Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Januari 2020 18:10
Pilkada Kuansing, Andi Putra - Suhardiman Amby Mendaftar di Golkar

Rabu, 22 Januari 2020 17:11
Kades Senderak, Bengkalis Bantah Ada Kegiatan Fiktif Ratusan Juta Rupiah

Rabu, 22 Januari 2020 16:46
DPRD Merangin Jambi Kunker ke DPRD Kuansing

Rabu, 22 Januari 2020 15:41
Kejari Bengkalis Segera Tuntut Kurir Ratusan Ponsel Ilegal

Rabu, 22 Januari 2020 15:01
Akhir Maret LKPj Kepala Daerah Ditargetkan Siap Diparipurnakan

Rabu, 22 Januari 2020 13:36
Dua Penyelundup 3 Kg Sabu Ditangkap Polda Riau di Kandis

Rabu, 22 Januari 2020 13:07
Beruang Madu Berkeliaran di Dumai, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Rabu, 22 Januari 2020 13:01
Kembali Dilanda Banjir, Petani Padi Kuansing Khawatir Gagal Panen lagi

Rabu, 22 Januari 2020 12:32
Tuntut Profesionalitas, Polri Butuh Satpam Jaga Kamtibmas

Rabu, 22 Januari 2020 12:04
Pengamanan Imlek, Polres Bengkalis Siagakan Ratusan Personel



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Juli 2019 13:07
Lambat Digunakan, DAK Riau 2019 Rp1,8 Triliun Terancam Hangus

Kinerja pemerintah daerah di Riau dalam menggunakan DAK sangat lambat. Akibatnya, dana pusat Rp1,8 triliun terancam hangus.

Riauterkini - PEKANBARU - Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2019 di Provinsi Riau senilai Rp1,8 triliun dari pagu Rp1,94 triliun terancam hangus.

Pasalnya hingga tahap I ini, realisasi penyaluran DAK oleh pemerintah daerah (Pemda) mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota di Riau baru menyentuh angka 7,19 persen atau setara dengan Rp140,18 miliar dari total pagu. Padahal batas pengajuan DAK Fisik tahap I hanya sampai 22 Juli 2019 mendatang.

"Kalau Pemda tidak segera mengajukan pencairan sebelum tanggal 22 Juli 2019, maka dana DAK Fisik tersebut terancam hangus. Sebab, proses pencairannya harus berlanjut dari tahap pertama sampai tahap ketiga," kata Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendahaan (DJPb) Provinsi Riau, Tri Budhianto di Pekanbaru, Selasa (16/7/19).

Adapun beberapa daerah yang sudah mengajukan DAK Fisik tahap I yaitu Kabupaten Kampar sebesar Rp43,71 miliar atau 22,75 persen, Bengkalis Rp12,68 miliar atau 8,78 persen, Indragiri Hulu (Inhu) Rp1,85 miliar atau 1,45 persen, Rokan Hilir (Rohil) Rp19,48 miliar atau 14,29 persen, Siak Rp26,97 atau 19,20 persen, Kepulauan Meranti Rp19,61 miliar atau 13,81 persen, Kota Dumai Rp15,89 miliar atau 10,95 persen.

Sedangkan, daerah yang belum mengajukan pencairan DAK Fisik, diantaranya seperti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), Pemkab Pelalawan, Pemkab Rokan Hulu (Rohul), Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing), Pemko Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Pria yang akrab disapa Tri ini juga menjelaskan, bahwa sebetulnya tidak sulit untuk memenuhi syarat pencairan Da tahap pertama I karena terpenting adalah data lelang, akan tetapi kenyataannya sampai saat ini sebagian besar belum mengajukan berkas.

"Padahal jika hendak memasuki tahap kedua, maka harus cair dulu tahap pertama, karena bantuan ini sistemnya berbasis kinerja. Penyaluran pertahapnya tergantung realisasi sebelumnya," ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa jumlah Pagu DAK Fisik tahun ini mengalami peningkatan dari yang tahun sebelumnya hanya Rp1,15 triliun bertambah menjadi Rp1,94 triliun.

"Sayang kalau tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Melihat progres pengajuannya baru terealisasi Rp140,18 miliar atau 7,19 persen, itu artinya sangat rendah," ujarnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kades Senderak, Bengkalis Bantah Ada Kegiatan Fiktif Ratusan Juta Rupiah
- DPRD Merangin Jambi Kunker ke DPRD Kuansing
- Kejari Bengkalis Segera Tuntut Kurir Ratusan Ponsel Ilegal
- Akhir Maret LKPj Kepala Daerah Ditargetkan Siap Diparipurnakan
- Tuntut Profesionalitas, Polri Butuh Satpam Jaga Kamtibmas
- Pengamanan Imlek, Polres Bengkalis Siagakan Ratusan Personel
- Hargai Kerja Keras, Bupati Rohil Makan Bersama Petugas Kebersihan
- Kapolres Meranti Tinjau Kesiagaan PT SRL Antisipasi Karhutla
- Anggaran Bosda Dianggarkan Hampir Setengah Triliun, Kadisdik: Sekolah Gratis Bukan Wacana Lagi
- Rencana Kenaikan Gas Melon, Disdagperin Bengkalis Tunggu Instruksi
- Ruas Tol Pekanbaru-Dumai Ditargetkan Operasi Pada Mudik Lebaran 2020
- Perusahaan Beroperasi di Bengkalis Diminta Berperan Bina UMKM
- Terima Gelar Adat LAMR, Bupati Bengkalis Sebut Kehormatan Tertinggi
- Beri Motivasi Para Penghapal Al Quran, Syaikh dari Palestina Ini Sambangi Sejumlah Masjid di Riau
- Sekdaprov Riau Prihatin Melihat Kondisi Bangunan Mess Pemprov Riau di Jakarta
- MoU PT Jamkrida Riau, Perbarindo dan BPR se-Riau Jadi Momentum Peningkatan Kembangkan UMKM
- Olimpiade Fisika se-Sumatera, Kadisdik Sebut Bisa Tolak Ukur dan Evaluasi Pendidikan Riau
- Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya

- Disdagperin Bengkalis Siapkan Rp7 M untuk Pasar Murah 30.630 Pembeli
- MoU Bersama Gubri, Investor Singapura Kelola Stadion Utama


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com