VISI : BERTEKAT MEWUJUDKAN KABUPATEN ROKAN HULU SEJAHTERA MELALUI PENINGKATAN PEMBANGUNAN EKONOMI KERAKYATAN, PENDIDIKAN, INFRASTRUKTUR, KESEHATAN DAN KEHIDUPAN AGAMIS YANG HARMONIS DAN BERBUDAYA


13/05/2020 13:49
Wujudkan Tatakelola Akuntabilitas, Perusda Rokan Hulu Jaya Akan Kembali Diudit Internal dan Eksternal

13/05/2020 13:26
Pemkab Rohul Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di 16 Kecamatan

21/04/2020 20:17
Bupati Rohul Apresiasi Kades yang Ikut Berperan Cegah Penyebaran Covid-19

13/04/2020 17:14
Bupati Apresiasi 4 Pasien PDP di Rohul Dibolehkan Pulang dan 1 Pasien Positif Mulai Membaik

6/04/2020 16:14
Seorang Pasien Corona di RSUD Membaik, Bupati Rohul Beri Dukungan dan Spirit kepada Tim Medis

5/04/2020 21:39
Jubir Covid-19 Rohul Ingatkan Masyarakat tidak Sebarluaskan Identitas Pribadi Pasien Corona

25/03/2020 23:47
Diskominfo Rohul Klaim Jumlah ODP Covid-19 Menurun, Kantor PMI Ikut Dijadikan Posko

24/03/2020 20:12
Bupati Rohul Bersama Forkompinda Ikut Bagikan Ribuan Master Gratis di Beberapa Titik

24/03/2020 19:29
Tim Gugus Covid-19 Perbatasan Mulai Aktif,
Orang Masuk ke Rohul Wajib Diperiksa Suhu Badan dan Kenakan Masker

23/03/2020 18:58
Saat Telekonprens, Sekda Paparkan Kesiapan Pemkab Rohul Penanggulangan Covid-19

5/03/2020 07:51
Dihadiri Bupati, Disdukcapil Rohul Jemput Bola Pembuatan e-KTP, KIA dan KK di Desa Kabun

1/03/2020 16:27
Bupati Rohul Ikut Hadiri Penabalan Raja Luhak dan Penobatan Uyang Ompek Dibalai di Dalu-Dalu

22/02/2020 09:39
Resmikan Peron Jual-beli TBS, Sekda Rohul Bangga pada Inovasi BUMDes Sukamaju

15/02/2020 19:11
Buka Open Turnamen KNPI CUP I Desa Kabun 2020, Bupati Rohul Mengajak Pemain Menjunjung Sportivitas

13/02/2020 14:07
Sekda Rohul Berharap Pasar Desa Ujung Batu Timur Sebagai Pusat Perekonomian Masyarakat

 
 
Ahad, 1 Maret 2020 16:27
Bupati Rohul Ikut Hadiri Penabalan Raja Luhak dan Penobatan Uyang Ompek Dibalai di Dalu-Dalu

Riauterkini-TAMBUSAI- Penabalan Raja Luhak dan Penobatan Uyang Ompek di balai beserta Gading dan Belalainya, Lembaga Kerapatan Adat Melayu Luhak Tambusai Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau di Balai Adat Payung Sulimang Karang Dalu-Dalu, Sabtu 29 Februari 2020.

Tampak hadir dalam acara Penabalan ini Bupati Rokan Hulu H.Sukiman gelar Datuk Setia Amanah Panglimo Pukaso, Ketua MKA LAM Riau Datuk Seri Drs. H. Al Azhar, MA gelar Datuk Rajo Tuo, Ketua DPH LAMR Rokan Hulu H. Zulyadaini gelar Datuk Saudagar Rajo, Anggota Dewan Prov. Riau Kelmi Amri, H. Sariantoni, H. Samsurizal, Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu Sahril Topan, ST, Kepala Pengadilan Negri Sunoto, Pejabat Eselon II Rokan Hulu, Camat Tambusai Serta Para Kades Se-Kec. Tambusai.

Di awal acara digelar Penabalan Raja Luhak Tambusai yang diberikan kepada T. Darmizal gelar Sultan Ahmad yang mana kain salin selempang dipasangkan oleh Datuk T. Mansyur Mansi gelar Yang di Pertuan Jumadil Alam, dan Penyerahan Tongkat Tahta Kerajaan serta Terombo Siri Kebesaran Kerajaan Tambusai oleh Datuk T. Farizal Cucu Raja ke 20 Tambusai H. T. Ilyas gelar Tengku Sulung.

Usai Penabalan Raja Luhak Tambusai dilanjutkan dengan Penobatan Uyang Ompek Dibalai diwali dengan pembacaan Ranji Adat oleh Datuk Pucuk Suku Malelo gelar Datuk Rangkayo Naro, yang mana selaku Kepala Kerapatan Adat Luhak Tambusai T. Abdurahim, SPd gelar T.Saidina Muktamil, yang mana Pemasangan Kain selempangnya oleh Datuk Setia Amanah Panglimo Pukaso (H. Sukiman), Datuk Bendaharo Zulman, S.Sos gelar Datuk Panduko Senaro yang kain selempang dipasangkan oleh Datuk Seri Drs. H. Al Azhar, MA gelar Datuk Rajon Tuo.

Selanjutnya, Salman Alfarizi,Sag gelar Sultan Mahmud Luhak Tambusai yang kain selempangnya dipasangkan oleh Datuk Saudagar Rajo, kemudian Herman gelar Rajo Bebeh selaku Uyang Bosar Nogori Luhak Tambusai yang kain selempangnya dipasangkan oleh Datuk Bendaharo Kepenuhan, Lukman Nur Hakim gelar Muntaro Lukman Nur Hakim Selaku Muntaro Luhak Tambusai yang kain selempangnya dipasangkan oleh Datuk H.Sofyan dari Luhak Rambah.

Bersempena dengan itu juga turut dikukuhkan Hulu Balang Nogori, Hairudin gelar Panglimo Bosar Sebagai Hulu Balang Nogori Luhak Tambusai yang kain selempangnnya dipasangkan oleh Datuk T.Wahidin Amir, Yulilius gelar Panglima Rajo Paha Selaku Hulu Balang Jalan Luhak Tambusai yang kain selempangnya dipasangkan oleh Bangsawan yang datang dari Malaysia.

Pada kesempatan tersebut ikut dilantik pengurus Dewan Pimpinan Harian (DPH) Luhak Tambusai oleh Ketua DPH Rokan Hulu H. Zulyadaini, sekaligus pemasangan Tanjak kepada Delapan Orang pengurus yakni M Taufik Tambusai SE gelar Panglimo Pukaso, Mufti Ali gelar Rajo Kumalo Rokan, Saukoni Adari S.kom, Zulfiandi SE, Riyomi Irsan SE, Rafi Naldi S.Sos, M. Soukoni, Safril.

Usai Penabalan dan Penobatan, Bupati Rokan Hulu Sukiman selaku Datuk Setia Amanah Panglimo Pukaso, dalam sambutannya menyampaikan Penabalan Raja Luhak dan Penobatan Uyang Ompek Dibalai merupakan suatu kehormatan sekaligus merupakan sebuah motivasi dan semangat dalam dharma bakti kita untuk memberikan pengabdian terbaik dalam rangka memberikan semangat untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat khususnya Kec.Tambusai dan Rokan Hulu pada umumnya.

Datuk Setia Amanah Panglimo Pukaso menambahkan penabalan juga merupakan sebuah amanah diberikan oleh masyarakat melalui lembaga adat melayu Rokan Hulu. Maka dengan ditabalkannya Raja Luhak Tambusai hal ini merupakan sebuah pengakuan dari masyarakat dalam istilah melayu di tuakan selangkah dan ditinggikan seranting, untuk itu dirinya berharap Raja Luhak dan juga Uyang Ompek Dibalai ini dapat menjaga masyarakat dan lingkungan dan mengatasi hal-hal yang dapat diatasi dengan musyawarah bersama.

Bupati berharap amanah ini dapat memajukan masyarakat adat di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk, bahwa semua masyarakat akan selalu seiring sejalan memajukan Kabupaten Rokan Hulu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti petuah Adat Melayu yang menyatakan "Dimana ranting patah di situ air di sauk, kalau jauh mencari suku kalau dekat mencari kawan, dimana bumi dipijak disitu langit di junjung".

Melalui kesempatan tersebut, Bupati Sukiman kembali berharap LKA Melayu Luhak Tambusai dapat berfungsi dalam menjembatani antara masyarakat adat dan pemerintah, serta dapat menjadi bagian dari Tiga Tungku Sejorangan "Pemerintah, Adat, Agama" bersatu dan bersinergi demi perkembangan dan kemajuan di Kabupaten Rokan Hulu.

Masih di tempat sama, Ketua LKA LAM Riau Datuk Seri Al Azhar meyampaikan selamat ke pengurus yang baru dikukuhkan. Menurutnya, Melayu takkan hilang di bumi bila masyarakat adatnya bersatu padu.

Kerajaan Luhak Tambusai, ungkap Datuk Seri Al Azhar sudah ada 1200 tahun yang lalu, namun sebagai apa perannya ungkapnya dan hal ini diberikannya berupa bentuk pertanyaan sebab bukan petuah amanah yang berguna supaya dapat membangkitkan semangatmu namun pertanyaan pertanyaan,tanyakan pada diri kita sebagai apa kita di bumi ini,tambahnya.

Saat diwawancarai Datuk Rajo Tuo menyampaikan bahwa kerajaan luhak tambussai ini sudah ada sejak 1200 tahun yang lalu yang memiliki sistem adat pranatanya sendiri oleh karena itu penabalan raja luhak dan uyang ompek dibalai bagi LAM Riau adalah sebuah perwujudan dari kehususan adat di luhak tambusai oleh karena itu kita dari LAM Riau mendukungnya dengan sepenuh hati.

"Berkaitan dengan penabalan ini bagi saya selaku anak tambusai dan juga saat ini yang di amanahkan sebagai Ketua LKA LAM Riau,kawan kawan yang tadi ditabalkan saya harap tidak menjadikan penabalan ini sebagai tujuan tapi justru sebagai awal Bismillah, sebab kita sudah tau realitanya bahwa orang melayu itu ada di bumi akan tetapi posisinya di bumi ini tidak selalu dalam posisi yang beruntung bahkan dibandingkan dengan orang yang baru datang memanfaatkan sumber daya alam kita," tambahnya.

Sementara, Ketua LKA Luhak Tambusai M. Taufik Tambusai gelar Panglimo Pukaso yang baru dikukuhkan menyampaikan ke awak media bahwa satu roda organisasi tidak akan berjalan kalau tidak dikelola baik dan benar tentu sesuai dengan tatanan adat itu sendiri.

"Pada hari ini dewan pimpinan harian itu adalah anak kepenakan yang sudah diyakini mampu dan pantas untuk melaksanakan itu semua,sehingga tambusai mempunyai energi besar yang sampai hari ini belum termenej dengan baik belum menyatukan kekuatan itu bersama,apakah itu kekuatan sosial,ekonomi maupun politik,luhak tambusai yang mana sebagai luhak tertua di Rokan Hulu ini ingin menjadi contoh seluruh aspek sosial masyarakat Rokan Hulu khususnya Tambusai," jelas Panglimo Pusako.

Terkait pertanyaan disampaikan Ketua LKA LAM Riau, M Taufik menanggapi bahwa peran melayu, pertama sebagai orang pemilik negeri tentu harus memahami dan harus bersikap arif bijaksana terhadap negerinya sendiri.

Kedua, agar menjadi tuan rumah yang baik di negeri ini bagi kaum kerabat yang datang dari suku bangsa lain agar hidup berdampingan dan bersinergi, ibarat dimana bumi di pijak di situ langit dijunjung dengan menjunjung tinggi adat filsafah budaya melayu itu sendiri.

"Tidak salah kalau suku jawa,batak,dan suku lainnya datang ke sini beradaptasi dengan orang melayu untuk menjadi orang melayu sehingga kita sesama warga Rokan Hulu hidup secara berdampingan, damai tentram serta bisa sejahtera semuanya," pungkas Taufik Tambusai.***(Adv/Pemkab Rokan Hulu)



 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012