Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 Pebruari 2020 21:42
Cegah Stunting Sejak Dini, Himpaudi dan Disdikbud Siak Gelar Sosialisasi

Kamis, 20 Pebruari 2020 21:35
Presiden Jokowi Dapat Paparan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Riau

Kamis, 20 Pebruari 2020 20:57
Pemkab Siak Bersama KPP Pratama Pangkalan Kerinci Gelar Pekan Panutan Pajak

Kamis, 20 Pebruari 2020 20:25
Bendahara PWI Bengkalis Mazwin Tutup Usia, Alfisnardo : "Kami Sangat Kehilangan"

Kamis, 20 Pebruari 2020 20:10
Gubri Hadiri Rakornas Investas 2020 di Jakarta

Kamis, 20 Pebruari 2020 18:25
Menteri Basuki Semangati Karyawan HKI di Proyek Tol Pekanbaru-Dumai

Kamis, 20 Pebruari 2020 18:01
Tiga Jari Nenek Putus, Tabrakan Avanza VS Superband di Lintas Timur Pangkalan Kuras

Kamis, 20 Pebruari 2020 17:53
Disambut Gubri, Presiden Jokowi Tiba di Pekanbaru

Kamis, 20 Pebruari 2020 16:54
DPRD Bengkalis Desak Pemkab Usulkan Perda RTRW Kabupaten

Kamis, 20 Pebruari 2020 16:24
Tim Safari Politik Husni Thamrin Lantik Puluhan Relawan di Ukui



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 18 April 2019 16:35
Kanker Hati Stadium 4, Seorang Anak di Rohil Butuh Uluran Tangan

Jumika (12) di Rohil menderita kanker hati stadiu 4. Karena keterbatasan orangtuanya, gadis itu butuh uluran tangan kita semua.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Jumika (12), anak ke 2 dari 4 bersaudara, pasangan Iyu dan Umi Kalsum beralamat di Jalan Alkautsar Ujung Tanjung Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir menderita kangker hati stadium 4. Saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.

“Memang sudah ada yang membantu, tapi kita ingin Jumika mendapatkan perawatan yang baik, di kemoterapi, tapi biaya tak ada, mereka kurang mampu, maka butuh uluran tangan dari donatur,” sebut M. Afiski, Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Ujung Tanjung (Hipema-UT) melalui seluler, Kamis (18/4/19).

Pihaknya akan berupaya menggalang bantuan, karena pengobatan Jumika tidak ditanggung BPJS dan dia juga tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat(KIS).

Sementara, pengobatan yang didapat saat ini baru sebatas pengobatan alternatif. Pengobatan ini belum memperoleh hasil maksimal.***(nop)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Cegah Stunting Sejak Dini, Himpaudi dan Disdikbud Siak Gelar Sosialisasi
- Presiden Jokowi Dapat Paparan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Riau
- Pemkab Siak Bersama KPP Pratama Pangkalan Kerinci Gelar Pekan Panutan Pajak
- Bendahara PWI Bengkalis Mazwin Tutup Usia, Alfisnardo : "Kami Sangat Kehilangan"
- Gubri Hadiri Rakornas Investas 2020 di Jakarta
- Menteri Basuki Semangati Karyawan HKI di Proyek Tol Pekanbaru-Dumai
- Disambut Gubri, Presiden Jokowi Tiba di Pekanbaru
- DPRD Bengkalis Desak Pemkab Usulkan Perda RTRW Kabupaten
- Diresmikan atau Cuma Dikunjungi Presiden, PT HK Tetap Siapkan Dua Alternatif di Tol Permai
- Danrem dan Kapolda Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Presiden
- Plt. Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Penduduk Online
- Selain Bidang Perkebunan, Pemkab Kuansing Juga Peduli Peternakan
- Gubri dan Protokol Istana Gelar Rapat Tertutup Kedatangan Presiden Jokowi
- Kunker ke Bengkalis, Kajati Riau Teken MoU Pendampingan Proyek Poltek Puluhan Miliar
- Sore Ini Gubri Pimpin Rapat Persiapan Kedatangan Presiden Jokowi
- Bupati Kuansing Buka Musrenbang RKPD Tahun 2021 di Gunung Toar
- Kapolres Inhu Bantu Biaya Pengobatan Seorang Warga tak Mampu
- Kapolres Bengkalis Benarkan Ada Oknum Anggota Diduga Terlibat Peredaran 10 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi
- Sistem Swakalola, Gubri Ingin Kerusakan Jalan Cepat Ditangani
- Donor Darah Tzu Chi Sinarmas Perawang Targetkan 1000 Kantong Darah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com