Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Nopember 2019 22:24
Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020

Senin, 11 Nopember 2019 21:25
Polisi Ungkap Penyelundupan 560 Ponsel Senilai Rp3,362 M di Bengkalis

Senin, 11 Nopember 2019 20:17
Pendaftaran CPNS Kuansing Dimulai 14 Nopember 2019

Senin, 11 Nopember 2019 19:56
Andalkan Gamma Knife, UKM Specialist Centre Jaring Warga Riau

Senin, 11 Nopember 2019 18:02
Sertijab 6 Pejabat Eselon II Sertijab, Sekda Rohul Pesankan Tingkatkan Kinerja

Senin, 11 Nopember 2019 16:42
Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Pahlawan

Senin, 11 Nopember 2019 16:09
Bawaslu Buka Perekrutan Panwascam Pilkada Bengkalis 2020

Senin, 11 Nopember 2019 16:01
Bupati Sampaikan Estimasi RAPBD Kuansing 2020 Rp 1,2 Triliun

Senin, 11 Nopember 2019 15:55
Adi Sukemi Pulangkan Formulir Pendaftaran di Partai Demokrat

Senin, 11 Nopember 2019 15:45
Mendaftar ke Demokrat Rohul,
Arfizal Anwar Ingin Jadi Juru Kunci dan Bisa Berlayar Bersama Demokrat di Pilkada 2020


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 18 April 2019 18:59
Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya

Pemprov Riau terus berikan perhatian lebih terhadap pelestarian cagar budaya yang ada di daerah. Melalui dinas kebudayaan, pemerintah akan mengadakan kelompok diskusi terpumpun pada hari Selasa 23 April 2019.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan Riau akan memberi perhatian lebih terhadap kelestarian cagar budaya yang terdapat di provinsi ini, disamping warisan nilai budaya. Penetapan Cagar Budaya dan Warisan Budaya merupakan salah satu indikator capaian kinerja Dinas Kebudayaan yang terukur.

Saat ini Provinsi Riau melalui SK Gubernur Riau baru memperingkat dan menetapkan sebagian kecil cagar budaya dari cagar budaya yang terdapat di Provinsi Riau. Sedangkan untuk nilai budaya pemerintah melalui Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI 35 mata budaya sudah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia.

"Kita perlu meningkatkan perhatian terhadap kelestarian cagar budaya yang terdapat di provinsi ini. Kita mengakui bahwa penanganan dan pengelolaan kakayaan warisan budaya bendawi ini belum maksimal dikarenakan terbatasnya SDM terkait di Disbud bila dibandingkan kakayaan cagar budaya dan warisan budaya yang begitu banyak di negeri Riau. Padahal sudah dimanatkan dalam UU nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya," kata Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Raja Yoserizal Zen, sempena peringatan Hari Warisan Dunia (World Heritage Day), tanggal 18 April 2019.

Karenanya, tambah Raja Yose, Dinas Kebudayaan Riau akan mengadakan kelompok diskusi terpumpun pada hari Selasa 23 April 2019. Diskusi nantikan akan membincang tentang banyak hal terkait dengan cagar budaya di Riau.

Sebagai salah satu kawasan tempat bertapak pusat-pusat peradaban Melayu sejak berabad-abad lampau, di Provinsi Riau banyak sekali benda-benda, bangunan, struktur, situs, dan kawasan cagar budaya, baik di darat maupun di dalam air.

Menurut Raja Yose yang juga Ketua Umum Dewan Kesenian Riau (DKR ini, sejumlah cagar budaya itu memang sudah diidentifikasi, sebagian sudah diregistrasi dan ditetapkan sebagai cagar budaya daerah dan nasional, dan sebagian sudah pula 'disentuh' oleh kegiatan-kegiatan pelestarian.

Misalnya, Candi Muara Takus, komplek Istana Siak, Istana Rokan, tapak Kerajaan Indragiri, beberapa masjid dan bangunan-bangunan serta makam-makam tua, benteng, dan lain-lain. Terakhir Disbud telah memeringkat cagar budaya di Pekanbaru, termasuk SMA Negeri 1 Pekanbaru.

"Namun, yang belum diidentifikasi lebih banyak lagi," katanya.

Diakuinya pula, merujuk pada laporan Ekspedisi Kebudayaan Empat Sungai yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kemasyarakatan (P2KK) Universitas Riau beberapa tahun yang lalu, bahwa ratusan bangunan, struktur, situs, dan kawasan yang seharusnya merupakan cagar budaya di Riau dalam keadaan terbiar, rusak, sehingga terancam punah.

Ada bangunan tua yang khas, ditinggalkan penghuninya yang pindah ke tempat lain. Akibatnya, bangunan itu lapuk. Ada pula struktur, situs, dan kawasan yang dirusak oleh pembangunan jalan, kebun, dan sebagainya.

Selain sebab-sebab itu, sebagian bangunan juga mengalami kerusakan sebagai cagar budaya, karena kegiatan pemugaran yang menyimpang dari kaidah-kaidah baku pelestarian cagar budaya.

"Bahkan, pengecatan beberapa bangunan rumah di beberapa lokasi terkesan tidak melalui kajian yang disyaratkan dalam kaidah-kaidah pelestarian. Akibatnya, jejak-jejak kesejarahan yang menyatu dengan keseluruhan unsur bangunan itu menjadi kabur," lanjut salah seorang Ketua MKA LAM Riau itu.

Mencermati berbagai permasalahan cagar budaya di negeri ini, Disbud Riau mengajak semua pemangku kepentingan untuk menjadikan peringatan Hari Warisan Dunia 2019 ini sebagai momentum membangun kesadaran bersama tentang pentingnya makna warisan budaya bendawi itu, beserta sikap dan tindakan terbaik untuk melestarikannya. Pada kelompok diskusi terpumpun nanti akan lahir pemikiran, sekaligus strategi menyegrakan beberapa kawasan cagar budaya dan heritage mendapat perlindungan dan pengakuan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

"Kita tahu Candi Muara Takus sudah masuk dalam daftar tentafif warisan dunia. Begitu pula dengan kawasan Kota Pusaka Siak Sri Indrapura," imbuh Raja Yose.***(rls/mok)

Photo: Makam Nara Singa II di Inhu

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pendaftaran CPNS Kuansing Dimulai 14 Nopember 2019
- Andalkan Gamma Knife, UKM Specialist Centre Jaring Warga Riau
- Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Pahlawan
- Bawaslu Buka Perekrutan Panwascam Pilkada Bengkalis 2020
- Meriahkan HKN ke-55, RSUD Petala Bumi Lakukan Pemeriksaan Kesehatan bagi Anggota PWRI
- Gubri Antisipasi Perpanjangan SK Pj Sekda Jika Pejabat Definitif Belum Keluar
- Terima Lawatan Raja Perlis, Malaysia Buka Peluang Ekspor Ikan Patin Lebih Besar Lagi
- Daftar Online Mulai Sekarang, Rohil Terima 141 Formasi CPNS
- Pemuda Benai, Kuansing Goro Perbaiki Kerusakan Jalan Provinsi
- Wabup Kuansing Buka Turnamen PSKS Cup 2019
- Ratusan Milenia Ikuti Audisi LIDA 2020 di Pekanbaru
- Permudah Urus Adminduk, Dukcapil Bengkalis Terapkan TTE
- Mengatasi Kelangkaan, 4.000 Tabung Melon Telah Dijual ke Warga Bengkalis
- Kembali Juara Umun, Gubri Sambut Kontingen Porwil Riau di VIP Bandara SSK II
- Tabur Bunga dan Upacara Puncak Peringatan Hari Pahlawan di Bengkalis
- Gubri Diundang Khusus Bahas Pelembagaan PKN di Jakarta
- Diserahkan Wabup, Pemkab Kuansing Bantu 1960 Bibit Sawit Gratis ke Masyarakat
- Pemasangan Tapping Box di Hotel dan Restoran,
Inovasi Bapenda Bengkalis Tingkatkan PAD

- Pilkada Bengkalis 2020,
LAMR Bengkalis Terbitkan Warkah Bupati Bengkalis Wajib Putra atau Putri Melayu

- 211 KIA Sudah Dicetak Disdukcapil Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com