Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 5 April 2020 21:54
Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau

Ahad, 5 April 2020 21:39
Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Ahad, 5 April 2020 20:33
Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur

Ahad, 5 April 2020 16:12
Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas

Ahad, 5 April 2020 16:02
Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara

Ahad, 5 April 2020 15:43
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia

Ahad, 5 April 2020 12:54
Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona

Ahad, 5 April 2020 11:31
6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu

Ahad, 5 April 2020 11:28
Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini

Ahad, 5 April 2020 11:06
Relawan dr M Yusuf Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Multivitamin di Bathin Solapan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 6 Nopember 2017 12:45
Diabaikan Polres Pelalawan, Korban Perampasan Mobil Pajero Lapor ke Propam

Penanganan laporan atas perampasan mobil pajero miliknya terkesan lamban, warga Pelalawan lapor ke Propam.

Riauterkini-PEKANBARU-Kendati sudah melapor sejak 27 September 2017 lalu ke Polres Pelalawan atas kasus perampasan mobil pajero miliknya, Iwan Sarjono Siahaan, warga Pelalawan akhirnya melaporkan kasusnya ke Propam Polres Pelalawan.

Menurutnya, pelaporan kasusnya ke Propam Polres Palalawan karena ia menilai penanganan kasus perampasannya di Buser Polres Pelalawan terkesan lamban. Karena sudah 1 bulan lebih kasusnya mandeg.

"Saya laporkan kasus perampasan atas mobil pajero saya ke Polres Pelalawan pada 27 September lalu. Sampe sekarang kasusnya mandeg dan berjalan lamban. Akhirnya saya laporkan ke Propam Polres Pelalawan," terangnya.

Selain kasusnya mandeg, tambahnya, penyebab lain pelaporannya ke Propam Polres Pelalawan adalah karena saat penanganan kasus perampasan itu, pihak Kanit Reskrim Unit I Polres Pelalawan meminta uang operasional sebanyak Rp 14 juta dengan 2 kali penyerahan.

"Kasus permintaan uang operasional itulah yang menjadi perhatian dan titik fokus pertanyaan pihak Propam Polres Pelalawan kepada saya. Saya menyatakan bahwa saya benar memberikan uang Rp 14 juta kepada Kanit Reskrim Unit I Polres Pelalawan untuk biaya operasional," terangnya.

Iwan Sarjono menambahkan, bukan uang permintaan pihak buser yang ia sesalkan, namun kinerja Buser Polres Pelalawan yang terkesan lamban. Padahal, semua data kepemilikan atas mobil pajero nopol BM 1113 SH termasuk data pihak dealer dan leasing sudah diberikan. Namun penanganannya terkesan lamban.

Seperti yang dirilis Riauterkini sebelumnya, kasus bermula dari adanya tindak perampasan dengan kekerasan (curas) atas mobil Mitsubishi Pajero milik Iwan Sarjono Siahaan. Peramapsan dengan kekerasan dilakukan oleh Manaek Siahaan dan John Piter Siahaan (ayah kandung dan abang kandung Iwan) pada 20 September 2017 lalu.

Perampasan dengan kekerasan dilakukan Manaek dan Jon Pieters dengan ancaman menggunakan senjata airsoftgun di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau pada 20 September 2017 lalu.

Karena penyelesaian secara kekeluargaan menemui jalan buntu, akhirnya Iwan Sarjono melaporkan kasus perampasan dengan kekerasan itu ke Mapolres Pelelawan. Namun, laporan itu tidak ditanggapi maksimal karena proses penanganannya berjalan lamban.

Akhirnya, Iwan Sarjono Siahaan melaporkannya ke Propam Polres Pelalawan. Pemeriksaan saksi korban oleh Polres Pelalawan dilakukan Senin (6/11/17).

Terpisah, Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan yang dikonfirmasi Senin (6/11/2017) belum memberikan keterangan masalah ini. Demikian pula Humas Polres Pelalawan Iptu M Sijabat yang dikorfirmasi pada hari yang sama juga tidak memberikan keterangan.***(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan
- Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas
- Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia
- Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona
- Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini
- Kadiskes Riau Sebut Santri Riau Asal Inhil Suhu Panas Badannya Tinggi Bisa Saja Karena Capek
- Pulang dari Surabaya, Santri Riau Asal Inhil Langsung Observasi Karena Terdeteksi Suhu Badan Diatas 38 Derjat
- Warga Tionghoa Bengkalis Salurkan 5.300 Paket Bahan Pangan
- BPKAD Kuansing Persilahkan Menggunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Covid - 19
- Ikasmansa Bagi-bagi Masker dan Serahkan Bantuan Dua Tempat Cuci Tangan di Pasar Arengka
- Pandemi Corona, DPD PKS Bengkalis Serahkan Alat Penyemprot dan Disinfektan ke Rumah Ibadah di Mandau
- Dampak Corona, 7 Proyek Jalan DAK Rp43,9 M di Bengkalis Terpaksa Dihentikan
- Pandemi Corona, Pemko Pekanbaru Segera Terapkan Jam Malam
- Bertambah, Warga Pelalawan Positif Corona Kini 2 Orang
- 899 dari 3.258 Orang Warga Bengkalis Sudah Selesai Dipantau
- Bertambah Tiga, Total Pasien Positif Corona di Riau 10 Orang
- Pemprov Riau Siapkan Lahan Khusus Pemakaman Pasien Virus Corona
- Warga Kuansing Bisa Dapatkan Kartu Pra Kerja Melalui Pendaftaran Onilne
- Cegah Covid-19, Gubri Bentuk Satgas Gabungan Empat Provinsi
- Efek Corona, Rp72 Milyar Proyek Fisik Pemkab Kuansing Batal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com