Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 13:16
Kejari Bengkalis Musnahkan 13,481 Kg Sabu dan 562 Ponsel Ilegal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2019 10:08
Cegah Cacar Monyet, Penumpang dari Luar Negeri di Bandara SSK II Dipantau

Ancaman cacar monyet yang muncul di Singapura diwaspadai. Bandara SSK II langsung memasang alat pendektisi suhu badan.

Riauterkini-PEKANBARU-Kendati belum ada penumpang penerbangan dari Singapura yang terdeteksi terinfeksi virus cacar monyet atau monkeypox, tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan/KKP Pekanbaru sejak beberapa hari lalu telah melaksanakan pengawasan /screening penumpang.

Hal itu disampaikan GM Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait, Selasa (14/5/19). Menurutnya, screening Termal Scanner dikhususkan pada penumpang yang datang dari Singapore.

"Sudah 3-4 hari ini, tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan/KKP Pekanbaru sudah memasang Termal Scanner di bandara SSK II Pekanbaru. Screening khusus untuk penumpang dari penerbangan dari Singapora," kata Jaya Tahoma.

Pengoperasian termal scenner, kata Jaya Tahoma, adalah untuk mengantisipasi kasus monkeypox alias cacar monyet yang saat ini merebak di Singapora.

Menurut Jaya Tahoma, jadwal penerbangan Singapura ke SSK II Pekanbaru hanya sekali sehari. Jumlah load factornya hanya berkisar 50-100 penumpang saja.

Monkeypox adalah penyakit menular yang disebabkan virus monkeypox yang dapat terjadi pada hewan tertentu termasuk manusia. Gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjergetah bening dan rasa lelah.  Ini diikuti oleh ruam yang membentuk lepuh dan kerak. 

Waktu mulai pajanan hingga timbulnya gejala adalah sekitar 10 hari. Durasi gejala biasanya 2 hingga 5 minggu. Monkeypox dapat menyebar dari menangani daging semak, gigitan atau cakaran hewan, cairan tubuh, benda yang terkontaminasi, atau kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. *(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah
- Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP
- Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS
- Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif
- Warga Sepahat, Bengkalis Diserang Harimau
- "Protes" Tak Terima BLTDD, Sejumlah Ibu-ibu Janda Datangi Kantor Desa Kelapapati, Bengkalis
- Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan
- Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi
- Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah
- Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon
- Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah
- Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 BidangĀ 
- Bantu Tangani Covid 19, Kadin Riau Serahkan 100 APD ke RSUD Arifien Achmad
- Tawuran Pemuda di Pantai Budung, Bantan Air, Bengkalis Berujung Damai
- Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng
- Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri
- Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas
- Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna
- Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar
- Dikunjungi Babinsa Koramil 02 Rambah, Penderita Kanker Rahang di Rohul Butuh Uluran Tangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com