Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Mei 2021 08:28
FKIJK Riau Laksanakan Vaksin Covid-19

Rabu, 12 Mei 2021 08:12
Jelang Idul Fitri, DPW IKA UII Jogja Wilayah Riau Berbagi Sembako

Selasa, 11 Mei 2021 22:24
Berkah Ramadhan, Pengurus Kopertim Kecamatan Tambusai Buka Puasa Bersama

Selasa, 11 Mei 2021 20:47
Serentak, Delapan Pj Kades Dilantik Camat Seberida Inhu

Selasa, 11 Mei 2021 19:03
Jelang Idul Fitri, PGN Pastikan Progres Pembangunan Proyek Infrastruktur Gas Bumi Sesuai Jadwal

Selasa, 11 Mei 2021 17:13
Polsek Pangkalan Lesung Imbau Soal Prokes di Pasar

Selasa, 11 Mei 2021 17:05
Operasi Polsek Ukui dan Tim Yustisi Sasar Pusat Keramaian

Selasa, 11 Mei 2021 16:59
Tzu Chi dan PT PSPI–APP Sinar Mas Region Riau Berbagi di Bulan Ramadhan

Selasa, 11 Mei 2021 16:58
Polsek Bunut Pastikan Masyarakat Terapkan Prokes Saat Beraktivitas

Selasa, 11 Mei 2021 16:36
Polsek Kuala Kampar Kembali Gelar PPKM



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Mei 2017 20:50
127 Titik Kawasan Kumuh Dumai Bakal Dipangkas Melalui Program Kotaku

Pemko Dumai mulai lakukan pengurangan luasan kawasan kumuh. Sebanyak 127 titik akan dimasukkan dalam program program Kota Tanpa Kumuh atau Kotaku.

Riauterkini-DUMAI- Sebanyak 127 titik wilayah Kota Dumai masuk zona kawasan kumuh. Sebagai langkah kongkret bakal dilakukan pengurangan luasan kawasan kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Adapun wilayah yang masuk zona kawasan kumuh diantaranya, Kelurahan Dumai Kota, Bintan, Jaya Mukti, Ratusima, Sukajadi, Teluk Binjai, Pangkalan Sesai, Simpang Tetap Darul Iksan, Bumi Ayu dan beberapa kelurahan lainnya.

Terungkapnya 127 titik kawasan kumuh itu dari kegiatan sosialisasi program Kotaku yang digagas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai, awal pekan ini di Hotel Comfort Dumai.

Walikota Dumai Zulkifli AS, mengungkapkan bahwa hal ini sangat penting dilakukan untuk mensukseskan program Pemerintah Pusat dengan pencapaian target 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Dengan program ini, begitu banyak peluang pembangunan yang bisa diambil pemerintah daerah melalui kerjasama dengan P2PK Kota Dumai untuk menuntaskan permasalahan kawasan permukiman kumuh di Kota Dumai.

Menurutnya, sekarang sekitar 13 Kelurahan itu mengacu kebeberapa indikator seperti bangunan hunian yang tidak memilki keteraturan, kepadatan tidak sesuai ketentuan, bangunan tidak sesuai persyaratan teknis.

Kemudian, kualitas permukaan jalan yang buruk, drainase tidak tersedia atau tersumbat, tidak mengakses air minum minimal, persampahan tidak terpelihara dan sebagainya.

"Tahun ini giliran Kelurahan Jaya Mukti masuk dalam target Kotaku, sebelumnya Kelurahan Laksamana dan Rimba Sekampung. Jumlah kawasan kumuh bisa saja berkurang atau bertambah seiring apakah adanya penataan kawasan," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk mewujudkan Dumai masuk nominasi Kotaku tentu dibutuhkan dukungan semua pihak. Jangan hanya program ini dijadikan slogan saja tanpa makna dan tujuan.

"Ini juga diperlukan keseriusan dari semua pihak, kesempatan adanya program Kotaku harus dimanfaatkan dengan maksimal mengingat anggaran daerah tidak memadai untuk menangganinya," pintanya.

Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) adalah program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh nasional yang merupakan penjabaran dari pelaksanaan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya tahun 2015-2019.

Program ini adalah tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0 Ha melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh seluas 38.431 Ha.

Serta meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.***(had)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Jelang Idul Fitri, DPW IKA UII Jogja Wilayah Riau Berbagi Sembako
- Serentak, Delapan Pj Kades Dilantik Camat Seberida Inhu
- Jelang Idul Fitri, PGN Pastikan Progres Pembangunan Proyek Infrastruktur Gas Bumi Sesuai Jadwal
- Polsek Pangkalan Lesung Imbau Soal Prokes di Pasar
- Tzu Chi dan PT PSPI–APP Sinar Mas Region Riau Berbagi di Bulan Ramadhan
- Polsek Bunut Pastikan Masyarakat Terapkan Prokes Saat Beraktivitas
- Polsek Kuala Kampar Kembali Gelar PPKM
- Polsek Pangkalan Kuras Sosialisasikan Bahaya Karhutla
- Gubri Ucapkan Duka Mendalam Almarhum Ustadz Zulkarnain
- Pemukulan Imam oleh ODGJ, Dewan Minta Pemko Lakukan Pendataan
- Polsek Pangkalan Kerinci Gelar Rapat Anev Bahas Covid-19
- Polsek Teluk Meranti Monitor Penertiban Penerapan Prokes
- Gubri Sempat Tegur Pengunjung Plaza Sukaramai tak Memakai Masker
- Kapolsek Kerumutan Ajak Masyarakat Berlebaran Digital
- Kampung Tangguh Polsek Langgam Mulai Melihatkan Hasil
- Cegah Aksi Pungli, Polsubsektor Pelalawan Sosialisasikan Saber Pungli
- Enam Peserta Calon Sekda Tes di Kanreg BKN Ikuti Tes Berikutnya
- Heboh, Beredar di Medsos SPBU BLJ Bengkalis Terbakar
- Seizin Gubri, Disnaker Koordinir Bantuan Perusahaan untuk Warga Miskin Sejak 2020
- Berita dan Video,
Ustadz di Tembilahan Wafat Saat Sujud Sholat Tarawih Usai Ceramah



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com