Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 22:12
Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia

Jum’at, 5 Juni 2020 21:56
Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 5 Juni 2020 21:53
Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau

Jum’at, 5 Juni 2020 21:09
Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik

Jum’at, 5 Juni 2020 19:15
PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Jum’at, 5 Juni 2020 18:46
Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan

Jum’at, 5 Juni 2020 18:37
Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh

Jum’at, 5 Juni 2020 18:24
Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal

Jum’at, 5 Juni 2020 18:23
Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan

Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2019 14:04
Tak Bisa Tertibkan Tempat Prostitusi, Bupati Kuansing Didemo HMI

Massa HMI Kuansing mendemo Bupati Mursini. Ia dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi di daerah itu.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Dinilai Tak bisa menertibkan sejumlah tempat prostitusi di Kuansing, Bupati H. Mursini, didemo Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Kuansing, Senin (13/5/2019.

Kumpulan pendemo melalui orasinya mengultimatum Bupati, supaya menutup tempat prostitusi warung esek-esek dan hotel yang diduga menyediakan jasa lendir.

Koordintor aksi, Boy Nopri Alkaren, menyebutkan seharusnya kata dia, tahun ini tidak perlu lagi aksi, sebab tahun sebelumnya, mereka juga mendesak persoalan yang sama, namun tak ada respon.

Menurutnya, apa yang didengungkan selama ini melalui visi misi tentang Kuansing agamis hanya bualan belaka, pasalnya tempat prostitusi masih marak.

Melalui aksi tersebut, HMI mengancam akan menurunkan jumlah massa yang banyak, jika tuntutan yang disampaikan tidak digubris pihak Pemkab.

Saat aksi pihak perwakilan HMI di dalam ruangan melakukan mediasi dengan pihak Pemkab diwakili asiten III Agus Mandar.*** (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia
- Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi
- Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau
- Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik
- PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19
- Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh
- Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal
- Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan
- Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos
- BPBD Riau: Pesawat TMC Dipindahkan ke Sumsel
- Ukur Suhu Badan, Jemaah Mesjid An-Nur Wajib Masuk Pintu Utama
- Cek Warga Bengkalis, Disiapkan 3.000 Alat Tes Cepat Covid-19
- Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK
- Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah
- Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP
- Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS
- Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif
- Warga Sepahat, Bengkalis Diserang Harimau
- "Protes" Tak Terima BLTDD, Sejumlah Ibu-ibu Janda Datangi Kantor Desa Kelapapati, Bengkalis
- Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com