Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 20:10
Bisa Melanggar Hukum, Pemko Diminta Abaikan Revisi RPJMD

Jum’at, 29 Mei 2020 18:44
Lebaran 5 dan 6, Srikandi Masuri Tetap Perhatikan Masyarakat Cilik

Jum’at, 29 Mei 2020 18:14
New Normal, Kebijakan WFH Bagi ASN Diatas Usia 55 Tahun Tetap Berlaku

Jum’at, 29 Mei 2020 17:56
Empat Hari Nihil, Hari Ini Terdapat Enam Pasien Positif Covid-19 di Riau

Jum’at, 29 Mei 2020 17:33
Terapkan Tatanan Baru, Polres Bengkalis Kerahkan 113 Personel

Jum’at, 29 Mei 2020 16:44
Siswa Didik di Pelalawan Masih Diliburkan 2 Pekan kedepan

Jum’at, 29 Mei 2020 16:25
Arus Kendaraan di Penyeberangan Air Putih Tujuan Pakning, Bengkalis Meningkat

Jum’at, 29 Mei 2020 16:06
Polda Riau Siapkan 1.131 Personel Sukseskan Kebijakan New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 15:25
Bangun Ekonomi Riau, Sandiaga Uno Minta UMKM Diperhatikan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2019 14:45
Mobdin tak Dibawa Mudik,
Wagub Ingatkan Pejabat Pemprov Indahkan Imbauan KPK


Wakil Gubernur Riau mengingatkan para ASN mengindahkan imbauan KPK untuk tidak membawa mobil dinas untuk berlebaran. KPK bahkan meminta pimpinan instansi bertindak tegas pada pegawai yang melanggarnya.

Riauterkini - PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengingatkan kepala daerah untuk mengimbau seluruh jajarannya untuk tidak menggunakan fasilitas mobil dinas (Mobdin) untuk keperluan dinas jelang lebaran.

KPK berharap agar pimpinan instansi dan lembaga pemerintahan bisa bersikap tegas agar pegawainya tak menyalahgunakan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur (Wagubri) Riau Edy Afrizal Natar Nasution hanya berharap himbauan dari komisi anti rasuah tersebut dapat diindahkan.

"Kalau memang ada himbauan KPK, ya kita himbaulah untuk ditaati," kata Wagubri, Selasa (14/5/19).

Menurut Wagub, himbauan tak menggunakan mobdin itu juga selaras dengan fungsi mobil berplat merah yang digunakan untuk kepentingan kedinasan, bukan untuk pribadi.

Ada pun saat ditanya apakah kemungkinan ada mengeluarkan kebijakan dengan mengkandangkan mobidin. Menurut Gubri tidak sampai seperti itu. Karena selama itu sifatnya tidak ada ikatan aturan mengikat, maka yang dibutuhkan adalah kesadaran.

"Nggak perlu sampai gitulah. Itu kesadaran saja," ungkap Wagub.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal
- Bisa Melanggar Hukum, Pemko Diminta Abaikan Revisi RPJMD
- Lebaran 5 dan 6, Srikandi Masuri Tetap Perhatikan Masyarakat Cilik
- New Normal, Kebijakan WFH Bagi ASN Diatas Usia 55 Tahun Tetap Berlaku
- Empat Hari Nihil, Hari Ini Terdapat Enam Pasien Positif Covid-19 di Riau
- Terapkan Tatanan Baru, Polres Bengkalis Kerahkan 113 Personel
- Siswa Didik di Pelalawan Masih Diliburkan 2 Pekan kedepan
- Arus Kendaraan di Penyeberangan Air Putih Tujuan Pakning, Bengkalis Meningkat
- Polda Riau Siapkan 1.131 Personel Sukseskan Kebijakan New Normal
- Bangun Ekonomi Riau, Sandiaga Uno Minta UMKM Diperhatikan
- New Normal, PT. Kliring Berjangka Indonesia Mulai Beroperasi
- Walhi dan Jikalahari Tolak Mamud Murod Sebagai Kepala Dinas LHK Riau
- Bupati Inhu: Jadikan Idul Fitri Momen Intropeksi Diri
- Bupati Yopi Apresiasi Tenaga Kebersihan Inhu
- Data Grafis Pasien Covid-19 Inhil Terus Turun
- PSBB Berakhir, Kabupaten Siak Bersiap Penerapan New Normal
- Tiga Pasien Sembuh dari Inhil, Sudah Empat Hari Riau Nihil Positif Covid-19
- Positif Covid-19 Tidak Bertambah, Pemkab Bengkalis Usulkan PSBB Tak Berlanjut
- Pelaksanaan Keadaan New Normal Tergantung Kesiapan Daerah
- Hendak Masuk Riau, 2.952 Kendaraan Diintruksikan Putar Balik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com