Home > Raga >>
Berita Terhangat..
Selasa, 14 Juli 2020 19:47
SKK Migas Sumbagut-KKKS Wilayah Riau dan 5 Organisasi Wartawan Gelar Webinar Jurnalistik

Selasa, 14 Juli 2020 17:51
Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban, 550 Sapi dari NTT Segera Tiba di Dumai

Selasa, 14 Juli 2020 17:10
Dua dari Tiga Pasien Covid-19 tak Memiliki Riwayat Perjalanan

Selasa, 14 Juli 2020 17:02
6.492 ASN Ikut Dukung Dukungan di Pilkada Serentak 2020

Selasa, 14 Juli 2020 17:01
"Jajan" PSK Pakai Uang Palsu, Pria di Pekanbaru Ini Dikerangkeng

Selasa, 14 Juli 2020 15:32
Penyaluran Bansos Pendidikan Mahasiswa Kurang Mampu Sudah 95 Persen

Selasa, 14 Juli 2020 14:59
Pilkada Bengkalis, PKS dan PPP Resmi Usung Abi Bahrun-Herman

Selasa, 14 Juli 2020 13:52
Dukungan PPP dan Nasdem Tiket Mursini - Indra Putra Bakal Ikut Pilkada Kuansing

Selasa, 14 Juli 2020 13:34
Tak Diterima Sekola Negeri, Kakak-beradik Yatim ini Terancam Putus Sekolah

Selasa, 14 Juli 2020 13:05
Kendalikan HET Gas Melon, Disdagperin Bengkalis Panggil Pertamina, Agen dan Pangkalan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 8 Maret 2020 21:00
Ketua DPRD Pelalawan Tutup Kejuaraan Pencak Silat Walet Putih

Ketua DPRD Pelalawan menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Walet Putih. Diharapkan, ke depan kejuaraan ini akan lebih besar dan diikuti oleh lebih banyak peserta.

Riauterkini-Pelalawan- Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi, ST menutup Kejuaraan Pencak Silat Walet Putih Open Turnamen memperebutkan Piala Ketua DPRD Pelalawan, Ahad (8/3/20) bertempat di GOR Tengku Pangeran Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Kejuaraan ini dilaksanakan 6-8 Maret 2020, diikuti enam kabupaten/kota se-Riau dengan 250 peserta terdiri dari kelas praremaja, remaja, dewasa dan 148 medali yang diperebutkan. Kegiatan ini ditutup langsung oleh Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi dan dihadiri Ketua Panitia Herlina S.Pd.

Adi Sukemi dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada para juara yang sudah bertanding dengan sportif dan menjaga kekompakan selama bertanding.

"Pencak silat tidak hanya sebagai sebuah olahraga seni bela diri, namun juga merupakan sebuah tradisi melayu yang harus dipertahankan dan ditumbuhkembangkan dari generasi ke generasi," ujarnya.

Lanjutnya, Kejuaraan Walet Putih ini tentunya akan lebih ditingkatkan tahun berikutnya, bahkan dengan peserta yang lebih banyak dan jangkauan lebih luas. "Sekarang baru diikuti 6 kabupaten/kota, tentunya ke depan bisa diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Riau. Bahkan tidak hanya memperebutkan piala Ketua DPRD, kalau bisa Piala Bupati Pelalawan juga," tambahnya.

Herlina selaku Ketua Pelaksana mengucapkan terimakasih atas dukungan Ketua DPRD Pelalawan yang sudah berpartisipasi mensukseskan kegiatan ini sehingga terlaksana dari awal hingga akhir dengan lancar.

"Kepada semua pihak, rekan rekan panitia, wasit dan peserta yang sudah ikut mendorong dan mensukseskan kegiatan ini, kami atas nama panitia mengucapkan terimakasih banyak. Kita berharap ke depannya kegiatan ini lebih ramai, sukses dan lebih besar lagi," ujarnya.

Keluar sebagai juara dalam kegiatan ini, Juara 1 dan umum Tapak Suci Pelalawan, Juara 2 Tapak suci Pondok Pesanteren Modren Syamsudin dan Juara 3 Walet Putih Pekanbaru. **(Cho)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Berita lainnya..........
- Responsif Olahraga, Engah Eet Serahkan Peralatan Set Voly ke Warga Duri Timur
- Simpan Sabu, Warga Pangkalan Kerinci Ditangkap Polisi
- Porprov Riau 2021 di Kuansing Resmi Ditunda Setahun
- Empat Pimpinan di DPRD Riau Jajal Lapangan Indoor Tenis Pelti
- Tiga Petenis Muda Riau Raih Juara di Kejurnas Tenis Junior Piala Rektor Unand
- Turnamen Limuno Cup, Samber FC Taklukkan PS Jake
- Ketua DPRD Pelalawan , Resmikan Pemakaian Lapangan Tok Dolah Teluk Binjai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com