Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Oktober 2020 20:37
Pastikan tidak Ada Masalah, Pemko Pekanbaru Terus Kembangkan KIT

Selasa, 20 Oktober 2020 18:31
Kumpul Bareng Media Inhu, Ketua Bappilu Rajut Optimis Menang

Selasa, 20 Oktober 2020 18:17
5 Pasien Positif Corona Kuansing Dinyatakan Sembuh

Selasa, 20 Oktober 2020 17:20
Kadiskes Riau: Pasien Sembuh di Riau Hari Ini Meningkat Tajam

Selasa, 20 Oktober 2020 17:13
Persiapan Gowes di Pantai Sepat baru Bengkalis, LPM Pekanbaru Latihan Keliling Kota

Selasa, 20 Oktober 2020 17:07
Asep Ruhiat: Kita Sudah Prediksi Gugatan ASA Dimentahkan PTTUN Medan



Selasa, 20 Oktober 2020 17:02
Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman

Selasa, 20 Oktober 2020 16:49
PJs Bupati Kuansing, Panen Padi di Desa  Teberau Panjang

Selasa, 20 Oktober 2020 16:46
Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni

Selasa, 20 Oktober 2020 16:40
Fasilifasi UMKM Desa Kampar, Gubri Dorong Pemanfaatan Lahan Jadi Produktif



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 2 Januari 2018 21:06
Jembatan Pisang Kolek di Kota Lama, Rohul Putus Akibat Banjir

Masyarakat lima desa di Rohul terpaksa membayar untuk menyeberang ke Kelurahan Kota Lama. Jembatan Sungai Pisang Kolek putus akibat diterjang arus banjir.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Jembatan Sungai Pisang Kolek di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali putus.‎

Jembatan menghubungkan Kelurahan Kota Lama dengan lima desa di seberang seperti Desa ‎Kota Baru, Kota Raya, Muara Dilam, Pasir Indah, dan Desa Pasir Luhur‎, dilaporkan putus akibat diterjang arus banjir di Sungai Pisang Kolek.

Camat Kunto Darussalam Ruslan, Selasa (2/1/2018), mengatakan jembatan di Sungai Pisang Kolek di Kelurahan Kota Lama putus diterjang banjir pada Senin subuh (1/1/2018) sekira pukul 05.00 WIB.

Ruslan mengungkapkan dampak jembatan Pisang Kolek putus, masyarakat harus menggunakan jasa penyebrangan menggunakan sampan dengan tarif yang cukup menguras kantong.

Sekali menyebrang dengan sepeda motor, masyarakat bisa dikenakan biaya antara Rp10 ribu hingga Rp30 ribu sekali menyebrang, sesuai situsional arus sungai. Jika air semakin tinggi, maka biaya jasa bisa Rp30 ribu.

Putusnya jembatan Pisang Kolek, kata Ruslan, bukan berdampak terganggungnya akses masyarakat saja. Hasil panen perkebunan masyarakat juga terkena dampaknya.

Bila sebelumnya menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Ekadura Indonesia (EDI) hanya sekira 7,5 kilometer (km), dengan putusnya jembatan jarak tempuh semakin jauh, sekira 40 km jauhnya.

Camat Kunto Darussalam berharap instansi terkait untuk segera memperbaiki jembatan Pisang Kolek, sehingga perekonomian masyarakat kembali lancar seperti sebelumnya.

Ruslan mengaku ada dua jembatan lagi yang kalau tidak cepat diperbaiki akan bernasib sama, yakni jembatan Sungai Omang, dan jembatan Bukit Juragan yang kondisinya juga sudah miring saat ini.‎

Di lain waktu, Lurah Kota Lama Aly Yusuf, S.Sos, mengatakan akses masyarakat untuk sampai ke daerah seberang harus menggunakan jasa sampan saat ini.

"Untuk harga sewa itu bervariasi, ada yang Rp10 ribu hingga Rp30 ribu paling mahal, tergantung dari beban yang dibawa," ungkap Aly dikonfirmasi wartawan, Selasa.

Lurah Kota Lama juga berharap pihak terkait untuk secepatnya memperbaiki jembatan Pisang Kolek karena mengganggu akses tranportasi masyarakat ke lima desa menuju ke Kelurahan Kota Lama, dan sebaliknya.

Aly juga mengatakan tidak hanya jembatan Pisang Kolek saja yang terkena dampak banjir. Diakuinya, sekira 47 rumah ditempati sekira 249 jiwa di Kota Lama juga terdampak banjir.

Aly menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dikarenakan debit air masih tinggi. Ia juga meminta masyarakat menjaga anak-anak agar tidak mendekati bibir sungai.‎

"Simpan semua barang berharga di tempat yang aman, seperti ijzah dan surat-surat berharga lainya," imbau Lurah Kota Lama.

Sementara, ‎Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rohul Aceng Herdiana mengatakan pihaknya tengah menyusun untuk rehabilitasi rekontruksi ke BNPB, dan menunggu rekomendasi dari Gubernur Riau.‎

"Surat menyurat juga sudah kita siapkan, termasuk kajian bencana, kita tinggal berangkat setelah diteken oleh Bupati," kata Aceng.

Ditanya apakah ada rencana membangun jembatan darurat atau sementara, Aceng mengaku hal itu masih perlu dilakukan kajian.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pastikan tidak Ada Masalah, Pemko Pekanbaru Terus Kembangkan KIT
- Persiapan Gowes di Pantai Sepat baru Bengkalis, LPM Pekanbaru Latihan Keliling Kota
- PJs Bupati Kuansing, Panen Padi di Desa  Teberau Panjang
- Fasilifasi UMKM Desa Kampar, Gubri Dorong Pemanfaatan Lahan Jadi Produktif
- 1.857 UMKM di Rohul Terima BLT UMKM Rp 2, 4 Juta, 13 Ribu Lagi Sudah Diajukan
- Gubri Hadiri Panen Ikan Lele dan Pameran UMKM di Kampar
- Jaga Tradisi, Warga Sei Deras Rohul Gotong-royong Bangun Masjid Al-Wahdah
- Rumah Janda Beranak Empat di Bengkalis Ludes Terbakar
- Persiapan Gowes di Pantai Selat Baru Bengkalis, LPM Pekanbaru Latihan Keliling Kota
- Diusir Paksa dengan Ancaman, Rumah Karyawan PT LH Juga Dijarah
- Puskesmas Tanah Merah, Inhil Raih Penghargaan Nasional
- Gubri Apresiasi RAPP Kembali Sumbang Masker Cegah Penyebaran Covid-19
- Pengelola Tol Permai Nanti Malam Gelar Operasi Mengantuk
- DKR Punya Siasat Khusus Bangkitkan Kesenian di Tengah Pendemi Corona
- Kecelakaan Terjadi di Tol Permai Tadi Malam, Sopir L-300 Pick Up Terluka
- Gubri Serahkan Obat-obatan dan Bibit Tanaman ke Pemkab Rohul
- Gubri Minta Semua Perangkat di Rohul tak Letih Sosialikasikan 4 M ke Masyarakat
- Pilkada 2020, KPU Pelalawan Tetapkan 219.203 DPT
- KPU Riau Tetapkan DPT Sembilan Daerah Pelaksana Pilkada 2020
- Kecelakaan Tunggal di Tol Permai, Dipastikan Faktor Kelelahan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com