VISI : BERTEKAT MEWUJUDKAN KABUPATEN ROKAN HULU SEJAHTERA MELALUI PENINGKATAN PEMBANGUNAN EKONOMI KERAKYATAN, PENDIDIKAN, INFRASTRUKTUR, KESEHATAN DAN KEHIDUPAN AGAMIS YANG HARMONIS DAN BERBUDAYA


9/08/2020 17:51
Bupati Rohul Kembali Serahkan Sertifikat TORA, Sampai 2020 ATR BPN Realisasikan 4.653 Bidang Tanah

29/07/2020 16:20
Bupati Rohul Ikut Pegang Dodos di Areal Kebun KUD Makarti Jaya Desa Kumain

28/07/2020 16:56
Kunjungi Dusun Sungai Bungo, Bupati Rohul Sebut Pemimpin Harus Perhatikan Daerah Terpencil

21/07/2020 16:12
Bupati Rohul Bersama Tiga OPD Hadiri Rakornis Pembahasan Pembangunan Nasional Usulan APBN 2021

7/07/2020 15:55
Pasca Rakor Bersama Gubri, Bupati Rohul Imbau Masyarakat dan Perusahaan Antisipasi dan Cegah Karlahut

18/06/2020 22:47
Tebar 10 Ribu Benih Ikan di Rantau Sakti, Bupati Rohul Ingin Konsumsi Makan Ikan Meningkat

17/06/2020 16:39
Rumah Terancam Ambruk Akibat Abrasi, Warga Rambah Hilir Minta Bupati Rohul Bangun Turap

15/06/2020 16:15
Kepala Diskominfo Rohul Ikut Rakornas Forkasi se-Indonesia Melalui Vicon

10/06/2020 19:23
Salurkan Sembako di Tandun dan Kabun, Bupati Rohul Tekankan Warga Disipin Menuju New Normal

9/06/2020 15:19
Pemkab Rohul Segera Tata dan Urus Sertifikat Lahan Wisata Hutan Air Panas Pendalian IV Koto

8/06/2020 22:01
Bupati Rohul Ajak ASN Ikut Sosialisasikan Menuju New Normal ke Masyarakat

22/05/2020 14:57
Dinilai Berhasil Tekan Covid-19, Kabupaten Rohul Masuk 124 Daerah Zona Hijau di Indonesia

15/05/2020 16:51
Vicon Zakat dan Zikir Bersama Gubri, Bupati Sukiman Ajak Masyarakat Salurkan Zakat di BAZNas Rohul

14/05/2020 17:24
Bupati Sukiman Bersama PMI Rohul Salurkan 1.000 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

13/05/2020 13:49
Wujudkan Tatakelola Akuntabilitas, Perusda Rokan Hulu Jaya Akan Kembali Diudit Internal dan Eksternal

 
 
Jum’at, 16 Oktober 2020 16:51
Wagubri Takjub Melihat Isi Istana Raja Rokan

Riauterkini-ROKAN IV KOTO- Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H Edy Natar Nasution, menyebutkan untuk mengembangkan potensi wisata perlu sinergitas antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Wagubri saat agenda kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu (14/10/2020), didampingi Pjs Bupati Rohul Drs H Masrul Kasmy, M.Si.

Turut mendampingi Wakil Ketua DPRD Rohul Nono Patria Pratama SE, Kadis Kominfo Rohul Drs Yusmar M.Si, pejabat Pemprov Riau, Camat Rokan IV Koto Alfarid Toha, Kepala Desa Rokan Koto Ruang Alexusanto, Datuk Bendahro, Datuk Anyo Krukusumo, Tokoh Masyarakat, dan masyarakat.

Pada Kunker tersebut, Wagubri menerangkan semua obyek wisata di Kabupaten Rohul punya potensi, namun jika dikemas dan disinergikan dengan baik, sehingga menjadi sebuah paket wisata menarik sebagai daya tarik bagi pengunjung.

Pria yang pernah menjadi anggota TNI ini mengatakan yang perlu difikirkan ke depan, bagaimana sebuah obyek wisata mempunyai daya tarik tersendiri bagi banyak orang, salah satunya wisata sejarah Istana Raja Rokan yang sudah ada sejak tahun 1901, dan makam yang ada disana sudah ada sekira tahun 1418.

Wagubri menyebut akan memadukan dan mengembangkan wisata di Kabupaten Rohul, baik itu wisata sejarah, wisata alam, dan wisata religi menjadi sebuah paket wisata menarik yang berpotensi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Inilah yang harus kita jual, sehingga Rokan Hulu semakin lebih dikenal obyek wisatanya. Saat orang pulang dari Rohul bisa bawa oleh-oleh gulo onou (gula aren), dan sebenarnya untuk wisata kuliner banyak hal yang bisa kita lakukan di sini," kata Wagubri dan mengaku takjub melihat isi Istana Raja Rokan.

Sementara, salah seorang tokoh masyarakat Rokan IV Koto, H Samsiani S.Sos, mengungkapkan Raja Rokan dulunya bernama Rokan Tinggi, dan letaknya berada di seberang Sungai Rokan Kiri. Raja pertama bergelar Sutan Ibrahim dijemput dari Pagaruyung di tahun 1600.

"Kemudian raja kedua setelah itu barulah pindah ke sini membuat kampung,” ungkap Samsiani.

Sekitar Kerajaan Rokan, diakui Samsiani, dulunya merupakan daerah perairan, dan sekarang telah menjadi daratan.

"Itu bisa terlihat bila turun dari Rokan ini sekitar 6 kilometer ke hilir di situ ada negeri yang namanya Sitinjau Laut, itulah dulu kampung tingginya. Sekarang sekitar 30 meter tingginya, jadi daerah itu masih terendam, makanya gambar kekuasaan itu masih gambar naga,” ungkap Samsiani.

Terkait simbol naga di dalam Istana Raja Rokan, Kadis Kominfo Rohul, Yusmar, mengaku sedikit ada kekeliruan. Menurutnya, di negeri melayu tidak kenal dengan simbol naga, melainkan lebih dikenal simbol buaya, apalagi dulunya banyak buaya di daerah tersebut.

Selain itu, pria yang pernah menjabat Kepala Disparbud Rohul ini juga mendampingi Wagubri berkeliling dan melihat seisi Istana Raja Rokan, mulai lantai satu sampai lantai tiga, serta memaparkan fungsi setiap ruangan.***(zal)



 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012