Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 10 Juli 2020 18:24
Polresta Pekanbaru Ringkus Duet Pengedar Narkoba Bersenjata Api

Jum’at, 10 Juli 2020 18:21
Serap Aspirasi Warga, Mira Roza Reses Didampingi Abi Bahrun di Duri

Jum’at, 10 Juli 2020 18:17
Diterjang Longsor, 8 Rumah di Seberang Tembilahan, Inhil Ambruk ke Sungai Indragiri

Jum’at, 10 Juli 2020 16:38
Masyarakat Bengkalis Diimbau Waspadai Cuaca Panas Ekstrem Juli-Agustus

Jum’at, 10 Juli 2020 16:15
MUI Bengkalis Safari Dakwah ke Daerah Minim Sentuhan Keagamaan di Rupat

Jum’at, 10 Juli 2020 15:31
Gubri Sebut Aplikasi Mata Bansos Solusi Penyaluran Bantuan

Jum’at, 10 Juli 2020 15:18
Waka DPRD Pekanbaru Puji Respon Cepat Dishub Atasi LPJ Padam

Jum’at, 10 Juli 2020 14:38
Pijar Melayu Taja BERPIJAR Penerapan New Normal

Jum’at, 10 Juli 2020 14:10
Gubri Ingin BPKP Kawal Kinerja Pemprov Riau

Jum’at, 10 Juli 2020 13:52
Bupati Bersama Kapolres Inhil Resmikan Kampung Tangguh Nusantara



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juni 2019 11:21
Sidang Pilpres di MK Gubri Imbau Warga Riau tak Berbondong ke Jakarta

Gubri mengajak masyarakat memantau sidang sengketa Pilpres di MK lewat media. Tak perlu ikut datang ke Jakarta.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau H Syamsuar imbau warga Riau tak ikut-ikutan berbondong ke Jakarta saat proses sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Menurut Syamsuar, apa yang menjadi masalah ranah hukum percayakan saja proses sesuai mekanisme yang berlaku. Sebaliknya tugas masyarakat dan komponen lainnya, menciptakan suasana kondusif khususnya di Riau.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berbondong-bondong ke Jakarta ke MK mengikuti sidang Pilpres," kata Gubri, usai acara halal bi halal bersama Forkopimda dan komponen masyarakat, Kamis (13/6/19).

Menurut Gubri, pentingnya menciptakan suasana kondusif agar proses pembagunan juga tetap berjalan. Kemudian selain itu, masyarakat juga tidak mudah percaya dengan berita-berita hoax (bohong) yang disebarkan oleh orang tak bertanggung jawab.

"Karena itu pentingnya kita seleksi mana ng hoax mana yang tidak. Kemudian selama Pilpres kita bisa ciptakan suasana kondusif, lebaran juga. Nah harusnya initetap kita pertahankan," ungkap Syamsuar.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Serap Aspirasi Warga, Mira Roza Reses Didampingi Abi Bahrun di Duri
- Masyarakat Bengkalis Diimbau Waspadai Cuaca Panas Ekstrem Juli-Agustus
- MUI Bengkalis Safari Dakwah ke Daerah Minim Sentuhan Keagamaan di Rupat
- Gubri Sebut Aplikasi Mata Bansos Solusi Penyaluran Bantuan
- Pijar Melayu Taja BERPIJAR Penerapan New Normal
- Gubri Ingin BPKP Kawal Kinerja Pemprov Riau
- Kementerian PUPR RI Segera Serahterima Infrastruktur ke Pemkab Kuansing
- Pasca Pencopotan Direksi, Pemprov Panggil Plt Direktur PT PER
- Ambil Swab Syarat Kerja ke Maluku, Warga Bengkalis Positif Covid-19
- Bupati Bersama Kapolres Inhil Resmikan Kampung Tangguh Nusantara
- Bupati Kuansing Tetapkan Desa Suka Maju Sebagai Desa Tangguh Covid - 19
- Rumah Tahfiz Darul Ulum Bandar Petalangan Siap Lahirkan Generasi Qur'ani
- Agustus-September Kemarau, BBTP Sudah Siapkan Pesawat TMC di Riau
- Tanam Ribuan Bibit Nanas, Polres Bengkalis Luncurkan Program Jaga Kampung
- Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program
- PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri
- Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa
- Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut
- Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar
- Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com