Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Nopember 2019 14:34
Delapan Balonbup dan Wabup Rohul Berjuang Dapatkan Dukungan DPP Demokrat untuk Pilkada 2020

Rabu, 13 Nopember 2019 13:45
Pemkab Rohul Buka 169 Formasi Seleksi Penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2019

Rabu, 13 Nopember 2019 12:28
Yung Jun dari PKS Riau Digadang-gadang Maju Pilkada Bengkalis 2020

Rabu, 13 Nopember 2019 11:33
Dibuka Kepala BPKAD, Pemrov Riau Lelang 46 Kendaraan Dinas Operasional

Rabu, 13 Nopember 2019 11:19
Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan

Rabu, 13 Nopember 2019 10:47
Dewan juga Sesalkan Bank Salah Input Data Gaji Guru PNS Pemkab Pelalawan

Rabu, 13 Nopember 2019 10:42
SK Sekdaprov Belum Jelas, Ahmad Syah Bakal Diperpanjang Jadi Plh

Rabu, 13 Nopember 2019 10:16
Ditetapkan, UMK Kuansing 2020 Rp3.045.450

Rabu, 13 Nopember 2019 10:12
Bupati Harris dan Forkompinda Pelalawan Hadiri Rakornas di Jakarta 

Rabu, 13 Nopember 2019 09:24
Tunaikan Janji, Anggota Dewan Bengkalis Ini Serahkan Material Bangunan ke Surau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2019 16:30
Jadi Natural, Tahun Depan Ukiran Melayu Dua Fly Over Sudirman Dicopot

Dengan pertimbangan keselamatan, relief Melayu di dua fly over di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, tahun depan akan dicopot.

Riauterkini - PEKANBARU - Tahun depan, relief atau ukiran melayu yang ada dua fly over (jalan layang) Jalan Sudirman akan dicopot. Nantinya, dua fly over Sudirman simpang Tuanku Tambusai dan Imam Munandar ini hanya akan berkonsep natural.

Demikian dikatakan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Yunnan Haris, Jumat (14/6/19). Karena itu menurutnya, tidak ada biaya pemeliharaan terkait relief jalan layang yang selama ini identik dengan nuansa melayunya itu.

"Pelepasan relief karena pertimbangan jangan sampai nanti dapat mengancam keselamatan warga. Entah kena warga, entah kena kendaraan. Kemungkinan 2020 sudah kita lepas," kata Yunnan.

Menurut Yunnan, ada beberapa pertimbangan untuk mencopot ukiran melayu di dua fly over tersebut. Diantaranya, ukiran yang hanya bersifat menempel di dinding fly over akan terus jatuh atau rusak berulang disebabkan beban karena getaran yang setiap waktu dilalui dalam berbagai jenis kendaraan.

Kemudian jika dibiarkan akan terus menjadi beban 'wajib' karena perlunya pemeliharaan rutin setiap ukiran melayu di dua fly over tersebut.

"Kalau ditempel tak akan menyatu, kapan pun. Itu sama saja kerja sia-sia. Kecuali dia dicetak dari awal. Inikan beban bergerak. Getaran karena tempelan akan jatuh juga. Karena itu, saya minta agar dilepaskan supaya tak membahayakan warga," ungkap Yunnan.

Yunnan bahkan menyebut, ukiran melayu yang saat ini sudah banyak rusak, karena kesalahan awal. Harusnya menurutnya lagi, ukiran dibuat permanen menyatu di dinding fly over. Sehingga, beban getaran dari kendaraan tak mempengaruhi seperti yang terjadi saat ini.

"Inikan kesalahan awal, karena tak direncankaan dari awal. Kalau memang ingin menampilkan identitas harusnya dicetak menyatu. Sehingga tahan dari getaran," ujar Yunnan.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pemkab Rohul Buka 169 Formasi Seleksi Penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2019
- Dibuka Kepala BPKAD, Pemrov Riau Lelang 46 Kendaraan Dinas Operasional
- Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan
- SK Sekdaprov Belum Jelas, Ahmad Syah Bakal Diperpanjang Jadi Plh
- Bupati Harris dan Forkompinda Pelalawan Hadiri Rakornas di Jakarta 
- Tunaikan Janji, Anggota Dewan Bengkalis Ini Serahkan Material Bangunan ke Surau
- Maksimalkan Layanan Mudah dan Cepat,
Dukcapil Bengkalis Gesa Terapkan TTE ke Seluruh Petugas UPT Kecamatan

- Kemenkes RI Beri Penghargaan GP2SP kepada PT RAPP
- Pasca Jalan Siak Amblas, Nagaline dan Meranti Ekspres Percepat Jadwal Keberangkatan Menuju Pekanbaru
- Bupati Mursini Lepas Kontingen Batminton Kuansing ke Kejurprov di Inhu
- KPA Pekanbaru dan PT. Angkasa Pura II Gelar Sosialisasi Bahaya HIV/Aids
- Bupati Kuansing Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Mesjid Agung Telukkuantan
- Kadis Kominfo Sertijab, Gorneng Pesankan ini ke Penggantinya dan Pegawai
- Dua Korban Luka Ringan, Minibus Gilas Sepeda Motor di Bengkalis
- BPBD Riau Datangkan Instruktur Pelatihan Alat Pemadaman Karhutla dari Rusia
- Meriahkan HKN, Diskes Taja Berbagai Perlombaan
- Langka Gas Melon, Warga Pakning, Bengkalis Antre Sebelum Matahari Terbit
- Bupati Kuansing Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan di Hari Pahlawan
- Bupati Kuansing Gagas Pengembangan Objek Wisata Air Panas Sungai Pinang
- Pendaftaran CPNS Kuansing Dimulai 14 Nopember 2019


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com