Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Mei 2020 23:32
Terharu Perjuangan Pengamen di Duri, Srikandi Masuri Pilih Anju Berbaju Lebaran

Selasa, 26 Mei 2020 21:14
Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh

Selasa, 26 Mei 2020 20:19
Tubuh Menghitam, Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan

Selasa, 26 Mei 2020 20:05
Kembali Beraktifitas, Pemprov Riau Kembali Tegaskan Pentingnya Protokol Kesehatan

Selasa, 26 Mei 2020 19:43
Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia

Selasa, 26 Mei 2020 19:32
Dua Hari Terakhir Riau Nihil Tambahan Pasien Positif Covid-19

Selasa, 26 Mei 2020 17:24
Total Rp8,4 M, 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama

Selasa, 26 Mei 2020 16:58
Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan

Selasa, 26 Mei 2020 16:48
Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil Melalui Vidcon

Selasa, 26 Mei 2020 16:05
PSBB, Akses ke Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Ditutup Sementara



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2019 15:34
Kadis TPH Rohul Ajak Petani Sukseskan Upsus Pajale Sesuai Musim Tanam

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Rokan Hulu akan melakukan penanaman bibit padi gogo seluas 4.795 hektare tersebar di sejumlah kecamatan. Para petani diajak ikut menyukseskannya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Rokan Hulu akan melakukan penanaman bibit padi gogo seluas 4.795 hektare tersebar di sejumlah kecamatan.

Kepala Dinas TPH Kabupaten Rokan Hulu Mubrizal SP, MMA‎ mengatakan untuk luas penanaman bibit padi gogo lebih besar dibandingkan padi sawah yang hanya sekira 1.000 hektare.

Ia mengungkapkan untuk program upaya khusus (Upsus) padi, jagung dan kedelai (Pajale) pada tahun ini, Pemkab Rokan Hulu mendapatkan bantuan dari dana APBN 2019.

Mubrizal mengungkapkan untuk musim tanam palawija dimulai Maret-April. Sedangkan untuk musim tanam padi gogo baru mulai ditanam pada Agustus sampai September 2019.

Kepala Dinas TPH Rokan Hulu mengingatkan ke masyarakat atau petani, bahwa untuk jadwal penanaman padi gogo sesuai musim tanam yang ditetapkan pemerintah daerah. Hal itu dilakukan, sehingga hasil produksi sesuai target diharapkan.

Mubrizal berharap petani lebih giat, dan ikut mensukseskan penananman padi gogo, sebab bantuan bibit tanaman padi gogo di Kabupaten Rokan Hulu termasuk terluas, dibandingkan dengan luas padi sawah yang ada.

"Dalam artian, produksi padi gogo memberikan kontribusi yang besar dalam memenuhi kebutuhan beras lokal, meski kita masih kekurangan beras," jelas Mubrizal, Senin (22/4/2019).

‎Mubrizal juga mengimbau petani untuk mengelola lahan perkebunan, agar dapat memanfaatkan lahan untuk pengolahan tanaman pangan, baik padi gogo yang berada di lahan kering, termasuk palawija lain.

Ia meminta petani yang memiliki lahan tidak seluruhnya lahan difungsikan untuk komoditi perkebunan, namun harus disisakan untuk pengolahan tanaman pangan lain, salah satunya tanaman padi.

‎ "Komoditi tanaman pangan harganya tidak akan turun, karena masyarakat masih mengutamakan kebutuhan untuk pangan," harapnya.

Selain itu, Mubrizal mengharapkan penyuluh dapat mendorong dan membantu petani yang sedang mengalami kendala dalam penanaman Pajale, dan membimbing para petani mematuhi jadwal musim tanam Pajale yang telah ditetapkan pemerintah.‎

Mubrizal mengungkapkan setiap tahun pemerintah pusat mengucurkan anggaran untuk bantuan program Upsus Pajale yang dilaksanakan oleh Dinas TPH Rokan Hulu di seluruh desa yang berpotensi di 16 kecamatan‎.

Seluruh petani berpeluang mendapatkan bantuan bibit Pajale dari pemerintah. Namun tentunya petani harus mengusulkan melalui kelompok tani. Nantinya akan didata tenaga penyuluh lapangan, sesuai jumlah lahan per kelompok.

"Bidang pertanian, salah satu yakni program prioritas mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah, untuk meningkatkan produksi Pangan khususnya di Rokan Hulu," pungkas Kepala Dinas TPH Rokan Hulu, Mubrizal.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Terharu Perjuangan Pengamen di Duri, Srikandi Masuri Pilih Anju Berbaju Lebaran
- Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh
- Kembali Beraktifitas, Pemprov Riau Kembali Tegaskan Pentingnya Protokol Kesehatan
- Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia
- Dua Hari Terakhir Riau Nihil Tambahan Pasien Positif Covid-19
- Total Rp8,4 M, 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama
- Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan
- Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil Melalui Vidcon
- PSBB, Akses ke Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Ditutup Sementara
- Jalin Silaturrahmi, RT dan Pokmas Berlebaran Kerumah Lurah Duri Timur dan Camat Mandau
- Idul Fitri, Arus Penyeberangan Air Putih-Pakning, Bengkalis Turun Drastis
- Idul Fitri, 513 Napi Lapas Bengkalis Terima Remisi Khusus
- Bupati Inhil Harapkan Program Listrik Desa Berkesinambungan
- RAPP dan APR Salurkan 2.516 Paket Bahan Pokok di Kuansing
- PLN UP3 Pekanbaru ULP Pangkalan Serahkan 40 APD kepada RSUD Selasih
- Personel Posko Covid di Duri, Bengkalis Tunda Bayar Zakat Karena Tak Terima Isentif
- Turunkan Harga, Disdagperin dan Bulog Bengkalis Lakukan OP Gula Pasir
- Yang Keempat Pasien Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh
- Bagikan Masker dan Takjil, Napi Asimilasi Lapas Bengkalis Gelar Bakti Sosial
- PT Selaras Abadi Utama dan Mitra Kerja Salurkan Bantuan Sosial di Pelalawan.


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com