Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 14 Juli 2020 22:01
Pilkada Bengkalis 2020, PKS dan PPP Kenalkan Abi Bahrun - Herman ke Publik

Selasa, 14 Juli 2020 21:46
Kantongi SK Gerindra dan Demokrat, HT- T Edy Berlayar di Pilkada Pelalawan.

Selasa, 14 Juli 2020 19:47
SKK Migas Sumbagut-KKKS Wilayah Riau dan 5 Organisasi Wartawan Gelar Webinar Jurnalistik

Selasa, 14 Juli 2020 17:51
Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban, 550 Sapi dari NTT Segera Tiba di Dumai

Selasa, 14 Juli 2020 17:10
Dua dari Tiga Pasien Covid-19 tak Memiliki Riwayat Perjalanan

Selasa, 14 Juli 2020 17:02
6.492 ASN Ikut Dukung Dukungan di Pilkada Serentak 2020

Selasa, 14 Juli 2020 17:01
"Jajan" PSK Pakai Uang Palsu, Pria di Pekanbaru Ini Dikerangkeng

Selasa, 14 Juli 2020 15:32
Penyaluran Bansos Pendidikan Mahasiswa Kurang Mampu Sudah 95 Persen

Selasa, 14 Juli 2020 14:59
Pilkada Bengkalis, PKS dan PPP Resmi Usung Abi Bahrun-Herman

Selasa, 14 Juli 2020 13:52
Dukungan PPP dan Nasdem Tiket Mursini - Indra Putra Bakal Ikut Pilkada Kuansing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 12 Juni 2019 16:44
Tim Penilai Nasional Verifikasi Lapangan ke Kampung KB Keberkahan Bersama Dumai

Walikota dan Wakil Walikota Dumai mendampingi Tim Penilai Pusat Lomba PKK KKBPK KES 2019 di Kampung KB Keberkahan Bersama di Jalan Cenderawasih, Kelurahan Laksemana.

Riauterkini-DUMAI - Walikota Dumai H Zulkifli As dan Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo menerima Kunjungan tim Penilai Pusat Lomba Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Kependudukan Keluarga Berencana & Pembangunan Keluarga dan Kesehatan (PKK KKBPK KES) Tingkat Nasional 2019 di Kampung KB Keberkahan Bersama yang terletak di Jalan Cendrawasih Kelurahan Laksemana Kecamatan Dumai Kota, Rabu (12/6/19).

Verifikasi diisi dengan pencocokan data yang dikirim, peninjauan pelayanan kesehatan dan KB. Juga memantau kawasan hutan wisata mangrove dan budidaya kepiting.

Kampung KB Keberkahan Bersama sebelumnya dikenal sebagai kampung narkoba. Namun setelah dicanangkan sebagai Kampung KB pada tanggal 29 Agustus 2017 oleh Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As, stigma yang melekat sebagai kawasan hitam peredaran narkotika berangsur pudar. Namanya kini lebih baik berkat upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia lewat program Kampung KB. Begitu juga setelah kawsan ini ditetapkan sebagai Kawasan Kampung Wisata Pesisir.

Keberhasilan ini mengantarkan Kampung KB Keberkahan Bersama masuk enam besar nasional lomba PKK KKBPK KES. Sebelum masuk babak enam besar, Kampung KB Keberkahan Bersama telah bersaing dengan 7 Kampung KB di tingkat Kota Dumai dan Provinsi Riau. Selanjutnya bertarung dengam perwakilan Provinsi se-Indonesia.

"Selangkah lagi, RT 03 Kelurahan Laksemana ini akan meraih prestasi membanggakan tingkat nasional. Saya berharap doa dan dukungan agar kampung KB kita ini keluar sebagai pemenang," harap Zulkifli As saat menyampaikan sambutan selamat datang kepada tim verifikasi.

Tim diipimpin Direktur Bina Lini Lapangan BKKBN Drs. Wahidin M.Kes dengan tim berjumlah 5 orang. Terdiri dari 4 orang staf BKKBN dan 1 orang dari Pengurus PKK pusat drg Laksmi. Sementara itu, selain Wakil Walikota Eko Suharjo, walikota juga didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Dumai Hj Haslinar, sejumlah asisten, kepala badan dan dinas, kepala bagian dan sejumlah camat dan lurah.

Menurut Zul As, untuk merubah wajah kampung KB Keberkahan Bersama dari wajah "seram" ke kondisi sekarang ini memerlukan waktu yang lama dan tenaga ekstra. Mulai dari menata kawasan dan kampung kumuh menjadi kawasan layak lingkungan melalui program KOTAKU. Peningkatan infraatruktur jalan dan penerangan hingga rumah layak huni.

"Banyak pihak yang terlibat. Mulai dari Polres dan TNI, BNK, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UKM, Perikanan, Dinas Pemuda dan Olah raga dan lain-lain. Kedepan sinergi ini saya harap bisa terus ditingkatkan," harap Zul As.

Pembentukan Kampung KB bukan hanya semata-mata fokus kepada pelayanan keluarga berencana. Dengan keterlibatan masyarakat melalui kader militan diharapkan ada nilai tambah lain dalam upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

"Tidak ada pilihan utk meningkatkan perbaikan kecuali melalui peningkatan kualitas hidup keluarga yang sehat, sejahtera dan harmonis. Untuk sampai kesana, perlu kontinutas dan sinergitas," lanjut mantan Camat Dumai Barat ini.

Walikota mengingatkan bahwa masalah kependudukan merupakan masalah pelik. Gagal mengelola bukan saja berbahaya pada terjadinya ledakan penduduk. Juga berdampak pada menurunnya kualitas SDM. Dan mau tidak mau, penanganan kependudukan harus dilakukab sejak dini.

Ia minta agar semua pihak merubah mindset tentang KB. "KB bukan hanya pembatasan angka kelahiran. Lebih penting masalah kualitas hidup penduduk. Dari verifikasi ini yang harus kita catat adalah juara itu bonus. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pelayanan terhadap kesehatan Masyarakat," ujarnya.

Menurutnya perlombaan ini hanya merupakan pemicu dan cambuk untuk meningkatkan pelayanan semaksimal mungkin, apalagi pemko Dumai mempunyai program pelayanan yang terintegrasi di berbagai bidang.

Direktur Bina Lini Lapangan BKKBN Drs. Wahidin M.Kes menyebut penilaian yang dilakukan di Kota Dumai merupakan penilaian yang terallkhir. Sebelumnya tim sudah memverifikasi 5 daerah lainnya seprti Medan, Lampung, Jogjakarta, Pemalang dan Makassar.

Senada dengan Zul As, Wahidin juga menyebut BKKBN kini bukan hanya urusan kontrasepsi dan pembatasan kelahiran. Masih ada tiga tugas besar menyangkut subtansi dan grand desaign krendudukan yang bermuara pada kesejahteraan penduduk.

Soal peluang sebagai pemenang perlombaan tersebut, Wahidin mengaku, tidak tertutup kemungkinan bagi Kota Dumai untuk menang. Iya meyakinkan bahwa Tim Penilai akan melakukan verifikasi dan penilaian secara fair dan jelas.

ôKehadiran tim hanya melakukan verifikasi berkas yang telah diterima. Verifikasi ini penting dilakukan untuk membuktikan kebenarannya. Setiap nominator punya peluang yang sama. Dan tiap tiap daerah punya kelebihan," ujar Wahidin. *(had)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- SKK Migas Sumbagut-KKKS Wilayah Riau dan 5 Organisasi Wartawan Gelar Webinar Jurnalistik
- Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban, 550 Sapi dari NTT Segera Tiba di Dumai
- Dua dari Tiga Pasien Covid-19 tak Memiliki Riwayat Perjalanan
- 6.492 ASN Ikut Dukung Dukungan di Pilkada Serentak 2020
- Penyaluran Bansos Pendidikan Mahasiswa Kurang Mampu Sudah 95 Persen
- Kendalikan HET Gas Melon, Disdagperin Bengkalis Panggil Pertamina, Agen dan Pangkalan
- Pandemi Covid-19, Perpustakaan Soeman Hs Optimalkan Layanan Digital
- FKPMR Taja Webinar WK Migas Rokan
- Dinilai Lamban Tangani Dugaan SPPD Fiktif, Mahasiswa Demo Polres Inhu
- Permintaan Audiensi Ditolak Kejati Riau, Mahasiswa Meranti Ancam Akan Kerahkan Massa
- Baru 518 Desa Punya Perpustakaan
- Bertambah Tiga Kasus, Diantaranya Nenek Berusia 80 Tahun Positif Covid-19
- Ribuan Paket Pasar Murah Mulai Didistribusikan untuk Duri Timur dan Simpang Padang, Bengkalis
- Bupati Kuansing Ajak IKKS Selalu Rajut Silaturahmi
- Hadiri Mubes IKKS Pekanbaru, Bupati Kuansing Paparkan Pencapaian Visi Misi 2016 - 2021
- Amdal Masih Diproses, Investor Singapura Bakal Sulap Pantai Rupat Utara Jadi Kawasan Resort Wisata
- Hendak ke Banjarmasin, Saat Tes PCR Warga Inhil Justru Positif Covid-19
- Semester I, Dinas Perizinan Bengkalis Terbitkan 987 Izin dan Non Izin
- Kasat Reskrim dan Kapolsek Ukui Pelalawan Dimutasi
- Bupati Inhil Soroti Ekonomi Seberang Tembilahan dan Akses Transportasi Pasca Longsor


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com