Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 26 Oktober 2020 22:22
Tak Pakai Masker, 34 Warga Terjaring Razia di Pasar Sail Pekanbaru

Senin, 26 Oktober 2020 22:14
Berikan Sosialisasi, Tim Satgas Covid-19 PSBM Rimbo Panjang Sasar Sekolah

Senin, 26 Oktober 2020 21:44
Tingkatkan Imun Saat Pandemi, Pengelola Hall Renaya Adakan Pertandingan Badminton Antar PB

Senin, 26 Oktober 2020 21:25
Ini Penjelasan Terkait Beredar Video Begal di Tol Permai

Senin, 26 Oktober 2020 20:40
Masa Pandemi, Mitramedis Bantu Warga Riau Berobat ke Malaysia

Senin, 26 Oktober 2020 20:36
Program KIP, Andi Rachman: 104 Mahasiswa Universitas Tuanku Tambusai Dapat Beasiswa

Senin, 26 Oktober 2020 20:31
Tertabrak Mobil Operasional Subkon Chevron, Istri dan Anak Eks Kades Bumbung, Bengkalis Tewas

Senin, 26 Oktober 2020 19:30
Pasien Positif Covid-19 di Riau Tersebar di 10 Daerah, Terbanyak Pekanbaru

Senin, 26 Oktober 2020 18:32
Berita dan Video,
Demi Kenyamanan Tamu, Labersa Hotel Pekanbaru Terapkan Prokes Covid-19


Senin, 26 Oktober 2020 18:28
6 Pasien Covid - 19 Sembuh, Penambahan Positif Nihil Hari ini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Mei 2017 20:50
127 Titik Kawasan Kumuh Dumai Bakal Dipangkas Melalui Program Kotaku

Pemko Dumai mulai lakukan pengurangan luasan kawasan kumuh. Sebanyak 127 titik akan dimasukkan dalam program program Kota Tanpa Kumuh atau Kotaku.

Riauterkini-DUMAI- Sebanyak 127 titik wilayah Kota Dumai masuk zona kawasan kumuh. Sebagai langkah kongkret bakal dilakukan pengurangan luasan kawasan kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Adapun wilayah yang masuk zona kawasan kumuh diantaranya, Kelurahan Dumai Kota, Bintan, Jaya Mukti, Ratusima, Sukajadi, Teluk Binjai, Pangkalan Sesai, Simpang Tetap Darul Iksan, Bumi Ayu dan beberapa kelurahan lainnya.

Terungkapnya 127 titik kawasan kumuh itu dari kegiatan sosialisasi program Kotaku yang digagas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai, awal pekan ini di Hotel Comfort Dumai.

Walikota Dumai Zulkifli AS, mengungkapkan bahwa hal ini sangat penting dilakukan untuk mensukseskan program Pemerintah Pusat dengan pencapaian target 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Dengan program ini, begitu banyak peluang pembangunan yang bisa diambil pemerintah daerah melalui kerjasama dengan P2PK Kota Dumai untuk menuntaskan permasalahan kawasan permukiman kumuh di Kota Dumai.

Menurutnya, sekarang sekitar 13 Kelurahan itu mengacu kebeberapa indikator seperti bangunan hunian yang tidak memilki keteraturan, kepadatan tidak sesuai ketentuan, bangunan tidak sesuai persyaratan teknis.

Kemudian, kualitas permukaan jalan yang buruk, drainase tidak tersedia atau tersumbat, tidak mengakses air minum minimal, persampahan tidak terpelihara dan sebagainya.

"Tahun ini giliran Kelurahan Jaya Mukti masuk dalam target Kotaku, sebelumnya Kelurahan Laksamana dan Rimba Sekampung. Jumlah kawasan kumuh bisa saja berkurang atau bertambah seiring apakah adanya penataan kawasan," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk mewujudkan Dumai masuk nominasi Kotaku tentu dibutuhkan dukungan semua pihak. Jangan hanya program ini dijadikan slogan saja tanpa makna dan tujuan.

"Ini juga diperlukan keseriusan dari semua pihak, kesempatan adanya program Kotaku harus dimanfaatkan dengan maksimal mengingat anggaran daerah tidak memadai untuk menangganinya," pintanya.

Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) adalah program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh nasional yang merupakan penjabaran dari pelaksanaan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya tahun 2015-2019.

Program ini adalah tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0 Ha melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh seluas 38.431 Ha.

Serta meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.***(had)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ini Penjelasan Terkait Beredar Video Begal di Tol Permai
- Program KIP, Andi Rachman: 104 Mahasiswa Universitas Tuanku Tambusai Dapat Beasiswa
- Termasuk Prokes, Satlantas Polres Bengkalis Mulai Razia Zebra
- BKD Riau : PNS Keluar Provinsi Selama Libur dan Cuti Bersama Wajib Izin Pimpinan
- Beredar Video Hoaks Armada Roro Bengkalis-Pakning Diterjang Ombak Besar
- Lapas Bengkalis Luncurkan Silapis Anti Pungli
- Laka Saat Latihan di Selat Bengkalis, Atlet Dayung dan Ski Air Dilaporkan Selamat
- Pengurus Angkatan, Wilayah dan Organisasi Pendukung Ikasmansa Pekanbaru Dilantik
- Istri Gubri Kembali Gebrak Masker di Dumai
- IPMAKA Sesalkan Pasien Diabetes Asal Bagan Batu Tak Dapat Perhatian
- Program APKL Inhil Didukung Bupati Wardan
- Realisasi Investasi TW III 2020, Riau Raih Peringkat I di Sumatera
- Disepakati, Tugu dan Museum Bahasa Melayu Dibangun
- Persiapan Sudah 100 Persen, Musprov IV APINDO Riau Siap Digelar
- Pemkab Bengkalis Resmi Umumkan Bantuan Pendidikan DIII-S3
- Bapenda Bengkalis Optimis Capai Target RPJMD
- Koramil 02 Rambah Ikut Tanam Padi Bersama Petani Rohul
- 20 Poktan se Riau Dapat Bantuan PT CPI
- BAZNas Riau Salurkan Zakat Produktif Rp 300 Juta untuk Kabupaten Rohul
- Aksi Sempat Ricuh, Tiga Buruh PT Padasa Terluka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com