Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Juni 2021 13:39
Kasus Bocah 12 Tahun Tewas Mengenaskan di Bengkalis Masih Misteri

Kamis, 24 Juni 2021 13:14
Pemilik PT. ANN Terjerat Korupsi Proyek MY Peningkatan Jalan Lingkar Bengkalis Diadili

Kamis, 24 Juni 2021 12:48
Aparat Bandar Sei Kijang Bersiaga di Pos Pantau

Kamis, 24 Juni 2021 12:47
Seorang Oknum Personil Polres Pelalawan Tersangka Pembunuh Janda

Kamis, 24 Juni 2021 12:21
Tegakkan Prokes, Polsubsektor Pelalawan Gencar Operasi Yustisi di Desa Segati

Kamis, 24 Juni 2021 10:52
Warga Bengkalis Terpapar Covid-19 Meninggal Dunia Kembali Bertambah

Kamis, 24 Juni 2021 09:34
Kantor Polsek Pangkalan Kuras Rutin Dilakukan Penyemprotan Disinfektan

Kamis, 24 Juni 2021 09:02
Dua Penambang Emas Ilegal Diamankan Polsek Singingi, Kuansing

Kamis, 24 Juni 2021 07:53
Didukung AMSI, SMSI dan SPS,
Gubri Intruksikan Konsisten Laksanakan Pergub Mitra Media


Kamis, 24 Juni 2021 07:19
Dituduh Peras Bupati, Kejari Kuansing dan Staf Diperiksa Kejati Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Mei 2017 20:50
127 Titik Kawasan Kumuh Dumai Bakal Dipangkas Melalui Program Kotaku

Pemko Dumai mulai lakukan pengurangan luasan kawasan kumuh. Sebanyak 127 titik akan dimasukkan dalam program program Kota Tanpa Kumuh atau Kotaku.

Riauterkini-DUMAI- Sebanyak 127 titik wilayah Kota Dumai masuk zona kawasan kumuh. Sebagai langkah kongkret bakal dilakukan pengurangan luasan kawasan kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Adapun wilayah yang masuk zona kawasan kumuh diantaranya, Kelurahan Dumai Kota, Bintan, Jaya Mukti, Ratusima, Sukajadi, Teluk Binjai, Pangkalan Sesai, Simpang Tetap Darul Iksan, Bumi Ayu dan beberapa kelurahan lainnya.

Terungkapnya 127 titik kawasan kumuh itu dari kegiatan sosialisasi program Kotaku yang digagas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai, awal pekan ini di Hotel Comfort Dumai.

Walikota Dumai Zulkifli AS, mengungkapkan bahwa hal ini sangat penting dilakukan untuk mensukseskan program Pemerintah Pusat dengan pencapaian target 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Dengan program ini, begitu banyak peluang pembangunan yang bisa diambil pemerintah daerah melalui kerjasama dengan P2PK Kota Dumai untuk menuntaskan permasalahan kawasan permukiman kumuh di Kota Dumai.

Menurutnya, sekarang sekitar 13 Kelurahan itu mengacu kebeberapa indikator seperti bangunan hunian yang tidak memilki keteraturan, kepadatan tidak sesuai ketentuan, bangunan tidak sesuai persyaratan teknis.

Kemudian, kualitas permukaan jalan yang buruk, drainase tidak tersedia atau tersumbat, tidak mengakses air minum minimal, persampahan tidak terpelihara dan sebagainya.

"Tahun ini giliran Kelurahan Jaya Mukti masuk dalam target Kotaku, sebelumnya Kelurahan Laksamana dan Rimba Sekampung. Jumlah kawasan kumuh bisa saja berkurang atau bertambah seiring apakah adanya penataan kawasan," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk mewujudkan Dumai masuk nominasi Kotaku tentu dibutuhkan dukungan semua pihak. Jangan hanya program ini dijadikan slogan saja tanpa makna dan tujuan.

"Ini juga diperlukan keseriusan dari semua pihak, kesempatan adanya program Kotaku harus dimanfaatkan dengan maksimal mengingat anggaran daerah tidak memadai untuk menangganinya," pintanya.

Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) adalah program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh nasional yang merupakan penjabaran dari pelaksanaan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya tahun 2015-2019.

Program ini adalah tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0 Ha melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh seluas 38.431 Ha.

Serta meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.***(had)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Aparat Bandar Sei Kijang Bersiaga di Pos Pantau
- Tegakkan Prokes, Polsubsektor Pelalawan Gencar Operasi Yustisi di Desa Segati
- Kantor Polsek Pangkalan Kuras Rutin Dilakukan Penyemprotan Disinfektan
- Didukung AMSI, SMSI dan SPS,
Gubri Intruksikan Konsisten Laksanakan Pergub Mitra Media

- Hadiri Pengukuhan Kwartir Pramuka Ranting Mandau,
Bupati Bengkalis Harap Kembalikan Kejayaan Pramuka

- Pemkab Inhu Hadiri Pencanangan Penurunan Stunting Secara Virtual
- Pendaftaran Online PPDB SMA/SMK Negeri di Riau Dimulai 28 Juni
- Diapresiasi Gubri, PT RAPP Dukung Program Cegah Stunting di Riau
- Taja Mitsubishi Motors Supermarket Exhibition, MMKSI Hadirkan Produk Edisi Spesial dan Penawaran Menarik
- Pesawat TMC Segera Didatangkan ke Riau
- Ibu dan adiknya Tewas, Kondisi Dua Bocah Korban Terbakar di Kuansing Membaik
- Petugas Rutan Pekanbaru Gagalkan Penyeludupan Handhone Dalam Paket Makanan
- Ratusan Warga Terserang Penyakit Kulit, Tomas Sebut Akibat Limbah PT Arara Abadi
- Pelantikan PWI Rohil Dijadwalkan 15 Juli 2021
- Wakapolres Pelalawan Minta Petugas Posko PPKM Tetap Semangat Awasi Prokes
- Sambut HUT, Polsek Langgam Gelar Giat Bakti Sosial
- HUT ke-75 Bhayangkara, Ratusan Anak di Bengkalis Ikuti Khitanan
- Tingkatkan Kesadaran Warga, Polsubsektor Pelalawan Intensif Razia Masker
- Rangkaian Kunker Kehumasan, KPU Riau Sambangi Ombudsman
- Kapolsek Bandar Sei Kijang Pimpin Penertiban Prokes


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com