Home > Raga >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 00:12
Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng

Selasa, 2 Juni 2020 19:42
Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat

Selasa, 2 Juni 2020 18:45
Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis

Selasa, 2 Juni 2020 17:30
Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri

Selasa, 2 Juni 2020 16:13
Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil

Selasa, 2 Juni 2020 16:09
Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas

Selasa, 2 Juni 2020 16:06
Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna

Selasa, 2 Juni 2020 16:05
Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa

Selasa, 2 Juni 2020 15:27
Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul

Selasa, 2 Juni 2020 14:58
Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Nopember 2019 07:47
Kejuaraan Internasional di Malaysia, Pemanah Pelalawan Rebut 2 Perunggu

Sejumlah pemanah asal Pelalawan ambil bagian pada kejuaraan internasional di Malaysia. Dua medali perumggu berhasil diraih.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Tak ada istilah tangan kosong untuk atlit panahan Kabupaten Pelalawan. Tak hanya di dalam negeri mengukit prestasi, ditingkat internasional juga mampu meraih hasil yang terbaik. Di ajang Kejohanan Memanah Piala YDP BKM DBKL ke-52 di Muzium Diraja Istana Negara Kuala Lumpur Malaysia, atlit panahan berhasil meraih 12 medali, 3 diantaranya perunggu.

‘’ Alhamdulillah dengan izin Allah Subhanahu wata'la 4 orang atlit Pelalawan berhasil menyumbang 2 medali perunggu dari 12 medali yang diraih pada kejuaraan internasional di Kuala Lumpur Malaysia itu,’’kata Coach LaGO’Z Archery Pangkalan Kerinci, Dedi Susanto M Yunus, Kamis (14/11).

Kata dia, pada event yang berlangsung 2-3 Nopember 2019 itu, 4 atlit Pelalawan membawa nama Indonesia yang tergabung dalam tim Riau Indonesia Archery United (RIAU).

‘’Ini prestasi yang pertama untuk di kancah internasional, atlit kita berhasil mendulang prestasi, ’’imbuhnya sambil menyebutkan kejuaraan di Malaysia ini diikuti 3 negara, yakni Thailand, Indonesia dan Malaysia dengan jumlah peserta 700 an orang diberbagai kategori.

Dedi yang juga atlit panahan Perpani Pelalawan ini menyebutkan, 2 perunggu diraih masing-masing oleh pemanah Habib Dedi Yunus (SDIT Al-Bayan) di kategori Elimination Round (ER) Recurve Cilik (U-12) Lelaki 30 m dan Deni Andrian (Karyawan PT RAPP) di kategori Elimination Round (ER) Recurve Lelaki 70 m.

‘’Sementara itu kita mendapat 10 medali peringkat lainnya. Karena di kejuaraan ini panitia memberikan apresiasi medali dan sertifikat hingga peringkat 8 besar. Jadilah kita 12 medali, namun yang cukup diperhitungkan tentu medali perunggu,’’terangnya.

Lebih jauh Dedi menjelaskan, 4 atlit yang berlatih di LaGO’Z Archery yang berhasil mengoleksi medali di Kuala Lumpur masing-masing Habib Dedi Yunus, Medali Peringkat 5 kategori Qualification Round (QR) Sesi 1 Recurve Cilik (U-12) Lelaki 30 m. Ezua Rasya Putra (SMP Plus Al-Ibanah), kategori Recurve cilik (U-12) Lelaki 30m Qualification Round Sesi 1, Medali Peringkat 4, Sesi 2 Peringkat 5, Total 2 Sesi : Peringkat 4 dan Elimination Round: Peringkat 6.

Lalu Deni Andrian yang bertanding pada kategori Recurve 70 m Lelaki Qualification Round Sesi 1: Peringkat 5, Sesi 2: Peringkat 6, Total 2 Sesi : Peringkat 4 dan Dedi Susanto: kategori Compound lelaki 50m Qualification Round Sesi 2: Peringkat 8 dan Total 2 Sesi Peringkat 6.

‘’Kita berharap kedepannya bisa terus mengibarkan bendera merah putih di luar negeri dengan prestasi yang lebih baik lagi,’’harap Dedi sambil menuturkan terima kasih kepada para donatur diantaranya dari Ketua Perapani Pelalawan Junaidi Purba, ST yang akrab disapa Gope, Akhun, orang tua atlit juga PT. RAPP atas dispensasi kerja yang diberikan kepada salah seorang atlit yang mengikuti kejohanan tersebut.

‘’Begitu juga terima kasih kepada sekolah Al Bayan dan Al Ibanah atas supportnya,’’tutup Dedi.

Terpisah Ketua Perpani Pelalawan Junaidi Purba, ST juga mengapresiasi atas prestasi demi prestasi yang diraih atlit asal Kabupaten Pelalawan. Meski belum begitu lama olahraga sunnah ini muncul di daerah dengan motto Tuah Negeri Seiya Sekata justru telah banyak mengharumkan nama Pelalawan. Baik ditingkat lokal, nasional hingga level internasional.

‘’Sejauh ini kami cukup bangga dengan prestasi-prestasi yang dicapai atlit panahan Pelalawan. Meski masih baru dan masih banyak kekurangan, tapi mampu menunjukkan eksistensinya. Semua pihak yang terlibat tentunya kita dukungannya yang kontinyu. Begitu pula Pemkab Pelalawan hendaknya tak hanya melirik tapi ikut langsung memajukan dan memasyarakat olahraga sunnah ini hingga ke pelosok desa. Mari sama-sama kita berjuang untuk panahan. Saya yakin masih banyak bibit yang belum tergali yang menunggu pembinaan kita bersama,’’kata Gope yang juga salah seorang legislator di DPRD Pelalawan ini.amr

‘’Kepada para atlit juga pelatih tentunya teruslah giat berlatih dan jangan merasa puas dulu dengan pencapaian saat ini dan berkomitmen untuk menjadi terbaik lagi,’’tutupnya.***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Berita lainnya..........
- Empat Pimpinan di DPRD Riau Jajal Lapangan Indoor Tenis Pelti
- Tiga Petenis Muda Riau Raih Juara di Kejurnas Tenis Junior Piala Rektor Unand
- Turnamen Limuno Cup, Samber FC Taklukkan PS Jake
- Ketua DPRD Pelalawan , Resmikan Pemakaian Lapangan Tok Dolah Teluk Binjai
- Tim BSP Riau Ikuti Enam Kejuaraan Balap Sepeda Tingkat Nasional
- Ketua DPRD Pelalawan Tutup Kejuaraan Pencak Silat Walet Putih
- Waka DPRD Riau Zukri Misran Tutup Open Turnamen Bulutangkis Pangkalan Malako Cup I


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com