mandiri Syariah Launching Tabungan Bisnis

- Kuartal III 2020, Laba Mandiri Syariah Tembus Lebih Dari Rp1 Triliun
- Berangkatkan Jemaah Januari 2021, Travel Umrah Ini Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan dengan Ketat
- Masa Pandemi, Mitramedis Bantu Warga Riau Berobat ke Malaysia
- Undian Pemenang Shop and Win Periode XI,
Warga Jalan Riau Pekanbaru Kegirangan Dapat Hadiah Mobil dari Mal SKA

- Grand Prize Berhadiah Mobil, Mal SKA Segera Umumkan Pemenang Undian Shop and Win SKA Family Card
- Total Aset Capai Rp214,6 triliun,
Merger 3 Bank Jadi Bank Syariah Nasional

- Gandeng Christian Sugiono, Modena Hadirkan Water Heater 
- Bestari Riau 2020, Program Spesial PLN UP3 Pekanbaru untuk Agrikultur, Retail dan Industri
- Dimerger, Mandiri Syariah Siap Bersinergi Ciptakan Bank Syariah Modern & Inovatif Untuk Nasabah
- PRIME PARK Hotel & Convention Pekanbaru Hadirkan Promo October Save
- Mandiri Syariah Siap Salurkan Dana PEN
- Tingkatkan Kewaspadaan, Pertamina Gelar Pelatihan Safetyman SPBU
- Mandiri Syariah Pertahankan Kinerja Positif di Masa Pandemi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com